Selain Banir Jakarta,Inilah Fenomena Banjir Terparah Yang Pernah Terjadi Di Indonesia


banjir0

Di awal tahun 2020, Banjir yang menerjang wilayah Jakarta dan sekitarnya dianggap sebagai peristiwa yang terbesar dalam negeri dalam beberapa tahun terakhir. Banjir ini dikabarkan telah menewaskan puluhan orang dan puluhan ribu warga terpaksa harus dievakuasi.

Selain itu, banjir ini juga menyebabkan banyak rumah warga dan infrastruktur rusak parah.  bahkan kendaraan ikut hancur terseret arus banjir. Akibatnya aktivitas warga menjadi lumpuh seketika. Penyebab  banir ini dikarenakan curah hujan yang tinggi ditambah kebiasaan buruk masyarakat yang sering membuang sampah ke sungai.

Namun ternyata banjir yang terjadi di penghujung tahun 2020 ini bukan satu-satunya banjir yang terparah. Indonesia pernah beberapa kali diterjang banjir bandang yang tidak kalah parah. bahkan korban  yang meninggalnya mencapai ratusan jiwa.

Berikut ini adalah fenomena banjir terparah yang pernah terjadi di Indonesia yang berhasil kami rangkum.

1.     Banjir Jember (2006)

Pada tahun 2006, Luapan Sungai Denoyo dan Sungai Kaliputih menyebabkan banjir bandang besar yang menerjang wilayah Jember, Jawa Timur. Setidaknya 51 orang ditemukan meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka berat dalam kejadian ini.

kabarnya banjir ini terjadi karena maraknya penggundulan hutan liar di Pegunungan Hyang Argopuro hingga menyebabkan banjir dan longsor yang tak terhindarkan.

Jika dilihat dari penyebabnya, tidak bisa dikatakan jika banjir ini adalah murni bencana alam, melainkan disebabkan oleh ulah manusia yang tega merusak lingkungannya sendiri demi keuntungan pribadi.

2.     Banjir Bukit Lawang (2003)

Banjir dahsyat selanjutnya yang disertai longsor ini pernah terjadi di daerah Bukit Lawang, Langkat, Sumatera Utara, pada tahun 2003 silam. Banjir bandang tersebut setidaknya menewaskan 129 orang. Ribuan warga terpaksa harus dievakuasi dalam kurun waktu yang cukup lama mengingat banyak bangunan yang hancur rata dengan tanah. Banjir ini juga disebabkan oleh penggundulan hutan secara besar-besaran. akibatnya ketika curah hujan meningkat, hutan tak mampu membendung karena tidak memiliki resapan air cukup. banjir dan longsor pun tidak bisa terelakkan.

 

  1. Banjir Bandang Wasior (2010)

Fenomena banjir terparah yang pernah terjadi di Indonesia Selanjutnya terjadi pada tahun 2010.  banjir bandang yang besar meluluhlantakkan daerah Wasior di Papua Barat. Bencana banjir ini menyebabkan 158 orang meninggal dunia dan 145 orang dinyatakan hilang. Rumah dan infrastruktur lainnya hancur tak tersisa layaknya diterjang tsunami.

Kabarnya, banjir bandang di Wasior, Papua Barat ini disebabkan oleh meluapnya sungai Batang Sala. Hujan yang terjadi selama dua hari berturut-turut mengakibatkan air sungai meluap. dan lagi-lagi diperparah karena ternyata sudah banyak hutan yang rusak. Akibatnya yang terjadi dampak banjirnya menjadi sangat besar.

 

4.     Banjir Bandang Tangse (2011)

Pada tahun 2011. wilayah Tangse di Aceh pernah diterjang banjir bandang besar dikarenan penggundulan hutan. dalam keadian tersebut, setidaknya 24 orang meninggal dunia. bahkan parahnya lagi banjir ini juga membawa log-log kayu hasil penebangan liar di hutan. dampak yang terjadi pun sangat merusak, ratusan rumah dan infrastruktur dikabarkan hancur seketika diterjang banir.

Demikian fenomena banjir terparah yang pernah terjadi di Indonesia yang keseluruhannya ternyata terjadi karena ulah kita manusia sendiri yang gemar menebang hutang secara liar. semoga kedepannya kita lebih sadar lingkungan.


    Suka dengan artikelnya? Bagikan ke sosial media kamu!

    What's Your Reaction?

    Marah Marah
    0
    Marah
    Bingung Bingung
    0
    Bingung
    Sedih Sedih
    8
    Sedih
    Ngakak Ngakak
    0
    Ngakak
    Mantap Mantap
    0
    Mantap
    Wth Wth
    0
    Wth
    Takut Takut
    0
    Takut
    Suka Suka
    0
    Suka
    ujangsaifulloh

    Komentar