Berikut Adab dalam Membaca Alquran Tulisan Tangan

2 min


1 share
Alquran tulisan tangan
Alquran tulisan tangan

Berikut Adab dalam Membaca Alquran Tulisan Tangan. Alquran adalah kitab suci umat Islam yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Rasulullah SAW melalui perantara Malaikat Jibril. Alquran menjadi pedoman yang memuat hukum-hukum Islam. Oleh karena itu, membaca Alquran tulisan tangan memiliki adab atau tata caranya agar kita mendapatkan kebaikan.

Al-Qur’an juga merupakan sarana paling utama untuk mendekatkan diri kepada Allah. Hal utama membaca Al-Qur’an adalah bersungguh-sungguh dalam merenungkan dan memikirkan ketika membacanya. Kita tidak diperbolehkan membaca sambil bercengkerama dengan orang lain melainkan harus tetap fokus. Perhatikan juga artikel terkait video tulisan tangan ini ya.

Seperti Apa Adab dalam Membaca Alquran Tulisan Tangan?

 

Alquran tulisan tangan
Alquran tulisan tangan

Memelihara Hukum Tajwid Alquran Tulisan Tangan

Hukum tajwid dalam membaca Alquran tulisan tangan meliputi bagaimana cara mengeluarkan huruf-huruf dari makhrajnya atau tempat keluarnya huruf, menepati kaidahnya, memanjangkan yang semestinya dibaca panjang, mendengungkan bacaan yang seharusnya mendengung maupun menebalkan huruf yang dibaca tebal.

Berwudu sebelum membaca Al-Qur’an

Wudu merupakan salah satu cara menyucikan anggota tubuh menggunakan air. Karena Al-Qur’an adalah kitab yang suci, maka kita harus menyucikan diri dengan berwudu. Hukum berwudu sebelum membaca Alquran tulisan tangan adalah wajib menurut pendapat para ulama empat madzhab.

Membersihkan Mulut

Ketika membaca Al-Qur’an hendaknya kita dalam keadaan bersih seperti halnya menjaga kebersihan mulut. Hal ini dikarenakan mulut sebagai tempat makharijul huruf atau tempatnya keluar huruf dalam Al-Qur’an.

Berpakaian Bersih

Ketika mau membaca Alquran tulisan tangan dan menghadap Allah sudah sepatutnya kita mengenakan pakaian yang bersih dan suci dari najis. Bertemu dengan manusia lain saja memakai pakaian yang bersih, apalagi memegang dan membaca kitab suci-Nya.

Menghadap Kiblat

Kiblat adalah arah yang menuju pada bangunan Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah dan menjadi patokan bagi umat Islam untuk beribadah. Membaca Al-Qur’an juga dianjurkan untuk menghadap kiblat seperti halnya salat karena kita sedang menghadap Sang Pencipta.

Berniat Karena Allah

Membaca Alquran tulisan tangan juga diniatkan semata-mata karena Allah SWT sehingga kita akan mendapatkan kebaikan dari Al-Qur’an.

Diawali dengan Basmallah

Membaca Al-Qur’an hendaknya diawali dengan membaca ta’awudz dan basmallah. QS At Taubah hanya satu-satunya surat yang tanpa diawali dengan basmallah. Alasannya yakni berdasarkan kesepakatan para sahabat yang menerima periwayatan dari Nabi tidak mencantumkan basmallah pada Surat at-Taubah. Selain itu Rasulullah juga menerima surat tersebut dari Malaikat Jibril tanpa disertai basmallah.

Diakhiri dengan Membaca Doa

Membaca doa penutup setelah membaca Alquran tulisan tangan menurut Syaikh Muhammad Makki dalam kitab Nihayatul Qaulil Mufid fi Ilmit Tajwid yakni. Perhatikan juga artikel menarik tentang daftar riwayat hidup lamaran kerja tulisan tangan ini ya.

Itu dia ulasan lengkap tentang adab dalam membaca Alquran tulisan tangan yang sangat penting Anda ketahui bersama. Semoga dengan membaca tulisan ini bisa memberikan Anda informasi bermanfaat dan referensi terkait hal tersebut.

 

 

 

 


Like it? Share with your friends!

1 share

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Send this to a friend