Viral, Mirip Palu-Arit, Tugu Tol di Madiun Jadi Kontroversi

2 min


Pemberontakan PKI Muso yang berlangsung pada tahun 1948 silam menjadi catatan kelam utamanya bagi masyarakat Madiun, karena pemberontakan tersebut berpusat di kabupaten yang ada di propinsi Jawa Timur ini.

Karena itulah segala sesuatu yang menimbulkan persepsi tentang PKI yang muncul dari kota ini akan dengan cepat mendapat sorotan tajam dari berbagai penjuru, tidak terkecuali dengan tugu interchange yang menuju Gerbang Tol Madiun.

Bangunan Tugu Terkesan Berbentuk Palu Arit

Awalnya tugu yang dibangun PT JNK (Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri) ini viral di berbagai grup facebook dan banyak netizen yang berkomentar bahwa bentuk tugu tersebut mirip dengan lambang PKI (Partai Komunis Indonesia) yaitu lambang Palu Arit.

Selanjutnya, melalui akun twitternya @KRMTRoySuryo2, pada 9/2/2020 politikus Partai Demokrat Roy Suryo menuliskan cuitannya, ”Tweeps, Patung yg terletak di pinggir Jalan Tol Madiun ini lagi kontroversi, banyak pihak yang menginginkan Patung ini dibongkar karena mengingatkan Trauma masa lalu di daerah tersebut sekitar tahun 1948 silam. Bagaimana pendapat Anda? Benarkah Patung ini mirip2 simbol2 tertentu?”

Tiga jam setelah Roy Suryo memposting cuitannya, politikus Partai Gerindra Fadli Zone me-retweet postingan tersebut lewat akun @fadlizon, “Kesan ‘Palu Arit’ tak bisa dinafikan. Apakah ada kesengajaan?” tulis Fadli.

Bantahan dari PT JNK

Menanggapi pendapat dari berbagai pihak yang mempersepsikan tugu tersebut dengan lambang Palu Arit, Direktur PT JNK Dwi Winarsa membantahnya. Menurutnya, bentuk dari tugu tersebut merupakan bentuk logo dari perusahaan dan tidak ada hubungannya dengan lambang PKI.

Dwi Winarsa menjelaskan bahwa logo PT JNK memiliki bentuk tiang berwarna putih dan lengkungan berwarna kuning dihiasi garis putus berwarna putih seperti sebuah jalan. Sehingga logo yang tergambar dalam satu lingkaran tersebut memiliki kombinasi 4 warna.

“Filosofi dari logo JNK tersebut melambangkan bahwa dalam menjalankan bisnis, PT JNK selalu mengikuti kaidah-kaidah universal yang berlaku.  Tugu putih melambangkan bahwa pertumbuhan share holder value menjadi orientasi perusahaan disamping meningkatkan prosperity stake holder dengan senantiasa memperhatikan prinsip good corporate governance,” terang Dwi Winarsa.

Karena memang tidak ada hubungannya sama sekali dengan lambang PKI, Direktur PT JNK ini merasa keberatan jika tugu tersebut harus dibongkar. Terkait dengan usulan Bupati  Madiun H. Ahmad Dawami yang berharap agar tugu tersebut diganti dengan tugu kampung silat, Dwi Winarsa mengaku akan mempertimbangkan.

“Kalau diganti saya rasa tidak mungkin. Tapi kalau seandainya dilengkapi ikon kampung silat agar tidak menjadi multi persepsi, kemungkinan bisa dipertimbangkan,” kata Direktur PT JNK ini.

Dwi Winarsa juga menjelaskan bahwa pembangunan tugu tersebut sebenarnya masih belum selesai dan PT JNK akan merampungkannya dalam waktu dekat.

“Nantinya akan ada logo dan penulisan JNK pada tugu tersebut agar tidak menimbulkan persepsi, sehingga pengguna jalan bisa langsung tahu bahwa tugu tersebut adalah bentuk tiga dimensi dari logo ikonik JNK sebagaimana yang ada sekarang. Karena logo dan penulisan JNK saat ini masih belum ada, akhirnya orang mengira-ngira dan muncullah persepsi ‘Palu Arit’,” terang Dwi.

Penambahan huruf JNK pada tugu ikonik tersebut direncanakan setinggi 1,5 meter di sebelah kanan tugu dengan menggunakan bahan acrylic yang dilengkapi pencahayaan tinggi dan akan dikerjakan pada tahun ini. 

Terkait dengan lokasi penempatan tugu di GT Madiun, Direktur PT JNK ini menjelaskan bahwa lokasi tersebut selain memiliki volume lalu lintas paling tinggi dibanding GT Caruban dan GT Nganjuk, juga merupakan akses paling strategis untuk kendaraan yang keluar masuk Kota Madiun, Magetan, Ponorogo, Pacitan dan sekitarnya. (*)


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

Bangga Bangga
0
Bangga
Keren Keren
0
Keren
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Wow Wow
0
Wow
Marah Marah
0
Marah
Takut Takut
0
Takut

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Send this to a friend