fbpx

Mansa Musa, Manusia Terkaya Sepanjang Masa

Ekonomi Kairo pernah hancur ketika Mansa Musa membagi-bagikan emasnya saat melewati Mesir dalam rangka perjalanan haji-nya ke Mekah.


Jika melihat daftar orang terkaya di dunia dalam beberapa tahun terakhir, pasti kamu akan mengenal nama-nama orang terkaya di dunia seperti Bill Gates, Jeff Bezos, Mark Zuckerberg, Waren Buffett, Larry Page, dan lain-lain.

Mereka adalah para pengusaha sukses yang berhasil membangun bisnisnya hingga membuat mereka berada dalam daftar orang terkaya dunia dengan kekayaan yang fantastis.

Namun, meski berstatus sebagai orang terkaya di dunia, daftar nama-nama di atas masih kalah jauh dibandingkan dengan orang yang satu ini, yang memiliki gelar sebagai manusia terkaya sepanjang masa.

Dia adalah Mansa Musa, seorang raja dari Kerajaan Mali yang berkuasa dari tahun 1312 hingga 1337.

Kehidupan Mansa Musa

Mansa Musa atau Musa Keita I, lahir sekitar tahun 1280. Ia berasal dari keluarga bangsawan. Kakaknya, Mansa Abu-Bakr, adalah penguasa kerajaan yang memerintah hingga tahun 1312 dan digantikan oleh Mansa Musa.

Setelah naik takhta, Kerajaan Mali yang berada di bawah kepemimpinannya berkembang sangat pesat.

24 kota baru berhasil dikuasai oleh Kerajaan Mali, termasuk di dalamnya adalah Timbuktu.

Kerajaan tersebut membentang sepanjang 3.128 kilometer, dari Samudera Atlantik hingga daerah yang kini merupakan Niger, termasuk kawasan-kawasan yang kini menjadi Senegal, Mauritania, Mali, Burkina Faso, Niger, Gambia, Guinea-Bissau, Republik Guinea, dan Pantai Gading.

Dengan wilayah kekayaan yang sangat luas, Kerajaan Mali memiliki sumber daya alam yang sangat besar, salah satunya adalah emas dan garam.

Menurut British Museum, pada masa kekuasaan Mansa Musa, Kerajaan Mali memiliki hampir separuh jumlah emas yang beredar di kawasan Dunia Lama (negeri-negeri di Afrika, Asia dan Eropa).

Sebagai penguasa, Mansa Musa memiliki akses yang hampir tidak terbatas terhadap sumber-sumber kekayaan tersebut. Selain itu pusat-pusat perdagangan besar yang menggunakan emas dan komoditas lain sebagai alat tukar juga berada di daerah kekuasaannya, dan ia memperoleh kekayaannya dari aktivitas perdagangan tersebut.

Kisah Perjalanan Haji Mansa Musa ke Mekah

Ini adalah kisah paling terkenal dari Mansa Musa dan Kerajaan Mali. Mansa Musa, saat itu memutuskan untuk berhaji ke Mekah, melalui Gurun Sahara dan Mesir.

Dalam perjalanannya ke Mekah itu, sang raja membawa 60 ribu rombongan yang terdiri dari seluruh pejabat dan hakim-hakim kerajaan, pasukan tentara, pedagang, penghibur, penunggang unta, 12 ribu budaknya serta serombongan sapi dan kambing sebagai persediaan makanan.

Rombongan raja Musa ini benar-benar seperti kota yang bergerak di gurun. Rombongan tersebut mengenakan pakaian dengan brokat emas dan sutra Persia terbaik. Ratusan unta beruntun, masing-masing mengangkut ratusan kilogram emas murni.

Setibanya di Kairo, Mansa Musa yang sangat dermawan itu membagi-bagikan emasnya sepanjang perjalanan ke Mekah.

Namun, sedekah yang dilakukan oleh Mansa Musa itu justru membuat perekonomian di Kairo, Madinah, Mekah dan kota-kota lain yang dilintasinya hancur. Hal ini dikarenakan nilai emas langsung jatuh dan harga-harga pun naik.

Dalam perjalanan pulang dari Mekah, ia mencoba untuk membantu mengembalikan perekonomian Mesir dengan menarik sebagian emas dari peredaran dengan cara meminjamnya menggunakan suku bunga yang amat tinggi dari para pemberi pinjaman Mesir.

Namun, upaya yang dilakukan oleh Mansa Musa ini kurang berhasil. Ini merupakan satu-satunya peristiwa dalam sejarah ketika satu orang mampu mengendalikan harga emas secara langsung di kawasan Timur Tengah.

Perusahaan teknologi AS, SmartAsset.com, memperkirakan – berdasarkan penyusutan nilai emas – perjalanan haji Mansa Musa menyebabkan kerugian ekonomi senilai US$1,5 miliar atau sekitar Rp21,4 triliun di seantero Timur Tengah.

Hingga saat ini, jumlah kekayaan dari Mansa Musa belum ada yang mengetahui dengan pasti jumlahnya. Bahkan, ada yang menyebut bahwa kekayaan yang dimiliki oleh Mansa Musa ini nilainya diluar nalar dan mustahil untuk ditandingi, bahkan oleh para penyandang orang terkaya di dunia saat ini.


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

Bangga Bangga
0
Bangga
Keren Keren
1
Keren
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Wow Wow
3
Wow
Marah Marah
0
Marah
Takut Takut
0
Takut
Ahlun Nazar

Legend

Pecinta ayam goreng, tempe penyet dan klepon.

Comments

comments

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format