Larangan dan Bahaya Memutus Silaturahmi


0
1 share

Allah SWT telah memerintahkan kita semua untuk selalu menjaga hubungan dengan kerabat dan keluarga kita. Jalinan silaturahmi sangat penting dalam kehidupan ini, apalagi mengingat manusia adalah makhluk sosial sehingga hubungan antar manusia sangat dibutuhkan, terutama hubungan antar keluarga.

Selain itu, dengan menjalin silaturahmi maka kita akan mendapatkan pahala dari Allah. Karena menjaga silaturahmi adalah salah satu perinta Allah, dan apabila ada seseorang yang memutuskan hubungan silaturami maka ia telah melakukan dosa yang sangat besar.

Untuk itu, Allah dan Rasulullah melarang kita untuk saling bermusuhan, menyakiti perasaan orang lain dan hal lain yang menyebabkan putusnya tali persaudaraan. Allah melarang kita untuk memutuskan hubungan silaturahmi dan Rasulullah telah menggambarkan bahaya dari memutuskan silaturahmi.

Allah SWT befirman:

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” [QS. An-Nisa ayat 1]

Sangat jelas perintah Allah kepada kita untuk menjaga hubungan silaturahmi, dan barangsiapa yang memutuskan tali silaturahmi maka adzab Allah telah menantinya di akhirat. Bahkan Rasulullah sendiri bersabda,

“Tidaklah bisa masuk surga orang yang memutuskan hubungan tali silaturahmi.” [HR. Bukhari dan Muslim]

Orang-orang yang memutuskan silaturhami dan berbuat sombong maka ia akan mendapatkan neraka sebagai tempat kembalinya. Maka sebaiknya, orang yang seperti itu harus segera bertaubat agar terhindar dari siksa yang pedih kelak.

Rasulullah bersabda,

“Sambunglah kerabatmu walau hanya dengan salam.” [HR. Ath-Thabrani]

Oleh karena itu, hendaklah selalu menjaga tali silaturahmi agar Allah selalu melimpahkan rahmat kepada kita kelak di akhirat dan menuntun kita ke surga dan menghindarkan kita dari neraka.

Namun, jika ada orang yang bersedekah kepada orang lain sedangkan salah seorang kerabatnya ada yang hidup dalam kekurangan maka Allah tidak akan menerima pahala orang tersebut dan amalnya hanya akan sia-sisa saja.

Untuk itu, dalam bersedekah sebaiknya kita lebih memperhatikan keluarga kita terlebih dahulu sebelum memperhatikan orang lain. Karena dengan seperti itu, silaturahmi akan tetap terjaga.


Like it? Share with your friends!

0
1 share

What's Your Reaction?

Bangga Bangga
0
Bangga
Keren Keren
0
Keren
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Wow Wow
0
Wow
Marah Marah
0
Marah
Takut Takut
0
Takut

Legend

Pecinta ayam goreng, tempe penyet dan klepon.

Comments

comments

One Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format