May 9, 2018

Sekarang 1 NIK Bisa Untuk Daftar Banyak Nomor

Setelah sebelumnya pemerintah melalui Kominfo memberlakukan aturan registrasi kartu prabayar wajib menggunakan NIK dan KK, hingga saat ini masih banyak pengguna kartu prabayar yang merasa kesulitan untuk mendaftarkan kartu prabayar mereka.

Terlebih lagi, Kominfo juga memberikan peraturan yaitu pembatasan 1 NIK hanya bisa digunakan untuk mendaftarkan maksimal 3 nomor ponsel saja.

Namun kini pembatasan 1 NIK untuk maksimal 3 nomor sudah dirubah, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengubah ketentuan batas maksimal registrasi nomor prabayar menggunakan satu nomor Induk Kependudukan (NIK) dan KK.

Kini, pengguna yang ingin mendaftarkan nomor ke-4, ke-5 dan seterusnya bisa menggunakan data NIK dan KK yang sama tanpa adanya batasan selama dilakukan dengan benar dan berhak.

Meski tak ada batasan maksimal registrasi menggunakan satu NIK dan KK, Ramli mewajibkan operator dan mitra untuk menjaga kerahasiaan data pribadi para pelanggan.

Kemudian selain itu, Kominfo juga meluruskan kebijakan yang sebelumnya berubah-ubah yakni soal penonaktifan nomor SIM yang tidak melakukan registrasi sampai batas waktu 30 April kemarin. Pada awalnya Menkominfo Rudiantara mengatakan bahwa nomor pelanggan yang melewati batas registrasi akan dinonaktifkan alias hangus sehingga nomor tersebut tak akan lagi bisa digunakan.

Tetapi melalui Surat Edaran Menteri Kominfo Nomor 01 Tahun 2018, Kominfo menjelaskan bahwa pengguna bisa mengaktifkan kembali nomor yang melewati batas registrasi sampai tenggat akhir bulan lalu.

Namun pengguna harus melakukan registrasi sesuai dengan mekanisme pendaftaran nomor baru, bukan mekanisme daftar ulang. Disebutkan juga bahwa kebijakan ini sejatinya dibuat untuk melindungi pengguna dan menjaga kerahasiaan data pribadi pelanggan sesuai dengan aturan perundang-undangan.

Sebelumnya, diketahui periode kebijakan registrasi kartu SIM prabayar dimulai sejak 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018. Setelah tenggat itu, nomor prabayar yang belum registrasi diblokir sebagian.

Selanjutnya, tahap kedua dimulai dari 1 Maret 2018 hingga 30 April 2018. Bagi yang belum registrasi juga, nomor prabayar akan diblokir total. Bisa aktif kembali pasca registrasi di gerai operator seluler.

Loading...

Author Profile

Silakan tulis komentar Anda...