May 27, 2018

Inilah 3 Amalan Saleh Yang Paling Di Cintai Allah

Sebagai seorang Muslim yang beriman, tentunya kita akan selalu berusaha untuk menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi dari sebelumnya, sehingga Allah Subhanahu wa Ta'ala akan makin cinta dan ridha kepada kita. Allah Subhanahu wa Ta'ala tentunya menyukai setiap amalan-amalan baik yang kita perbuat, dan itu juga menandakan bahwa kita telah beriman dan bertaqwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Untuk mendapatkan kecintaan tersebut, tentu saja tidak bisa tanpa berusaha apapun, untuk mendapat keutamaan tersebut ada beberapa amalan amalan yang dapat kita lakukan, berikut beberapa amalan tersebut.

Sholat tepat waktu


Artinya sholat pada waktunya, tepat waktu dan lebih utama lagi sholat diawal waktu jika tidak dalam keadaan darurat, sholat ini merupakan amalan yang pertama kali akan dihisab oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Karena itulah sholat merupakan tiangnya agama.

Sholat dilakukan bukan hanya sebatas untuk menggugurkan kewajiban semata, tetapi sholat karena Allah Subhanahu wa Ta'ala , khusyu’ dan selalu menjadi prioritas utama.

Berbakti kepada kedua orang tua


Amalan yang selanjutnya adalah berbakti kepada kedua orangtua yakni ayah dan ibu yang melahirkan kita ke dunia ini, yang merawat, membesarkan, mendidik, menjaga, mengasihi dan selalu menyayangi kita sejak dalam kandungan. Mungkin ada beberapa diantara kita yang tidak merasakan kasih sayang orangtua, tidak merasakan didikan orangtua, tidak dijaga dan dirawat karena sebab tertentu.

Tapi didalam Islam, sebagai anak kita wajib untuk tetap berbakti kepada orang tua bagaimanapun keadaannya. Jika mereka telah tiada, maka cara yang kita lakukan adalah dengan cara mendoakannya, memohonkan ampunan untuk keduanya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, menyambung silaturahmi dengan kerabatnya dan menjadi anak yang shalih dan shalihah untuk menjaga keduanya dari siksa api neraka.

Allah Subhanahu wa Ta'ala bahkan telah mengingatkan kita bagaimanakah jasa orang tua terutama ibu dalam membesarkan kita.

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا حَتَّى إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

"Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo’a: "Ya Rabbku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni’mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri"." [QS. Al-Ahqaf: 15]

Berjihad dijalan Allah Subhanahu wa Ta'ala


Sungguh mulianya orang yang bisa melakukan amalan baik ini, jihad artinya adalah berjuang dengan sungguh-sungguh dalam melawan musuh-musuh Allah Subhanahu wa Ta'ala, melawan hawa nafsu, melawan berbagai macam kebathilan, baik dengan hati, tangan maupun lisannya dan berjuang dalam menuntut ilmu.

Jihad bukan hanya difokuskan pada peperangan saja tetapi juga jihad atau berjuang dalam menjaga hati, lisan dan segala bentuk perbuatan juga melawan hawa nafsu.

Loading...

Author Profile

Silakan tulis komentar Anda...