May 19, 2018

Bacaan Doa Sahur dan Niat Puasa Ramadan

Sahur adalah salah satu sunah Nabi yang sering dilakukan oleh umat Islam ketika hendak menjalankan ibadah puasa. Meskipun sahur bukan merupakan sesuatu yang wajib, tetapi akan sangat sayang sekali bagi orang yang berpuasa untuk melewatkan santap sahur.

Sebab ada banyak manfaat serta keutamaan sahur yang bisa diperoleh. Oleh karena itulah, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menganjurkan kita untuk sahur ketika hendak berpuasa, meskipun hanya dengan seteguk air.

Hal ini diperkuat dengan adanya sabda Rasulullah sebagai berikut:

"Sahur itu adalah makanan yang penuh berkah. Oleh karena itu, janganlah kalian meninggalkannya meskipun hanya meminum seteguk air. Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang makan sahur." [HR. Ahmad]

Rasulullah sendiri memerintahkan kita untuk tidak melewatkan sahur ketika hendak berpuasa karena ada keberkahan serta keutamaan tersebut. Selain itu, dengan sahur juga akan memberikan tenaga bagi orang yang berpuasa di siang hari.

Tentang doa ketika makan sahur, dalam kitab-kitab fiqih tidak disebutkan ada doa khusus ketika makan sahur, meskipun ada doa ketika berbuka. Jadi, ketika makan sahur, kita bisa mengucapkan doa sebelum makan atau bisa juga dengan mengucapkan basmalah.

Membaca basmalah sebelum makan ini berdasarkan hadits berikut:

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فَإِنْ نَسِىَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فِى أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ

Artinya: "Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaknya ia menyebut nama Allah Ta'ala. Jika ia lupa untuk menyebut nama Allah Ta'ala di awal, hendaklah ia mengucapkan: 'Bismillaahi awwalahu wa aakhirohu (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya)'." [HR. Abu Daud no. 3767 dan At Tirmidzi no. 1858. At Tirmidzi mengatakan hadits tersebut hasan shahih. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits tersebut shahih]

Niat Puasa


Sebagian ulama ada yang berpendapat bahwa hanya dengan makan sahur sudah dianggap niat puasa, kecuali saat makan sahur berniat tidak puasa. Tetapi ada juga ulama yang berpendapat bahwa makan sahur tidak dianggap niat puasa kecuali jika makan sahurnya disertai niat puasa.

Niat puasa ramadan yang disunahkan untuk dilafalkan menurut madzhab Syafi'i adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ الشَّهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma ghodin 'an adaa-i fardhisy syahri romadhoona hadzihis sanati lillaahi ta'aala

Artinya: "Aku niat puasa pada hari esok untuk melaksanakan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala"

Jadi tidak ada doa khusus yang harus diucapkan sebelum makan sahur, sedangkan untuk bacaan niat puasa, ada ulama yang berpendapat tidak perlu membaca niat, dan ada juga yang berpendapat harus dengan melafalkan niat puasa, semoga bermanfaat.

Loading...

Author Profile

Silakan tulis komentar Anda...