May 5, 2018

5 Kecelakaan F1 Paling Parah dan Fatal Sepanjang Masa

Balap Formula 1 atau F1 adalah ajang balap mobil paling poluler di dunia saat ini. Adu kecepatan mobil dengan kecepatan tinggi di lintasan balap ini memang sering berlangsung menegangkan dan seru.

Saling salip antar pembalap membuat jalannya balapan menjadi semakin seru dan menarik. Namun tak jarang, sering kali terjadi kecelakaan yang membuat balapan harus ditunda atau bahkan jika kecelakaan yang terjadi sangat parah bisa membuat balapan dihentikan.

Sejak musim pertama dimulai pada tahun 1950, sering sekali terjadi kecelakaan dalam balap F1. Bahkan dalam beberapa kasus, ada juga pembalap yang luka parah hingga tewas di lintasan saat melakoni balapan.

Dan berikkut ini adalah 5 kecelakaan paling fatal dan parah dalam ajang balap Formula Satu.

1. Ayrton Senna


Ayrton Senna Crash

Ayrton Senna merupakan pembalap Formula 1 asal Brasil yang harus menjadi salah satu korban dalam kecelakaan Formula 1. Pria kelahiran Sao Paulo, Brasil, 21 Maret 1960 itu harus meregang nyawa di Bologna, Italia, 1 Mei 1994 pada umur 34 tahun.

Di dunia balap F1, Senna mendapat julukan sebagai The Rain Man karena keahliannya dalam memacu mobil balapnya dengan kecepatan tinggi pada trek basah.

Namun pada tahun 1994 pada seri Grand Prix San Marino di Sirkuit Imola merupakan seri terakhir yang harus dia lakoni, sebab dalam balapan tersebut Senna mengalami kecelakaan fatal dan meninggal dunia.

Ia meninggal dunia akibat kecelakaan fatal di tikungan Tamburello saat memimpin balapan di GP San Marino di Sirkuit Imola bersama tim Williams pada 1 Mei 1994.


Nama besar Ayrton Senna masih dikenang sampai saat ini. Beberapa pembalap mengenang Senna sebagai salah satu pembalap mobil terbaik sepanjang masa.

2. Roland Ratzenberger


Roland Ratzenberger Crash

Roland Ratzenberger adalah seorang pembalap Formula 1 asal Austria yang juga meninggal dalam ajang Formula 1. Dan tragisnya lagi, dia meninggal sehari sebelum Ayrton Senna meninggal dunia di sirkuit yang sama.

Roland Ratzenberger meninggal dunia di sirkuit yang sama seperti Ayrton Senna meninggal dunia. Dia meninggal setelah mengalami kecelakaan hebat pada sesi kualifikasi GP San Marino di Sirkuit Imola pada 1994 ketika mobilnya mengalami kerusakan sayap depan dan tidak bisa dikendalikan.

Dengan kecepatan lebih dari 315 km/jam, mobil F1 yang dia kemudikan menghantam pembatas tembok dengan sangat keras. Kerasnya benturan bahkan membuat mobil sempat berputar-putar sampai beberapa kali.



Dalam tayangan video terlihat bahwa setelah tabrakan Roland Ratzenberger sudah tak sadarkan diri dan ada pula yang mengatakan bahwa Roland Ratzenberger tewas di tempat karena patah leher akibat kerasnya benturan.

Dua kejadian yang menewaskan dua pembalap sekaligus dalam satu musim di sirkuit yang sama ini menjadikan GP San Marino 1994 balapan paling kelam dalam sejarah F1.

3. Elio De Angelis


Elio De Angelis

Elio De Angelis adalah pembalap asal Italia yang juga meninggal di sirkuit ketika mengemudikan mobil F1. Pria kelahiran Roma, Italia, 26 Maret 1958 ini harus kehilangan nyawa pada usia 28 di Perancis saat melakukan uji coba di Sirkuit Paul Ricard, Perancis setelah GP Monako pada tahun 1986.

Kecelakaan De Angelis bermula ketika sayap belakang mobilnya terlepas dalam kecepatan tinggi, hal itu membuat mobil kehilangan tekanan ke bawah pada roda belakang.

Kejadian itu juga membuat mobil Angelis terbakar, meski tidak mengalami luka yang cukup serius, namun Angelis tidak bisa langsung keluar dari mobil tanpa bantuan dari marshal.


Kemudian helikopter tiba dalam 30 menit berselang dan de Angelis meninggal 29 jam kemudian di rumah sakit di Marseille tempat ia dirawat karena terlalu banyak menghirup asap. Cedera akibat kecelakaan yang dialaminya sebenarnya hanya patahnya tulang selangka dan luka bakar ringan di punggung.

4. Gilles Villeneuve


Gilles Villeneuve

Gilles Villeneuve menjadi korban selanjutnya di ajang balap Formula 1. Pria asal Kanada itu meninggal pada sesi kualifikasi GP Belgia pada tahun 1982. Kecelakaan berawal karena adanya mis-komunikasi antara Villeneuve dengan Jochen Mass, ketika itu Jochen Mass melaju dengan kecepatan rendah di jalur kiri sirkuit.

Jochen Mass mengira bahwa mobil di belakangnya yaitu Gilles Villeneuve itu sedang mencatat waktu, sehingga dia berniat untuk memberikan jalan dengan bergerak ke kanan.

Namun Gilles Villeneuve yang sudah berniat mendahului Mass melalui jalur kanan, hal itu membuat tabrakan tidak bisa dihindarkan. Gilles Villeneuve menabrak bagian belakang mobil Mass dengan kecepatan 225 km/jam dan membuat mobilnya menabrak tembok pembatas.



Mobil tersebut juga terbang ke udara dan menghempaskan Gilles Villeneuve ke pinggir lintasan. Dalam video terlihat bahwa Gilles Villeneuve sudah tak sadarkan diri, beberapa tim medis mencoba untuk memberikan pertolongan dan segera membawanya ke rumah sakit. Namun sayangnya nyawanya tidak bisa ditolong.

5. Tom Pryce


Tom Pryce

Tom Pryce merupakan pembalap F1 berkebangsaan Inggris yang meninggal di sirkuit Kyalami, Afrika Selatan pada tahun 1977. Kecelakaan ini juga dianggap sebagai kecelakaan paling horor, fatal dan aneh dalam sejarah F1.

Sebelum kecelakaan horor itu terjadi, Renzo Zorzi mengalami kerusakan mobil dan berniat memarkir mobilnya ke pinggir lintasan. Setelah berhasil ke pinggir lintasan, bagian belakang mobilnya itu mengeluarkan api dan membuatnya panik.

Dua marshal dari seberang lintasan berniat membantu Renzo Zorzi yang sedang panik. Tanpa izin, dua marshal itu memasuki lintasan yang sedang dilalui mobil F1 dengan kecepatan sangat tinggi.

Marshal pertama yang juga menyeberang ke arah Renzo Zorzi lolos dari maut karena berhasil berlari dengan cepat. Namun sayangnya, marshal kedua bernama Fredrik Jansen van Vuuren tidak beruntung.

Dia tertabrak mobil dari Tom Pryce yang sedang melaju dalam kecepatan lebih dari 270km/jam. Seketika itu pula, tubuh Van Vuuren terhempas ke udara dan hancur hingga tidak bisa dikenali.


Sayangnya, nyawa Tom Pryce juga ikut melayang karena kepalanya tertimpa tangki pemadam api seberat 20 kg yang dibawa Van Vuuren dengan kecepatan tinggi. Luka yang dialami oleh Tom Pyrce bahkan sangat parah, kepalanya hampir putus karena tertimpa tangki dengan kecepatan tinggi itu.

Author Profile

Silakan tulis komentar Anda...