March 9, 2018

Selain Hamil, Ternyata Ada Beberapa Hal Yang Menyebabkan Menstruasi Terlambat

Meskipun bisa memberikan rasa nyeri yang hebat atau mengubah mood menjadi lebih buruk, nyatanya wanita selalu mengharapkan siklus menstruasi datang tepat pada waktunya. Hampir tidak ada wanita yang ingin menstruasinya terlambat. Karena dengan siklus menstruasi yang lancar, maka tubuh pun menandakan kondisi kesehatan yang baik.

Siklus menstruasi pada setiap wanita berbeda-beda, kebanyakan siklus menstruasi yang sehat pada wanita terjadi dalam waktu 21-35 hari, dihitung dari hari pertama menstruasi saat ini, hingga hari pertama menstruasi berikutnya. Siklus menstruasi biasanya sama setiap bulannya, namun ada juga saat-saat di mana wanita mengalami menstruasi terlambat.

Anggapan yang sering sekali terlintas di pikiran wanita saat mendapati dirinya terlambat menstruasi adalah – hamil. Padahal faktanya, hamil bukanlah salah satu penyebab wanita terlambat datang bulan, ada beberapa faktor lain yang bisa menjadi penyebab.

Berikut ini beberapa hal yang harus Anda perhatikan, jika menstruasi Anda terlambat:

Stres


Jika seseorang mengalami stres, khawatir, dan tertekan tubuh akan memproduksi hormon kortisol dan bagian otak yang bertanggung jawab mengatur siklus menstruasi (hipotalamus) akan terganggu, sehingga bisa menyebabkan terlambatnya menstruasi .

Stres juga dapat menyebabkan sakit atau kenaikan atau penurunan berat badan secara tiba-tiba. Itu semua juga dapat memengaruhi siklus menstruasi. Disarankan untuk berlatih teknik relaksasi, mengubah gaya hidup, dan rutin berolahraga agar siklus haid kembali lancar.

Dan uniknya, wanita yang tidak ingin hamil justru malah sering mengalami keterlambatan menstruasi. Hal tersebut terjadi karena wanita yang tidak ingin hamil rentan mengalami stres karena selalu mencemaskan apakah dirinya sedang hamil atau tidak. Kekhawatiran tersebutlah yang menyebabkan jadwal haidnya mundur

Berat Badan Turun


Menstruasi terlambat kemungkinan dialami oleh wanita dengan gangguan makan, seperti anoreksia atau bulimia. Jika berat badan Anda kurang 10 persen dari yang seharusnya, fungsi tubuh akan berubah dan masa ovulasi (proses di mana salah satu indung telur melepaskan telur) pun terhenti. Mengobati gangguan makan dan menaikkan berat badan secara sehat dapat mengembalikan siklus haid normal.

Penurunan berat badan yang drastis juga dapat menyebabkan kekurangan estrogen untuk membentuk lapisan di rahim, sehingga berakibat juga pada siklus menstruasi yang tersendat-sendat.

Olahraga Yang Berlebihan


Berolahraga memang sangat baik bagi tubuh Anda, tapi perlu diingat bahwa terlalu banyak melakukan aktivitas fisik yang menguras tenaga bisa membuat tubuh kelelahan dan mengalami stres.

Hal ini bisa menjadi salah satu faktor mundurnya jadwal haid. Menjalani olahraga secara berlebihan juga dapat menyebabkan amenorrhea, yaitu sebuah kondisi di mana tubuh tidak mengalami haid selama beberapa waktu bahkan sampai berbulan-bulan.

Penyakit Kronis


Diabetes dan penyakit celiac juga dapat memengaruhi siklus menstruasi. Gula darah yang tidak stabil terkait erat dengan perubahan hormonal, alhasil diabetes yang tidak terkontrol membuat menstruasi menjadi tidak teratur.

Sedangkan penyakit celiac menyebabkan peradangan yang dapat menyebabkan kerusakan pada usus kecil. Kondisi ini bisa menghalangi tubuh menyerap nutrisi penting, hingga menyebabkan menstruasi terlambat.

Megkonsumsi Obat


Dalam beberapa kasus, mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti pil KB, aspirin, dan ibuprofen dapat mengubah hormon dalam tubuh wanita yang mengatur siklus menstruasi. Efeknya menstruasi pun bisa saja datang terlambat ketika seseorang mengonsumsi obat-obatan tersebut.

Jenis obat lain yang dapat mempengaruhi siklus menstruasi adalah obat gatal dan obat sakit telinga. Jika obat berhenti dikonsumsi, biasanya haid akan lancar kembali.

Kelelahan


Kelelahan berat juga bisa membuat menstruasi terlambat datang, tubuh yang lelah akan memicu masalah produksi melatonin sehingga bisa memicu gangguan tidur yang akhirnya berimbas pada semakin kacaunya siklus menstruasi pada wanita.

Kurang istirahat yang cukup, juga berdampak pada siklus menstruasi. Ketika Anda terlalu lelah karena kesibukan Mekanisme pembentukan dinding rahim yang baru juga akan terhambat.

Akibatnya, datang bulan atau menstruasi Anda hanya berlangsung sebentar saja, kemudian berhenti, lalu menstruasi terjadi kembali. Hal ini semata-mata disebabkan karena kondisi fisik yang tidak fit.

Perubahan Rutinitas


Perubahan rutinitas, misalnya bangun tidur di zona waktu yang berbeda, membuat tubuh menyesuaikan diri dengan zona waktu yang baru. Selain itu jika memiliki banyak kebiasaan yang berubah jam aktivitasnya, hal ini dapat menyebabkan datang bulan jadi terlambat.

Hal ini biasanya terjadi pada karyawan yang mengalami shift (perubahan dan perpindahan jadwal) kerja, dari yang awalnya shift malam kemudian pindah ke shift pagi atau siang.

Menstruasi terlambat mungkin dianggap sebagai hal yang tidak menakutkan oleh beberapa wanita. Namun, menstruasi terlambat dapat menjadi gejala beberapa kondisi dan penyakit. Oleh karena itu, disarankan agar tidak ragu untuk berkonsultasi dengan dokter apabila Anda mengalami menstruasi terlambat. Semoga bermanfaat.

Author Profile

Silakan tulis komentar Anda...