February 3, 2018

Guru SMA Meninggal Setelah Dianiaya Siswanya

Seorang guru honorer di SMAN 1 Torjun, Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur bernama Ahmad Budi Cahyono meninggal dunia setelah dianiaya oleh siswanya sendiri, Moh Holili, yang merupakan siswa kelas XI SMAN 1 Torjun.

Kejadian penganiayaan itu terjadi ketika korban yang merupakan guru mata pelajaran Seni Rupa di sekolah tersebut tengah memberikan materi pelajaran seni lukis di di kelas IX SMA Negeri 1 Torjun.

Ia melihat seorang siswanya, yakni Moh Holili (HL), membuat gaduh di kelas dan berusaha untuk menegur siswanya itu agar tidak mengganggu temannya yang lain.

Namun setelah diperingatkan hingga beberapa kali, siswa tersebut justru tidak menghiraukan peringatan dan bahkan makin menjadi dalam mengganggu teman-temannya.

Korban pun akhirnya memberikan tindakan kepada HL dengan mencoret pipi HL dengan menggunakan cat lukis. Tapi, HL tidak terima, kemudian memukul korban.

Dari pemukulan dilakukan HL ini, siswa yang ada di dalam kelas melerainya. Di sisi lain, siswa juga ada yang melaporkan guru. Akhirnya, korban dan HL dibawa ke ruang guru lalu menjelaskan duduk perkaranya kepada Kepala Sekolah. Mediasi pun dilakukan.

Saat itu Kepala Sekolah tidak melihat adanya luka di tubuh dan wajah korban. Kemudian mempersilakan Budi pulang ke rumah. Namun, sesampainya di rumah Kepala Sekolah mendapat kabar dari pihak keluarga bahwa Budi mengeluh sakit pada lehernya.

Selang beberapa saat itulah korban kesakitan dan tidak sadarkan diri. Oleh keluarga kemudian langsung dirujuk ke rumah sakit. Namun, saat mendapatkan penanganan medis dari dokter, karena kondisinya kritis, tidak lama kemudian korban meninggal.

Ahmad Budi Cahyono

Menurut keterangan dari dokter, korban mengalami MBA atau Mati Batang Otak dan semua organ dalam sudah tidak berfungsi. Dari kejadian tersebut kasusnya langsung ditangani. Polisi dan siswa yang diduga sebagai penyebab yang melakukan penganiayaan langsung diamankan.

Loading...

Author Profile

Silakan tulis komentar Anda...