08 February 2018

5 Risiko Kesehatan Bagi Orang yang Terlalu Kurus

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Sebagian orang ingin memiliki tubuh yang ramping dan kurus, sebagian lagi ada yang ingin memiliki tubuh yang gemuk dan berisi. Tapi sebenarnya, bentuk badan yang baik dan sehat bagi tubuh adalah yang ideal.

Orang dengan berat badan ideal biasanya lebih sehat dibandingkan mereka yang memiliki tubuh yang tidak ideal. Orang yang terlalu gemuk misalnya, mereka lebih rentan terkena hipertensi, napas pendek, dan lain-lain.

Sama seperti orang-orang yang obesitas atau kelebihan berat badan, orang-orang dengan tubuh terlalu kurus juga memiliki risiko kesehatan yang harus ditanggung oleh seseorang dengan berat badan terlalu kurus, antara lain sebagai berikut:

Kualitas Sperma Berkurang


Indeks massa tubuh yang tidak ideal memengaruhi komposisi hormon dalam tubuh pria, salah satu akibatnya, produksi sel sperma akan terganggu sehingga sulit membuahi sel telur karena jumlah dan kepekatannya berkurang.

Anemia


Berat badan yang dibawah ideal bisa saja membuat tubuh menjadi mudah lelah, hal ini juga bisa menjadi salah satu gejala bahwa seseorang itu mengalami anemia.

Gejala lainnya meliputi detak jantung tak teratur, napas sesak, pening, dan sakit kepala. Kekurangan sel-sel darah merah bisa menyebabkan anemia. Selain itu, anemia juga bisa disebabkan oleh kekurangan zat besi, vitamin B-12, dan folat.

Sakit Paru-Paru


Penyakit paru-paru kronis seperti asma, bronkitis dan pneumonia lebih banyak menyerang perempuan lanjut usia yang berat badannya di bawah rata-rata. Terlalu kurus menyebabkan tubuh perempuan kekurangan adipokin, sejenis sel yang diproduksi di lemak untuk membantu daya tahan tubuh.

Arthritis dan gangguan jantung


Penelitian di Mayo Clinic menunjukkan, perempuan yang terlalu kurus 3 kali lebih rentan serangan jantung di usia 42 tahun ke atas, lemak yang terlalu sedikit di persendian memicu arthritis atau radang sendi, yang merupakan faktor risiko atheroschlerosis atau penyumbatan pembuluh darah ke jantung.

Patah tulang


Lemak merupakan hal yang dibutuhkan dalam pembentukan esterogen, hormon seks perempuan yang berguna untuk menjaga kesehatan tulang. Makin sedikit lemak tubuh, makin sedikit pula esterogen yang dihasilkan sehingga tulang menjadi rapuh karena massanya sedikit.

Nah itulah 5 risiko yang harus ditanggung oleh orang dengan badan terlalu kurus. Memang, ada banyak faktor yang menyebabkan tubuh susah gemuk dan tetap kurus. Namun, pasti ada cara untuk membuat berat badan kembali menjadi ideal.

Silakan tulis komentar Anda...