December 31, 2017

Inilah Doa yang Sering Diucapkan oleh Rasulullah

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Rasulullah adalah teladan yang baik bagi umatnya, sebab beliau memiliki akhlak serta tutur kata yang baik dan santun. Selain itu, beliau juga selalu memberikan contoh-contoh yang baik kepada umatnya.

Salah satu contohnya adalah berdoa, meskipun beliau adalah seorang nabi yang mulia dan Allah sudah menjamin surga baginya, namun Rasulullah tetap mencoba untuk selalu dekat dengan Allah dan selalu berdoa kepada-Nya.

Sedangkan kita yang banyak dosa ini justru sering lupa dan enggan untuk berdoa kepada Allah. Doa adalah salah satu cara kita sebagai manusia untuk meminta segala sesuatu kepada Allah, baik itu meminta jodoh, rizki, meminta diberikan jalan keluar ketika ada masalah, dan lain sebagainya.

Setiap orang di dunia ini pasti menginginkan hidup yang bahagia serta menginginkan banyak kebaikan-kebaikan di dunia ini, namun bagi kita umat Islam, kita tentu meyakini bahwa hidup itu bukan sekedar untuk dunia saja, tetapi kita juga meyakini bahwa kelak akan ada kehidupan kedua setelah kematian, yakni di akhirat.

Akhirat adalah tempat dimana kita akan hidup kekal dan abadi selama-lamanya. Oleh karena itu, ketika berdoa sebaiknya selain meminta agar kita diberikan kebaikan-kebaikan selama hidup di dunia, kita juga sebaiknya meminta agar diberikan tempat yang baik ketika di akhirat, jauh dari siksa neraka yang membinasakan.

Dan ternyata, doa untuk mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat ini juga sering dilantunkan oleh Rasulullah.

عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Dari Anas Radhiyallahu anhu, ia berkata: "Doa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam yang paling sering diucapkan ialah: "Ya Allah, Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka." [al-Bukhâri no. 6389 dan Muslim no. 2690].

Dalam riwayat Muslim, doa tersebut berbunyi:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Pengertian kebaikan dunia mencakup seluruh yang dibutuhkan manusia di dunia, sehingga dengannya ia akan menjadi baik. Misalnya, sehat, rizki yang lagi halal, rumah tinggal yang nyaman, istri shalihah, anak-anak penyejuk mata, ilmu yang bermanfaat, amal shalih, ketentraman, dan lain-lain.

Sedang kebaikan di akhirat, Ibnu Katsir rahimahullah mengartikan: "Kebaikan di akhirat yang tertinggi ialah berhasil masuk surga dan menikmati kondisi-kondisi yang menyertainya, seperti perasaan aman dari ketakutan yang paling dahsyat di ‘arashat, dimudahkan proses hisab (perhitungan amalan), dan lain-lain yang merupakan kejadian-kejadian yang menyenangkan di akhirat kelak."

Doa tersebut juga diakhiri dengan permohonan agar terlindung dari siksa api neraka. Maknanya, yaitu harapan untuk memperoleh kemudahan dalam menjauhi faktor-faktor datangnya siksaan, dengan menjauhi larangan, dosa dan syubhat-syubhat.

Perawi hadits di atas, Anas bin Maalik Radhiyallahu anhu kemudian menjadikan doa tersebut bak doa wajib tiap kali saat memanjatkan doa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Untuk lebih mengetahui betapa penting doa di atas, Imam Muslim rahimahullah (Shahîh Muslim no. 2688) telah meriwayatkan, pernah terjadi peristiwa, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam mengunjungi seseorang yang sedang sakit. Kondisi orang yang sakit ini sudah sangat mengenaskan. Beliau pun menanyakan asal-muasal kejadian: "Apakah engkau berdoa atau meminta sesuatu kepada Allah (sebelumnya)?"

Lelaki itu menjawab: "Ya. Sebelumnya aku berkata, 'Ya Allah, hukuman yang akan engkau timpakan kepadaku di akhirat, segerakanlah atas diriku di dunia ini,' maka beliau Shallallahu alaihi wa sallam berkata: "Subhanallah, engkau tidak akan sanggup memikulnya. Mengapa engkau tidak berdoa:

اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Begitu juga, kejadian menarik pernah dialami Anas bin Mâlik. Sahabat mulia ini diminta untuk mendoakan orang-orang yang mendatanginya. Lantas beliau berdoa:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَاْحَمْنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

(Ya Allah, ampunilah kami, kasihilah kami rahmat. berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka).

Mereka meminta doa yang lain. Maka Anas Radhiyallahu anhu memanjatkan doa yang sama, kemudian berkata: "Seandainya kalian telah dianugerahi ini, sungguh kalian telah dianugerahi kebaikan dunia dan akhirat". [Shahîh al-Adabil-Mufrad, 494].

Itulah doa yang sering diucapkan oleh Rasulullah, kita sebagai umat Islam tentu menginginkan hal yang baik di dunia dan di akhirat, jadi sempatkanlah untuk membaca doa yang sering dilantunkan Rasulullah tersebut di setiap kesempatan. Dan teladanilah Rasulullah, sebab ia adalah tauladan yang baik bagi umat manusia.

Author Profile