CEO Suzuki, Osamu Suzuki Mengundurkan Diri

1 min


0

Aparat pajak Jepang menemukan data-data kalau pabrikan Suzuki menggunakan bisnis balapan motor untuk menyembunyikan penghasilan sebesar 300 juta yen selama 2 tahun.

Atas kecurangan itu, detikoOto lansir dari The Japan Times, Suzuki harus membayar sekitar 450 juta yen termasuk denda. Otoritas Jepang juga menemukan Suzuki tidak menyatakan dana sekitar 1,2 miliar yen karena kesalahan akuntansi.

CEO Suzuki, Osamu Suzuki Mengundurkan Diri

“Ada miskomunikasi dalam perusahaan kami dan kami juga tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai urusan pajak. Meski ada perbedaan pendapat (dengan otoritas pajak) kami mengisi laporan yang benar dan membayar denda,” ujar salah satu perwakilan resmi dari Suzuki menanggapi investigasi yang dilaporkan The Japan Times.

Dari hasil investigasi ditemukan Suzuki menutupi pendapatan sekitar 300 juta yen dengan memperlakukan suku cadang bekas untuk motor yang digunakan di balapan sebagai biaya dan bukan sebagai inventori, Suzuki ‘berpura-pura’ menggunakan komponen bekas itu.

Dalam aturan pajak di Jepang, komponen yang tidak digunakan harus dianggap sebagai inventori dan tidak bisa digunakan sebagai biaya, kecuali kalau komponen itu digunakan.

Kabar ini merupakan langkah mundur bagi Suzuki, setelah pada Mei lalu, Suzuki mengaku menggunakan metode yang dilarang dalam mengetes konsumsi bahan bakar pada 16 jenis mobil di Jepang.

Suzuki mengatakan hal tersebut merupakan kesalahan yang tidak disengaja yang dilakukan oleh teknisinya saat mengevaluasi ketahanan putaran dan ketahanan udara. Lokasi yang berangin pada saat pengetesan dilakukan juga dinilai Suzuki sebagai faktor yang memicu pengetesan tersebut.

Skandal keekonomisan bahan bakar ini membuat CEO Suzuki Osamu mengundurkan diri setelah 40 tahun memimpin. Selain itu jajaran eksekutif Suzuki mengembalikan bonus yang mereka terima untuk tahun 2015 dan deretan manajemen senior mengurangi bonus mereka setengahnya.

Sebelum skandal ini muncul, di awal 2016 lalu beredar rumor Suzuki akan bekerja sama dengan Toyota untuk mengambil alih Daihatsu, namun rencana tersebut nampaknya belum akan terwujud. (detikcom)


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Bangga Bangga
0
Bangga
Keren Keren
0
Keren
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Wow Wow
0
Wow
Marah Marah
0
Marah
Takut Takut
0
Takut

Legend

Comments

comments

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format