Benarkah Bulan Suro atau Muharram itu Bulan Sial?


0

Bulan muharram adalah bulan pertama dalam penanggalan hijriyah. Dalam budaya masyarakat Indonesia khususnya budaya Jawa, bulan ini juga dikenal dengan nama bulan suro.

Sudah menjadi keyakinan kebanyakan orang di Indonesia bahwa bulan suro/muharram ini merupakan bulan keramat. Sehingga banyak yang beranggapan bahwa di beberapa tanggal tertentu di bulan suro/muharram tidak boleh melakukan pesta hajatan, pernikahan, menghindari perjalanan jauh dan lain sebagainya karena dianggap dapat mendatangkan malapetaka atau sial kepada orang yang melakukannya.

Benarkah Bulan Suro atau Muharram itu Bulan Sial?

Karena saking banyaknya orang yang percaya dengan mitos tersebut, maka banyak sekali orang yang menghindari hal-hal tersebut karena takut terkena sial bulan suro atau muharram.

Lalu bagaimana pandangan Islam terhadap mitos tersebut?

Di dalam ajaran Islam, sudah jelas bahwa mempercayai mitos tersebut adalah tidak dibenarkan. Karena di dalam Islam, bulan muharram adalah salah satu bulan yang mulia, bahkan kita malah disunnahkan untuk berpuasa di bulan ini. Rasulullah SAW bersabda,

“Puasa yang paling utama setelah bulan Ramadhan adalah bulan Allah; Muharram. Dan shalat paling utama sesudah shalat fardhu adalah shalat malam.” [HR. Ahmad dan Muslim]

Selain itu, meyakini bahwa adanya hari atau bulan sial itu tidak dibolehkan di dalam Islam. Karena, hal itu berarti kita telah mencela waktu yang Allah ciptakan, padahal sesungguhnya hari, bulan dan tahun yang Allah ciptakan semuanya adalah baik. Jadi kita tidak boleh menganggap bahwa ada hari atau bulan yang membawa sial.

Rasulullah bersabda,

“Janganlah kalian mencela dahr (waktu) karena Allah itu adalah (pencipta) dahr” [HR. Muslim]

Selain itu, mempercayai bahwa ada hari atau bulan sial adalah termasuk dalam thiyarah atau tasya’um yakni menganggap sial sesuatu. Sedangkan Rasulullah sendiri pernah bersabda bahwa thiyarah adalah termasuk kesyirikan!

“Thiyarah adalah kesyirikan” (beliau mengulangi 3x) [HR. Ahmad]

Untuk itu, berhentilah kita menganggap bahwa bulan muharram atau bulan suro ini adalah bulan sial. Karena hal ini tidak dibenarkan didalam agama. Kemudian perlu kita ketahui bahwa tidak ada larangan untuk melakukan pernikahan di bulan muharram dalam Islam.

Apabila kita telah mengetahui bahwa anggapan sial atau keberuntungan seperti itu termasuk kesyirikan, maka kewajiban kita selanjutnya adalah menjauhinya dan menjauhkannya dari anak dan istri kita dari keyakinan tersebut. Semoga bermanfaat.


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Bangga Bangga
0
Bangga
Keren Keren
0
Keren
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Wow Wow
0
Wow
Marah Marah
0
Marah
Takut Takut
0
Takut

Legend

Pecinta ayam goreng, tempe penyet dan klepon.

Comments

comments

One Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format