December 9, 2014

Keajaiban Al Quran Tentang Relativitas Waktu

Lagi-lagi Al Quran membuktikan bahwa kitab suci umat Islam ini memang merupakan kitab penyempurna dari kitab-kitab suci sebelumnya. Selain itu, Al Quran juga membuktikan bahwa kitab suci yang satu ini merupakan kitab yang pantas untuk digunakan sebagai pedoman umat manusia.

Al Qur'an adalah petunjuk bagi manusia agar memahami kehidupannya. Tentang dirinya, tentang keluarganya, tentang masyarakatnya, tentang lingkungannya, bahkan tentang alam semesta, dan Allah lah yang telah menciptakan segalanya. Menyelam ke dalam makna kitab suci ini akan menyebabkan seseorang memperoleh panduan untuk memperoleh hikmah yang luar biasa dalam memahami realitas.

Keajaiban Al Quran Tentang Relativitas Waktu

Kita tentu ingat dengan tokoh ilmuwan paling terkenal di dunia, Albert Einstein yang dikenal sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20.

Dengan teori relativitas-nya, ilmuwan kelahiran Jerman, 14 Maret 1879 ini menjadi ilmuwan paling tersohor di abad ke-20. Bahkan hingga sekarang, nama Einstein masih sangat terkenal.

Kini, relativitas waktu adalah fakta yang terbukti secara ilmiah. Hal ini telah diungkapkan melalui teori relativitas waktu Einstein di tahun-tahun awal abad ke-20.

Sebelumnya, manusia belumlah mengetahui bahwa waktu adalah sebuah konsep yang relatif, dan waktu dapat berubah tergantung keadaannya. Ilmuwan besar, Albert Einstein, secara terbuka membuktikan fakta ini dengan teori relativitas.

Baca Juga: Keajaiban Al Quran Tentang Besi

Ia menjelaskan bahwa waktu ditentukan oleh massa dan kecepatan. Dalam sejarah manusia, tak seorang pun mampu mengungkapkan fakta ini dengan jelas sebelumnya.

Tapi ada perkecualian, Al Qur'an telah berisi informasi tentang waktu yang bersifat relatif! Sejumlah ayat yang mengulas hal ini berbunyi:

"Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu." [QS. Al-Haj ayat 47]

"Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu" [QS. As-Sajdah ayat 5]

"Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun." [QS. Al-Ma'arij ayat 4]

Dalam sejumlah ayat disebutkan bahwa manusia merasakan waktu secara berbeda, dan bahwa terkadang manusia dapat merasakan waktu sangat singkat sebagai sesuatu yang lama:

"Allah bertanya: 'Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?' Mereka menjawab: 'Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.' Allah berfirman: 'Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui'." [QS. Al-Mu'minun ayat 112-114]

Fakta bahwa relativitas waktu disebutkan dengan sangat jelas dalam Al Qur'an, yang mulai diturunkan pada tahun 610 M, adalah bukti lain bahwa Al Qur'an adalah Kitab Suci.

Loading...

Author Profile

37 komentar

Nah... kalau sudah kenyataan nya bahwa segala kejadian dari tauh 1 s/d selesai ada di kitab Suci Al-qur'an masih kah saudara"ku yg belum sekitab mampu mendustakannya?

Min kayaknya ada kesalahan deh...
Itu perbandingan waktu di dunia dan di akherat. Bukan waktu dunia tiap tempat berbeda -_-
Sehari disisi Allah (di akherat), sama seperti 1000 tahun (di dunia) menurut perhitunganmu
Dan dalam ayat tersebut bisa disimpulkan bahwa kehidupan di sana(akherat) lebih baik daripada kehidupan di dunia.
Waktu semua manusia sama.
Waktu antara manusia dan makhluk gaib beda

mungkin sekali kita sekarang ini sebenarnya sudah tinggal di akherat. bukankah dunia ini adalah debu kecil di galaksi akherat?

Sepertinya beda konteks antar waktu yg disebutkan di Al-Qur'an dengan waktu yg dimaksud Einstein

Jelas beda, ^_^ enstein hanya Abstraknya, Al-quran kesimpulannya, Ingat relativitas, dipengaruhi oleh Masa dan Percepatan, Masa itu Dimensi kamu (manusia) Percepatan itu (satuan waktu yang berlaku pada dimensimu) Enstein tidak menyebut angka, Al-quran buat metode perbandingan dan kesimpulannya.... dengan Detail, Kapan kamu bisa menyaksikan Teorema Relativitas waktu versi alquran ??? Selesai kamu menjalani ujian (Time Life / Tutup usia), ^_^

Film INTERSTELLAR

bagi sahabat yg menyanggah pernyataan diatas, pelajari dulu apa itu RELATIVITAS, relativitas itu tinjauanx bukan massa dan kecepatan saja tetapi yg paling penting adalah titik acuan. titik acuan adalah dasar daripada teori relativitas. ayat tersebut adalah benar adanya. contoh yg paling sederhana adalah ketika naik mobil yg sedang berjalan, anda akan melihat bahwa pohonlah yg berjalan. padahal sebenarnya kitalah yg bergerak.

KASIAN TEMAN2 GUE YG KAGAK NGARTI ACUAN ,RELATIVITAS,MASSA,,,YG RINGKAS GAUL AJA YA KAWAN ''GINI NIEH INTI NYA''' YG NAMANYA WAKTU ADALAH AWAL DARI AKHIR ,,JDI ''WAKTU ADALH SUATU PENGHITUNGAN SA'AT KITA MEMULAI AWAL ''SESUNGGUH NYA WAKTU ITU AKAN DATANG DIMANA BERAKHIRNYA KEHIDUPAN SELURUH ALAM SEMESTA DAN DIMULAINYA HARI PENGHITUNGAN ATAS SEGALA SESUATU YG SEBENAR NYA KM TIDAK TINGGAL DI BUMI MELAINKAN SEBENTAR SAJA ,''JDI BGMNA MGKN KITA BSA MENGATAKAN KALAU KITA DIBUMI INI HIDUP DGN WAKTU SEDANGKAN KALIMAT TSB JELAS MENGATAKAN '''TIDAK TINGGAL DI BUMI INI'' DGN PERHITUNGAN MASSA,KECEPATAN..,BAHKAN TITIK ACUAN APAPUN ITU ''APKH KITA BSA MENGATAKAN SYA TINGGAL DI BMI DGN WAKTU SEKIAN TAHUN,,ATAU SEHARI ,SEMINGGU,,WAKTU MEMILIKI KENDALI AKHIR ,,,TDK ADA YG DPT MENGHITUNG DGN SEBENAR {MUSTAHIL} APAKAH ADA MAHKLUK DI BUMI INI DPT MEMPERHITUNGKAN KECEPATAN DIMANA WAKTU ITU AKAN DATANG { HARI AKHIR } DISA'AT ITULAH AWAL WAKTU AKAN DPT DIHITUNG ,TETAPI ''APAKAH ADA YG PERNAH KE WAKTU {HARI AKHIR} ITU,,''MAKSUD SYA KAWAN '' RELATIVITAS YG DIKATAKAN ENSTEIN HANYA MENGUAK SETITIIIIK SAJA RAHASIA KEBENARAN ALQUR'AN,,MA'AF '''WALAWPUN BELIAU ADLH ORG JENIUS DIBUMI INI SEKALIPUN ,,KRNA ALQUR'AN MEMPUSAKA'KAN SEDRET KEJADIAN ''CONTOH PERKARA YG PERNAH TERJADI,, DAN MEMBUKA PERKARA YG BELUM PERNAH TERJADI,,

Itu menurut anda...

begitulah batas pemikiran anda, sedangkan dunia ini tanpa batas, kalau kita membahas relatifitas, ya namanya juga relatifitas, ya "RELATIVE" tergantung dari sudut pandang anda mengungkapkannya, tergantung objek dan subjeknya..

anda tidak bisa membenarkan ini atau itu, namanya "relatif" itu ya tergantung...


Dan.... relativitas waktu yang dimaksud saudara Einstein adalah seperti ini :
" 3 detik duduk pada tungku panas, akan sangat terasa lama, sangkin panasnya, padahal 1harian anda membahas agama, atau main game, atau tawuran, akan terasa sangat singkat karena terasa asik"

nah, kalau anda kaitkan ke kitab anda, itu "benar" (menurut anda).. karena teori relatifitas tadi..


dan, waktu di bumi jelas berbeda dengan waktu di luar bumi.

jika ada kehidupan selain bumi, mereka tidak akan mengenal namanya "detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, dll" pasti dengan sebutan lain sesuai dengan (relative) pengaruh siang dan malam yang disebabkan oleh rotasi dan revolusi planetnya mengitari bintangnya...

Tapi, saya jelaskan lebih jauh, anda pasti bingung, dan anda mengatakan saya atheis karena tidak sepaham, itu karena teori relatifitas tadi...

Yahhh... tergantung anda membuka wawasan, karena memang, akal manusia memang tidak terbatas, tetapi ada paham yang mendoktrin untuk membatasinya, sehingga akan sangat susah untuk berargumen...

satu hari = berapa jam? 24 jam... kenapa kok 24 jam? karena rotasi bumi. 24 jam = berapa menit, berapa detik? kenapa kok satuan detik ditentukan segitu? kenapa gak dengan angka lain (misalnya 1 jam=400 menit).

lha kalau manusia tinggal di Bulan? satu hari = berapa 'jam' ? Jam yg dimaksud berapa detik? samakah berjalannya detik dengan hitungan di bumi?

nah, sekarang 1 hari yg dimaksud di Al Quran itu, hitungan yang mana? 1 hari = 1 hari rotasi bumi? atau 1 hari = 400 menit? atau 1 hari di bulan? atau 1 hari saat kiamat ? atau 1 hari ....


*** quotes: relativitas Einstein tidak ada hubungannya dengan Al Quran. Topiknya beda. Lantas apanya yang mau dibuktikan?

ruang baca: http://goo.gl/ebN9eO

Relativ bro relativ....seperti iman di dada,ada kadarnya alias relativ.coba bayangkan,seandainya ada org dilemparkan ke luar angkasa dgn kapsul dan posisinya sedang tidur atau munkin di bius,dgn oksigen yg tetap dlm kapsulnya.atur waktu munkin 2 thn,kemudian pulangkan ke bumi,nah..apa yg terjadi??siapa yg mau jd sukarelawan?tafadhol..hehehe...

klo emg dunia ini tanpa batas maka dunia kekal ga ada kiamat,para makhluknya pun kekal tidak ada kematian,klo tanpa batas berarti tidak ada awal & tdk ada akhir,akal manusia itu terbatas krn manusia ciptaan Allah,klo akal manusia tanpa batas,maka dia tdk akan mengalami kebuntuan ketika memikirkan kehidupan ini

Kereenn!! Semua komentarnya relatif, relatif benar, benar menurut pemikiran anda sendiri.. Namanya juga teori, pemahaman beda ya reaksi jg beda.. Serba perspektif! Belajar tadabur aja, klo gak ngerti cari di google.. Salam.

Al qur'an di turunkn di bumi, untuk panduduk bumi mk tentunya dlm hutungan penduduk bumi yg tinggal di bumi " yang kita kenal saat ini" dan bandingan nya adl saat hari kiamat ( akhirat ). Mk juga dlm hitungan waktu di akhirat untuk penduduk akhirat.

Hahaha anda hrs mengrti dlu gmn teori instein itu. Biat anda tau ad hubungannya gk. Islam memang agama ngemis utk diakui kebenarannya, smpee2 yg gk da hubungan dijadikan bukti tanpa tasa malu

Hahaha ternyata anda sadar bahwa muslim berbagai cara melakukan kebohongan agar dipandang benar. Dan ternyata logika anda bkrja fgn baik di sini

Yah yg tidak percya pada Al quran maka seprti jawaban yg di atas hanya sebatas logika saja jawabannya. Gak heran agama dajjal hanya percaya logika.

seru ya semua komennya

emg ente tinggal dimana mas ? di bulan ? :v gga nyambung mas alquran diturunkan di bumi toh bukan di bulan
masih banyak yang gga mau menerima kebenaran alquran ya sehingga sombong akan dirinya dan ilmunya dan tolong download kbbi ya biar jelas dan mengerti apa yang dimaksud artikel ini, semoga perkataan kalian akan dipertanggungjawabkan nanti di akhirat aamiin

Luis, silahkan anda berpendapat tapi,dalam alquran ada 1(satu) ayat menjelaskan bahwa "Agama ku untuk ku, agama mu untuk mu" semoga anda mendapatkan hidayah-Nya amiiinnn

Saudaraku, ingatlah Tuhan menciptakan Warna Warni Kehidupan dan perbedaan dalam kehidupan manusia, bukan untuk dijadikan permasalahan Perbedaan, namun Warna Warni Kehidupan itu untuk Keindahan (saling melengkapi bukan saling menjatuhkan)

Sepintar, Sejenius, Sesakti dan Sebesar pangkat kita (manusia) di dunia ini. Di Mata Tuhan kita itu kecil dan tak berdaya, bukti sudah jelas bahwa kita kecil (kita dihidupkan oleh Tuhan dan kita di matikan oleh Tuhan, dan kita dari agama muslim dan non muslim tidak ada yang bisa menolak dan menghentikan kematian pada dirinya). Oleh karena itu janganlah anda memperdebatkan atau merasa yang paling benar, karena Kebenaran Hakiki itu Hanya Untuk Tuhan bukan untuk manusia yang banyak Salah dan Dosa.

MOHON MAAF JIKA ADA KATA YANG KURANG BERKENAN DALAM ANDA SEMUA. DAN MAAF BUKAN MAKSUD DIRI INI MENGGURUI ATAU MELECEHKAN MELAINKAN DIRI INI SEBAGAI UMAT BERAGAM YANG SALING MENGINGATKAN.

SEMOGAH ANDA SEMUA DAN DIRI SAYA PRIBADI SELALU DALAM BIMBINGAN TUHAN YANG MENCIPTAKAN ALAM SEMESTA INI AMIN

btw teori relativitasnya einstein itu practically gimana sih? ane asli bingung, massaxkecepatan quadrat?? contohnya???? please kasih pencerahan, serius! kalo yg di quran sih ane faham, sehari di akhirat tuh=1000 tahun satuan bumi...

pada dasar nya elu pada kagak bsa ngitung yg tak terjangkau,,percayalah bahwa kalian di cipta tidak lah melampaui bts kepintaran

adakah satu manusiapun yg bisa menghitung dan mengetahui kapan penghitungan (awal terbentuknya bumi) dan Kapan manusia pertama ada di bumi??? ada yang tahu di tahun brp??

wah masa sama massa beda tuh, masa itu rentang waktu sementara massa berat yang dimiliki oleh suatu objek/benda.
siapa bilang einstein tidak menyebut angka, teori ini di sebut teori relativitas bukan teori relativitas waktu.
dalam teori relativitas einstein ada dua teori yaitu teori relativitas umum dan khusus dimana dalam teori khusus hukum fisika kalsik berlaku dalam kerangka acuan masing-masing. sementara teori relativitas menggantikan teori fisika klasik tentang gravitasi dari newton.
angkanya disebut kok buktinya ada nilai konstal dari kecepatan cahaya.
jadi jangan seenaknya bilang tidak ada angka-angka dalam teori relativitas einstein.

wkwkwkwkkw lucu ERWIN CUPEZ.......... setuju

au ah elap... :D .. klo debat pasti semua nya benar.. klo diskusi, akan menemukan titik temu atau benang merah.. buat jurnal masing2 terus d seminarkan aja.. biar jadi diskusi bukan debat.. :D

Luis sheng.....komen ya komen...jgn pake kata kata ngemis segala....

Bukti teori relativitas waktu adlah peristiwa isra miraj jadi ketika nabi muhamad brgerak melebihi kecepatan cahaya dgn menaiki buraq ( kilat / cahaya) maka waktu pun berhenti. Jadi walopun nabi muhamad pergi keujung langitpun maka tdk akan melebihi semalam.

Sdikit berbagi artikel gan.
Bagaimana islam membuktikan kemuliaannya yg bisa kalian logikakan.. klo masih blom mngerti brarti otak kalian yg dangkal.
menghitung kecepatan cahaya, terutama berdasarkan data-data yang disajikan Alquran. Dalam bukunya yang berjudul A New Astronomical Quranic Method for The Determination of the Speed C , Mansour Hassab Elnaby menguraikan secara jelas dan sistematis tentang cara menghitung kecepatan cahaya berdasarkan redaksi ayat-ayat Alquran. Dalam menghitung kecepatan cahaya ini, Mansour menggunakan sistem yang lazim dipakai oleh ahli astronomi yaitu sistem Siderial.

Ada beberapa ayat Alquran yang menjadi rujukan Dr. Mansour Hassab Elnaby. Pertama, “Dialah (Allah) yang menciptakan Matahari bersinar dan Bulan bercahaya dan ditetapkannya tempat bagi perjalanan Bulan itu, agar kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan ” (Q.S. Yunus ayat 5).

Kedua, ” Dialah (Allah) yang menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan masing-masing beredar dalam garis edarnya” (Q.S. Anbia ayat 33).

Ketiga, “Dia mengatur urusan dari langit ke Bumi, kemudian (urusan) itu kembali kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya seribu tahun menurut perhitunganmu” (Q.S. Sajdah ayat 5).

Dari ayat-ayat di atas dapat diambil kesimpulan bahwa jarak yang dicapai “sang urusan” selama satu hari adalah sama dengan jarak yang ditempuh Bulan selama 1.000 tahun atau 12.000 bulan. Dalam bukunya, Dr. Mansour menyatakan bahwa “sang urusan” inilah yang diduga sebagai sesuatu “yang berkecepatan cahaya”.



Hitungan Alquran

Dari ayat di atas dan menggunakan rumus sederhana tentang kecepatan, kita mendapatkan persamaan sebagai berikut:

C x t = 12.000 x L ……………(1)

C = kecepatan “sang urusan” atau kecepatan cahaya

t = kala rotasi Bumi = 24 x 3600 detik = 86164,0906 detik

L = jarak yang ditempuh Bulan dalam satu edar = V x T

Untuk menghitung L, kita perlu menghitung kecepatan Bulan. Jika kecepatan Bulan kita notasikan dengan V, maka kita peroleh persamaan:

V = (2 x phi x R) / T

R = jari-jari lintasan Bulan terhadap Bumi = 324264 km

T = kala Revolusi Bulan = 655,71986 jam, sehingga diperoleh

V = 3682,07 km / jam (sama dengan hasil yang diperoleh NASA)

Meski demikian, Einstein mengusulkan agar faktor gravitasi Matahari dieliminir terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil yang lebih eksak.

Menurut Einstein, gravitasi matahari membuat Bumi berputar sebesar:

a = Tm / Te x 360°

Tm = Kala edar Bulan = 27,321661 hari

Te = Kala edar Bumi = 365,25636 hari, didapat a= 26,92848°

Besarnya putaran ini harus dieliminasi sehingga didapat kecepatan eksak Bulan adalah

Ve= V cos a.

Jadi, L = ve x T, di mana T kala edar Bulan = 27,321661 hari = 655,71986 jam

Sehingga L = 3682,07 x cos 26,92848° x 655,71986 = 2152612,336257 km

Dari persamaan (1) kita mendapatkan bahwa C x t = 12.000 x L

Jadi, diperoleh C = 12.000 x 2152612,336257 km / 86164,0906 detik

C = 299.792,4998 km /detik

Hasil hitungan yang diperoleh oleh Dr. Mansour Hassab Elnaby ternyata sangat mirip dengan hasil hitungan lembaga lain yang menggunakan peralatan sangat canggih. Berikut hasilnya :

Hasil hitung Dr. Mansour Hassab Elnaby C = 299.792,4998 km/detik

Hasil hitung US National Bureau of Standard C = 299.792,4601 km/ detik

Hasil hitung British National Physical Labs C = 299.792,4598 km/detik

Hasil hitung General Conf on Measures C = 299.792,458 km/detik







Lepas dari benar tidaknya interpretasi yang dilakukan oleh Dr. Mansour Hassab Elnaby, usaha demikian menunjukkan betapa kitab suci Alquran memiliki tantangan bagi para ilmuwan untuk lebih kreatif dan tajam dalam mengungkap fenomena-fenomena alam.

Boleh jadi, apa yang disajikan Dr. Mansour Hassab Elnaby merupakan bukti tambahan bahwa Alquran benar-benar datang dari Sang Khalik.

Hehehe bagi saya, terus terang, kami yang muslim memiliki dasar kuat, terutama dasar untuk membatasi diri, kami memiliki aturan yaitu aturan al-qur,an. Totalitas khdupan muslim adalah diikat oleh aturan agama bahkan kencing dan bab sekalipun diatur, terlbih berkomentar yang dilarang oleh agama. Bukan berarti kami tak mau bicara banyak, bukan pula kalah atau sebagainya. Islam bukan logika semati akal fikiran brjalan seirama dan bergandengan, jika salah satu terputus atau logika aja yg berjalan maka putuslah.. anda yang mengerti tentu memahami tapi bagi yang tak paham ya, tentu akan mengatakan bahwa kami (non islam) memiliki akal yang tak terbatas, dunia tak terbatas, hehehe maff saja, yang mengatakan dunia tdak terbatas seperti yang diungkapkan diatas adalah bagian dari keterbatasnya, secara tak sadar mereka mengakui keangkuhan dan kesombongannya. Mereka sadar tapi dalam keadaan sombong sehingga hal hal yang mereka pahami melupakan sesaat agar tak terlihat kelemahan.

Luis ngetik nya aja salah mulu gimana mikir nya

Nanti saja kalau sudah pada di akhirat bahas ini, paling nanti ada yg nyesel haha..

setuju gan, itu luis sheng orang mana yah kok goblok amat, ngomong sama kentut sama aja, ngetik juga gak ada benarnya.

Silakan tulis komentar Anda...