Kisah Dua Bocah Penjual Bunga asal Filipina Ini Sedang Viral, Ada Apa?

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Setiap orang pasti menginginkan mendapatkan pendidikan yang layak, namun terkadang keadaan membuat seseorang terpaksa harus menunda atau bahkan mengakhiri masa-masa pendidikannya.

Namun terkadang banyak orang yang diberikan kecukupan rezeki malah suka menyia-nyiakan kesempatan paling berharga dalam hidup tersebut. Banyak yang lebih memilih bolos sekolah atau bahkan malas untuk pergi ke sekolah karena malas.

Padahal di luaran sana masih banyak orang yang ingin belajar dengan nyaman tanpa memikirkan biaya sekolahnya atau harus susah payah bekerja untuk membiayai sekolahnya.

Namun dua anak asal Filipina ini patut untuk dicontoh, kedua anak ini bernama Marlon Mendoza (11) dan Melvin (9). Setiap hari, selepas pulang sekolah keduanya langsung menjual bunga sampaguita di jembatan penyeberangan.

Bunga-bunga tersebut biasa digunakan untuk menghias foto-foto orang yang sudah meninggal atau acara formal. Mereka berdua berasal dari keluarga yang kurang mampu, dan menjual bunga tersebut adalah mata pencaharian keluarga mereka.

Namun meski harus ikut membantu keluarganya mencari uang, kedua bocah ini tak pernah lupa dengan kewajibannya untuk belajar. Mereka selalu menyempatkan waktu untuk belajar di saat berjualan. Sesekali mereka juga terlihat menghafal pelajaran untuk esok hari.

Kemunculan dua bocah yang belajar di trotoar jalan ini pun menjadi pemandangan yang tak biasa bagi warga sekitar. Beberapa warga bahkan dengan sengaja membeli dagangan kedua bocah tersebut agar barang dagangan mereka cepat laku dan mereka bisa segera belajar di rumah.