#BandungIntoleran Jadi Trending, Ada Apa?

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Beberapa saat yang lalu, hashtag #BandungIntoleran menjadi trending topic di Twitter. Para netizen beramai-ramai menuliskan tagar #BandungIntoleran, ternyata ada sesuatu yang membuat para netizen ini beramai-ramai menggunakan hashtag tersebut.

Hal ini dikarenakan aksi beberapa massa ormas yang mengatasnamakan diri Pembela Ahlus Sunnah (PAS) yang mendatangi gedung Sabuga, Jalan Tamansari, Kota Bandung yang sedang melaksanakan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR).

Pihak PAS meminta panitia KKR untuk menyelenggarakan acara tersebut di rumah ibadah. Hasil kesepakatan antarkedua pihak yang dimediasi polisi membuahkan hasil yaitu acara KKR ibadah Natal sesi kedua tidak dilanjutkan dengan berbagai pertimbangan.

Acara tersebut menghadirkan Pdt. Dr. Stephen Tong untuk sesi kedua yang sedianya dilaksanakan pada pukul 18.30 WIB di Gedung Sabuga, Selasa, (6/12/2016). Pihak PAS sendiri mengatakan bahwa mereka tidak melarang sama sekali kegiatan tersebut.

"Ini kan acara keagamaan, kita enggak masalah. Enggak ada pelarangan. Nah untuk melaksanakan Natal sesuai keyakinannya, kita menyarankan kegiatannya dilakukan di tempat semestinya sesuai Undang-undang. Ya acara Natal dilakukan di gereja, bukan di Gedung Sabuga," ujar Ketua PAS Muhammad Roin di halaman Gedung Sabuga seperti yang IDNetizen kutip dari Detikcom.

Namun meski begitu, hal tersebut membuat para netizen ikut berkomentar. Di Twitter, tagar #BandungIntoleran menjadi trending topic di Indonesia.

Berikut ini beberapa komentar netizen di twitter tentang aksi tersebut.


Sejauh ini, hashtag tersebut masih menjadi trending topic di Twitter.