5 Negara Dengan Harga Rokok Paling Mahal di Dunia

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Rencana pemerintah menaikkan harga rokok dari Rp. 20.000 per bungkus menjadi Rp. 50.000 per bungkus mendapat perhatian luas dari banyak kalangan. Hal ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat, banyak yang setuju dengan rencana kebijakan tersebut tapi tak sedikit pula yang tidak setuju.

Benarkah harga rokok akan naik menjadi Rp. 50.000 per bungkus? hal ini memang masih menjadi bahan pertimbangan pemerintah. Namun kamu harus tahu bahwa negara-negara berikut ini mematok harga rokok sangat mahal jika dibandingkan dengan Indonesia.

5 Negara Dengan Harga Rokok Paling Mahal di Dunia

Dan berikut ini adalah negara-negara dengan harga rokok paling mahal di dunia:

1. Australia

Australia disebut-sebut sebagai negara dengan harga rokok paling mahal di dunia. Kabarnya, harga rokok disana mencapai $16,11 atau lebih dari Rp 200.000.

Itu berarti, untuk menghisap satu batang rokok saja, perokok harus mengeluarkan uang lebih dari Rp 10.000. Pemerintah Australia memang sengaja menaikkan pajak produk tembakau untuk mengurangi jumlah perokok.

2. Selandia Baru

Sudah sejak lama kabar beredar bahwa pemerintah Selandia Baru menaikkan harga rokok untuk menekan jumlah perokok di negaranya. Sejak tahun 2012, harga rokok di Selandia Baru memang naik drastis, yakni dengan peningkatan harga sebesar 40 persen per bungkus. Harga rata-rata per bungkus rokok yakni $14,67 atau sekitar Rp 190.000.

Ternyata kebijakan ini mampu menurunkan jumlah perokok di Selandia Baru. Selain itu, harga rokok disana juga terus dinaikkan setiap tahunnya.

3. Norwegia

Di Norwegia, denda yang dikeluarkan oleh perokok yang terbukti menghabiskan 1 bungkus rokok dalam sehari lebih besar daripada harga rokok itu sendiri. Karena orang yang menghabiskan rokok satu bungkus sehari diperkirakan harus membayar denda sebesar $ 5.500 pada akhir tahun.

Sedangkan rata-rata harga rokok per bungkus sekitar Rp 188.000. Dengan kebijakan seperti ini, orang akan berpikir dua kali untuk merokok.

4. Inggris Raya

Rata-rata harga rokok per bungkus di Inggris raya sebesar $ 12,25 atau sekitar Rp 159.000. Banyak perokok yang menyiasatinya dengan membeli secara online yang lebih murah.

5. Islandia

Di Islandia, rokok hanya dapat dibeli di toko khusus. Pembeli juga harus menunjukkan kartu identitas, sebagai bukti bahwa yang bersangkutan sudah di usia hukum.

Harga rokok per bungkusnya juga cukup mahal, yakni $ 9,51 atau sekitar Rp 123.000.