Sengaja Menunda Haji Padahal Mampu, Ini Ancamannya!

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Haji merupakan rukun salah satu dari lima rukun Islam, jadi haji juga merupakan salah satu ibadah wajib yang harus dilakukan oleh setiap muslim di seluruh dunia ini.

Namun berbeda dengan ibadah-ibadah yang lainnya, ibadah haji ini hanya diwajibkan kepada mereka yang mampu untuk melakukannya. Dalam hal ini artinya orang yang berhaji harus mampu melaksanakan haji tersebut baik mampu dalam hal kesehatan, biaya dan bekal untuk berangkat haji.

Sengaja Menunda Haji Padahal Mampu, Ini Ancamannya!

Jika seseorang sudah mampu untuk melakukan haji, maka dia wajib untuk memenuhi panggilan Allah. Namun ada juga orang yang masih merasa enggan untuk berhaji padahal secara fisik, mental dan finansial ia mampu untuk berangkat haji. Maka orang-orang yang seperti itu bersiap-siaplah untuk mendapatkan ancaman-ancaman ini.

Abu Sa'id Al Khudry radhiyallahu 'anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Allah berfirman: "Sesungguhnya seorang hamba telah Aku sehatkan badannya, Aku luaskan rezekinya, tetapi berlalu dari lima tahun dan dia tidak menghandiri undangan-Ku, maka sungguh dia orang yang benar-benar telarang (dari kebaikan)." [HR. Ibnu Hibban]

Haji merupakan salah satu anugerah dari Allah, oleh karena itu jika kita sudah memiliki kesempatan untuk melaksanakannya maka jangan ragu lagi untuk berhaji. Jika sudah mampu, maka jangan tunda untuk melaksanakannya sebelum kerugian datang.

Allah berfirman:

"Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam." [QS. Ali Imran ayat 97]

Ketika kita berfikir untuk menunda ibadah haji padahal kita mampu untuk melakukannya, maka cobalah untuk melihat mereka yang ingin naik haji namun karena beberapa alasan mereka belum mampu untuk melakukannya seperti mereka yang punya harta, tetapi tidak punya waktu dan kesehatan tubuh, ada juga yang sehat dan punya waktu tetapi tidak punya harta tapi kita justru yang punya waktu, uang dan kesehatan tetapi tidak segera menunaikan haji, baik karena menunda-nunda atau atau tidak ada keinginan sama sekali, subhanallah.

Umar bin Khattab pernah berkata:

"Sesungguhnya saya berkeinginan bisa mengutus sekelompok orang ke daerah-daerah. Mereka mencari orang yang punya kemampuan tetapi tidak pergi haji, menjatuhkan jizyah (upeti) kpeada mereka. Mereka (Yang semacam ini) bukanlah muslim, mereka bukanlah muslim."

Kemudian dalam riwayat lain disebutkan:

"Hendaknya mereka mati dalam keadaan yahudi atau nashrani –dikatakan tiga kali- seorang yang mati kemudian (sengaja) tidak berhaji, (padahal) ia mendapat keluasan (rezeki) dan kemudahan jalan."

Untuk itu, jika kita memiliki kesempatan untuk berhaji maka segeralah melakukannya. Semoga kita diberikan kesempatan oleh Allah untuk meaksanakan ibadah haji. Aamiin.