Macam-macam Manusia dalam Mengingat Kematian

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Ketahuilah bahwa orang yang tenggelam dengan dunia, gandrung kepada tipu dayanya dan mencintai syahwatnya tak ayal lagi adalah orang yang hatinya lalai dari mengingat kematian; ia tidak mengingatnya bahkan apabila diingatkan ia tidak suka dan menghindarinya. Mereka itulah yang disebutkan oleh Allah dalam firman-Nya:

“Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (al- Jum’ah: 8).

Kemudian manusia ada yang tenggelam kedalam dunia, ada pula yang bertaubat dan ada pula yang ‘arif. Adapun orang yang tenggelam kedalam dunia , ia tidak mengingat kematian sama sekali. Jika diingatkan ia mengingat semata-mata untuk menyesali dunianya dan sibuk mencelanya. Baginya, mengingat kematian hanya membuat dirinya semakin jauh dari Allah.

Adapun orang yang bertaubat, ia banyak mengingat kematian untuk membangkitkan rasa takut dan khawatir pada hatinya lalu ia menyempurnakan taubat dan kadang-kadang tidak menyukai kematian karena takut disergap sebelum terwujud kesempurnaan taubat dan sebelum memperbaiki bekal.

Dalam hal ini ia dima’afkan dan tidak tergolong ke dalam sabda Nabi saw:

“Barangsiapa membenci pertemuan dengan Allah maka Allah membenci pertemuan dengannya.” (Bukhari dan Muslim)

Islampos