Hukum Allah Akan Ditinggalkan di Akhir Zaman

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Akhir-akhir ini sering sekali kita mendengar berita di media, televisi dan internet yang memuat berita-berita yang sangat memprihatinkan. Pemerkosaan, pembunuhan, peperangan, dan kejadian-kejadian lainnya terjadi di dunia ini.

Inilah salah satu dari sekian banyak tanda-tanda akhir zaman, yakni ditinggalkannya hukum-hukum Allah. Padahal mengambil keputusan berdasarkan ketetapan Allah adalah sebuah kewajiban yang harus dilakukan.

Hukum Allah Akan Ditinggalkan di Akhir Zaman

Allah SWT berfirman:

"Barangsiapa tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang kafir," [QS. Al-Maidah ayat 44]

Dan nanti, di akhir zaman akan banyak sekali orang yang akan meninggalkan hukum-hukum Allah tersebut. Dalam sebuah hadits diterangkan, Umamah al-Bahli RA meriwayatkan, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,

"ali-tali pengikat Islam ini akan terleas satu per satu. Setiap kali satu tali terlepas, manusia akan berpegang pada tali berikutnya. Yang pertama akan terlepas adalah hukum Allah dan terakhir adalah shalat," [HR. Ahmad dan At-Thabrani]

Dan tanda-tanda ini telah semakin nyata terlihat, saat ini banyak sekali negara-negara Islam tidak lagi berpegang pada hukum Islam kecuali dalam persoalan-persoalan yang berkaitan dengan pernikahan, talak, waris dan semisalnya. Dalam persoalan-persoalan jual-beli, hukum pidana dan hukum perdata, mereka berpatokan pada hukum Perancis, Inggris dan hukum-hukum positif lainnya. Inilah maksud tidak berhukum dengan hukum Allah.

Padahal Allah telah menjamin bahwa hukum Allah adalah hukum terbaik bagi umat manusia, melalui firman-Nya Allah mengatakan,

"Dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?" [QS. Al-Maidah ayat 50]