Diundang Lagi? Terus Kapan Ngundangnya?

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Hari ini dapet 2 undangan pernikahan lagi, kebetulan juga keduanya adalah teman semasa SD dulu. Seperti ditampar lagi, mengingatkan bahwa usiaku sudah beranjak dewasa. Lalu akan banyak pertanyaan yang cukup menjengkelkan.

Diundang Lagi? Terus Kapan Ngundangnya?

“Diundang lagi tuh? Terus kapan ngundangnya?”

“Hehe, belum ada pria yang beruntung mendapatkan aku.”

“Tuh kan, bisa aja jawabnya. Cengengesan lagi.”

“Emang bener gitu kok. Pokoknya tunggu aja, nanti aku undang ya makan-makan di resepsi pernikahan aku.”

“Wis, serius nih Sis?”

“Serius dong, masa bohong! Hehe.”

“Oke deh, Kapan?”

“Nanti setelah ijab kabul.”

“Jleebbb…..”

Terkadang orang yang selalu reseh menanyakan kapan kita menikah, harus kita kerjain dulu. Seperti itu salah satu contohnya, sebab perihal jodoh sama saja kita sedang membahas kematian yang tidak mungkin kita ketahui waktunya. Tugas kita adalah menanti dalam ketaatan, berusaha dan berdoa.

Sumber: Islampos