3 Kerugian yang Kita Dapatkan Ketika Meninggalkan Shalat

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Ibadah wajib yang dikerjakan seorang muslim sebanyak 5 kali dalam sehari adalah shalat. Ya, shalat adalah ibadah yang wajib untuk dikerjakan seorang muslim. Karena dengan melaksanakan shalat, itu berarti kita taat kepada perintah Allah dan rasul-Nya.

Seperti yang kita ketahui, di zaman yang serba sibuk ini banyak sekali orang yang disibukkan oleh pekerjaannya sendiri dan urusan-urusan duniawi lainnya. Sehingga tidak jarang banyak muslim yang meninggalkan shalat demi menyelesaikan pekerjaan yang dia kerjakan atau hal lain yang membuatnya lupa akan kewajibannya sebagai muslim, yaitu beribadah.

Jarang Shalat? Rugi Jika Kamu Meninggalkan Shalat

Shalat merupakan tiang agama sekaligus amal yang paling penting untuk kita agar dapat meraih surga di akhirat kelak. Oleh karena itu, adalah sebuah kerugian besar jika kita sampai meninggalkan shalat tersebut.

Kerugian-kerugian akibat meninggalkan shalat antara lain:

1. Akan Merugi di Akhirat

Kelak, ketika kiamat sudah terjadi dan manusia-manusia telah dibangkitkan kembali maka dimulailah perhitungan amal-amal yang kita peroleh ketika hidup di dunia. Dan tahukah kamu apa amal ibadah yang akan pertama kali dihisab? shalat!

Sesuai dengan sabda Rasulullah, amal ibadah yang pertama kali dihisab di akhirat adalah shalatnya. Dari Abu Hurairah, beliau mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah SWT mengatakan, "Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?" Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu."

"Bilamana shalat seseorang itu baik maka baik pula amalnya, dan bilamana shalat seseorang itu buruk maka buruk pula amalnya." [HR. Ath-Thabarani]

Itulah salah satu hadits yang menjelaskan tentang keutamaan shalat sekaligus menjadi peringatan bagi kita untuk tidak meninggalkan shalat. Karena shalat adalah salah satu amal ibadah sebagai kunci surga dan ibadah yang pertama kali dihisab dihari kiamat.

Untuk itu, jika tidak ingin merugi diakhirat maka dirikanlah shalat dengan tepat waktu. Ajaklah anak, istri, keluarga dan kerabat-kerabat dekat untuk melaksanakan shalat, ingatkanlah mereka bahwa shalat adalah ibadah yang wajib untuk dilakukan. Karena setiap muslim adalah wajib untuk saling mengingatkan.

2. Masuk Kedalam Neraka Saqar

Salah satu kerugian meninggalkan shalat yaitu akan dimasukkan kedalam neraka Saqar. Allah SWT berfirman:

"Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (neraka) Saqar?" mereka menjawab, "Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan shalat." [QS. Al-Mudatsir ayat 42-43]

Kerugian ini akan menjadi penyesalan yang tidak berarti di akhirat. Ketika di dunia lebih mengutamakan kepentingan dunia daripada akhirat, maka inilah yang akan didapatkan.

Bahkan Rasulullah sendiri mengatakan bahwa barangsiapa yang dengan sengaja meninggalkan shalat, maka dia telah kafir.

"Perjanjian antara kita dengan mereka (orang-orang kafir) adalah shalat. Barangsiapa yang meninggalkannya, berarti ia telah kafir." [HR. Tirmidzi]

Tidak Diselamatkan dan Akan Dikumpulkan Bersama Fir'aun

Rasulullah bersabda:

"Barangsiapa yang tidak memelihara shalat, maka ia tidak akan bercahaya, tidak mempunyai hujjah (alasan) dan tidak akan diselamatkan. Di hari Kiamat kelak, ia akan dikumpulkan bersama Qarun, Fir’aun, Haman dan Ubay bin Khalaf" [HR. Ahmad]

Orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja sama saja dengan mengerjakan dosa besar, Imam Adz-Dzahabi menyatakan,

"Orang yang mengakhirkan shalat dari waktunya tergolong pelaku dosa besar. Sedangkan yang meninggalkannya (satu kali saja) sama dengan orang yang berbuat zina dan tindak kriminal pencurian. Meninggalkan seluruh shalat (yang lima waktu) secara total, termasuk dosa besar. Apabila hal tersebut dilakukan berulang kali, maka pelakunya dianggap telah melakukan dosa-dosa besar, kecuali jika orang tersebut bertaubat. Kemudian jika terus-menerus melakukannya, maka ia termasuk orang-orang yang merugi, celaka dan berdosa." Wallahu a'lam.

Untuk itu, tidak ada alasan untuk kita meninggalkan shalat. Sesibuk apapun, kita wajib mendahulukan shalat ketika telah tiba waktu shalat. Semoga kita menjadi orang-orang yang senantiasa memelihara shalat. Aamiin.