Profil Lengkap Rio Haryanto, Pembalap Muda Indonesia

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Nama Rio Haryanto belakangan ini menjadi perbincangan di media sosial setelah ia berhasil mewujudkan mimpinya untuk berkiprah di dunia balap mobil paling bergengsi di dunia, Formula One (F1).

Rio Haryanto merupakan pembalap muda asal Indonesia yang memiliki prestasi yang sangat bagus di dunia balap internasional. Sebelum dikontrak oleh tim asal Inggris, Manor Racing, ia merupakan pembalap yang sangat diperhitungkan di ajang balap mobil GP2.

Profil Lengkap Rio Haryanto, Pembalap Muda Indonesia

Manor tertarik untuk mengontrak Rio karena mereka yakin bahwa Rio memiliki potensi yang sangat luar biasa. Rio Haryanto merupakan pembalap Indonesia pertama yang berhasil berkiprah di ajang balap mobil Formula Satu.

Manor Racing secara resmi mengumumkan bahwa mereka telah mengontrak Rio untuk menjadi driver mobil MRT05 mereka di F-1. Di Manor Racing, Rio di dampingi oleh pembalap asal Jerman, Pascal Wehrlein.

Karir Rio di GP2 Series diawali pada 2012 bersama Carlin GP2 Team. Pada tahun itu juga, Rio juga berkesempatan untuk menjajal mobil F1 milik Marussia F1 Team sebanyak 79 lap ada sebuah uji coba pembalap muda F1 di Sirkuit Silverstone, Inggris. Hasil itu membawa Rio menjadi orang Indonesia pertama yang memenuhi syarat untuk mendapatkan FIA superlisence yang merupakan syarat yang wajib dimiliki calon pembalap F1.

Pada tahun 2013, Rio memutuskan bergabung dengan Addax Team, namun sayangnya Rio mendapatkan hasil yang buruk dengan hanya mampu mendapat poin pada 4 balapan. Meskipun demikian, ia sempat meraih podium pertamanya dengan menempati peringkat 2 pada sprint race yang berlangsung di Silverstone, Inggris.

Kecewa akan performa mobil dan mekanik, Rio memutuskan pindah ke Caterham untuk musim 2014 setelah mencatatkan hasil yang memuaskan pada tes di Abu Dhabi. Ia berpasangan dengan Alexander Rossi dari Amerika Serikat.

Di musim 2015, dia bergabung dengan tim Campos Racing. Setelah mengambil podium ke 2 di Feature Race dalam seribahrain, Rio mengambil kemenangan pertama di GP2 pada Sprint Race keesokan harinya. Dia meraih kemenangan kedua dalam seri sprint race Austria meskipun sayap depan mobilnya telah rusak. Rio juga mendapatkan kesempatan untuk menjajal mobil F1 milik Manor pada sesi tes pasca musim yang diadakan Pirelli pada bulan Desember sebanyak 55 lap dengan catatan waktu terbaik 1:49.593 dan berada pada peringkat 15 dari 16 peserta.

Masuk Formula One

Rio Haryanto Akan Memasuki Ajang Formula 1 atau Formula Satu yang akan membela Tim Manor Marrusia Racing F1 di tahun 2016 setelah Rio Haryanto memiliki hasil terbaiknya di GP2 pada tahun 2015 dengan menempati peringkat keempat.

Rio membutuhkan dana sebesar 15 juta Euro atau senilai Rp. 226 Miliar untuk dapat mengikuti kejuaraan F1 dibawah Tim Manor Racing. Sebelumnya, PT. Pertamina yang telah mensponsori Rio di ajang GP2, berjanji akan memberikan dana sebesar 5 juta Euro. Untuk melengkapi kebutuhan dana yang juga harus berkejaran dengan deadline pelunasan ke Tim Manor Racing, Rio dan manajemennya telah meminta bantuan kepada pemerintah melalui Kemenpora, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, hingga mendatangi pengusaha Sandiaga Uno.

Setelah menanti keputusan panjang, pada tanggal 18 Februari 2016, Tim Manor Racing secara resmi mengumumkan Rio Haryanto menjadi salah satu pembalap yang akan mengikuti kejuaraan F1 musim 2016 menemani pembalap Jerman, Pascal Wehrlein[4]. Rio menjadi pembalap Indonesia pertama di ajang balap mobil paling bergensi, Formula One.

Ringkasan Karir


  • 2002 - Juara nasional Go-kart kelas kadet
  • 2005 - Penghargaan IMI sebagai Atlet Gokart Junior Terbaik
  • 2008 - Juara Nasional Go-kart
  • 2008 - Formula Asia 2.0: ke-3, 121 poin
  • 2008 - Formula Renault Asia: ke-6, 160 poin
  • 2009 - Juara Formula BMW Pacific 2009
  • 2010 - GP3 Series: ke-5, 27 poin
  • 2010 - F1 Test, Virgin VR-01
  • 2015 - GP2 Series: ke-5,132 poin

Video



Video diatas adalah video Rio Haryanto mengendarai MRT05 Manor Racing ketika test pra-musim di Barcelona.