Poligami yang Benar Menurut Islam

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Poligami merupakan salah satu hal yang masih menjadi sebuah kontroversi di kalangan masyarakat saat ini terutama di Indonesia. Poligami adalah sebuah sistem perkawinan yang memperbolehkan seorang laki-laki memiliki beberapa istri.

Dalam ajaran Islam, poligami juga termasuk dalam salah satu bagian dari syariat Islam. Namun, syariat ini juga banyak ditentang oleh kaum muslimin karena dianggap dapat menyakiti hati seorang perempuan dan akan merugikan pihak perempuan.

Poligami yang Benar Menurut Islam

Selain itu banyak juga kalangan yang menganggap bahwasanya keluarga yang berpoligami tidak akan harmonis hubungan keluarganya terutama antara istri yang satu dengan istri yang lain.

Karena dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai kehidupan sekarang, maka poligami pun mendapatkan banyak tentangan dari banyak kalangan tak terkecuali umat Islam sendiri. Lalu, bagaimana sebenarnya poligami yang benar menurut syariat Islam?

Poligami Menurut Syariat Islam


Dalam Islam, segala sesuatunya diatur dengan sangat baik mulai dari hal terkecil hingga yang terbesar. Begitu juga masalah hukum poligami ini, dalam firman-Nya Allah SWT berfirman:

"...maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja..." [QS. An-Nisa ayat 3]

Di dalam ayat diatas Allah memperbolehkan seorang suami untuk memiliki istri sebanyak dua, tiga atau bahkan empat. Namun itu hanya bagi orang yang mampu berbuat adil terhadap istri-istrinya. Kemudian Allah menambahkan bahwa jika memang tidak bisa adil dengan istr-istri yang lain, maka cukup satu saja.

Oleh karena itu, untuk orang yang akan melakukan poligami haruslah mampu bersikap adil terhadap istri-istrinya kelak. Karena Rasulullah SAW bersabda:

"Siapa saja orangnya yang memiliki dua istri lalu lebih cenderung kepada salah satunya, pada hari kiamat kelak ia akan datang dalam keadaan sebagian tubuhnya miring." [HR. Abu Dawud, An-Nasa-i, At-Tirmidzi]

Selain berlaku adil, seorang suami yang berpoligami juga wajib untuk dapat memenuhi nafkah lahir bagi para istri-istrinya. Untuk itu, bagi seorang suami yang ingin berpoligami maka hendaknya harus mampu memenuhi nafkah lahir untuk istri-istrinya kelak.

Sehingga jika seseorang tidak mampu berbuat demikian, maka kembali kepada firman Allah:

"...Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja..." [QS. An-Nisa ayat 3]

Semoga tulisan ini bermanfaat, dan mohon maaf apabila ada kesalahan.