Ada Orang Berjihad Tetapi Masuk Neraka?

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Jihad adalah sebuah amal yang paling besar pahalanya diantara amal-amal yang lainnya. Tidak main-main, Allah telah menjamin surga bagi siapa saja yang berjihad di jalan Allah dengan sungguh-sungguh.

Ketika seseorang berjihad di jalan Allah dan dia syahid, maka Allah akan memberikan hadiah tempat tinggal berupa surga kepadanya di akhirat kelak dan darah syahid nya akan menjadi saksi untuk orang tersebut di akhirat.

Ada Orang Berjihad Tetapi Masuk Neraka?

Jihad merupakan amal yang paling berat jika dibandingkan dengan amal-amal lain, karena ketika berjihad seseorang akan mengorbankan segalanya bahkan nyawa pun akan dikorbankan demi berjuang melindungi Islam dari gangguan yang dilakukan oleh kaum kafir dan musyrikin. Sehingga sangat pantas apabila ketika ada orang yang berjihad di jalan Allah lalu ia syahid, maka Allah akan memberikannya surga.

Namun, ternyata ada orang yang mati ketika sedang berjihad dan ia syahid namun kelak di akhirat ia akan masuk kedalam neraka. Bagaimana mungkin? apa penyebab syuhada tersebut masuk neraka padahal ia telah berjuang dan berjihad?

Apa yang Menyebabkan Orang yang Berjihad Namun Masuk Neraka?


Orang yang mengorbankan harta dan jiwanya untuk berjihad namun orang tersebut masuk neraka, dan ini memang benar-benar ada. Karena Rasul sendiri pernah bersabda akan hal ini dalam hadits shahih.

Penyebabnya adalah karena orang tersebut tidak tidak ikhlas dan tidak bersungguh-sungguh dalam berjihad, padahal makna jihad sendiri adalah bersungguh-sungguh. Selain itu, penyebab lainnya adalah karena orang tersebut berjihad bukan karena mencari ridha Allah SWT, melainkan mencari ridha manusia agar ia dianggap sebagai seorang yang pemberani, tangguh, ingin dikenang jasa-jasanya dan sebagainya.

Orang-orang seperti ini akan menjadi orang-orang yang pertama kali diputuskan perkaranya di pengadilan akhirat dan yang pertama kali masuk neraka. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

"Sesungguhnya manusia pertama yang diputuskan perkaranya pada hari kiamat adalah seorang laki-laki yang mati syahid. Dia dihadapkan, lalu Allah menunjukkan kenikmatan-kenikmatan-Nya kepadanya, maka dia pun mengenalnya. Allah bertanya, 'Apa yang telah kamu lakukan padanya?' Orang itu menjawab, 'Aku berperang karena-Mu sehingga aku mati syahid.' Allah berfirman, 'Kamu dusta, akan tetapi kamu berperang agar dikatakan 'fulan pemberani; dan itu telah kamu dapatkan.' Kemudian diperintahkan (agar dia diseret di atas wajahnya). Lalu dia pun diseret di atas wajahnya sampai dicampakkan ke dalam neraka." [HR. Muslim]

Sungguh menakutkan hukuman bagi orang-orang munafik tersebut, oleh karena itu marilah kita perbaiki diri kita agar kita tidak termasuk dalam golongan orang-orang yang seperti itu atau bahkan lebih buruk darinya.

Oleh karenanya, janganlah kita beramal karena riya' atau karena ingin dipuji oleh orang, beramalah karena ingin mencari ridha Allah semata. Karena amal yang sangat besar pahalanya hingga bertaruh nyawa saja dapat sia-sia karena riya, apalagi kita yang masih jauh jika dibandingan dengan amal berjihad? semoga tulisan ini dapat bermanfaat. Aamiin.