10 Hal yang Menyebabkan Mati Hati

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Sebagai umat Islam kita diharuskan untuk selalu menjaga hati kita agar tetap bersih dari hal-hal yang dapat mengotori hati tersebut. Sifat-sifat tercela adalah salah satu yang membuat hati menjadi kotor.

Hati yang kotor dapat memunculkan berbagai macam sifat tercela yang dapat membuat kita terjerumus kedalam lubang dosa, jika dibiarkan maka hal tersebut dapat menyebabkan hati kita menjadi mati.

10 Hal yang Menyebabkan Mati Hati

Dan ada 10 perkara yang menyebabkan mati hati, Syaqiq al-Balkhi mengisahkan, suatu ketika Ibrahim bin Adham jalan-jalan di Pasar Bashrah. Pada saat itu beliau didatangi oleh sekelompok orang lalu mereka bertanya,

"Apa maksud firman Allah, berdoalah kamu kepada-Ku niscaya Aku akan perkenankan doamu." [Q.S Ghafir ayat 40]

Lalu mereka melanjutkan perkataannya, "Kami sebenarnya telah berdoa, namun setidaknya hingga hari ini tak kunjung dikabulkan Allah." lalu Ibrahim bin Adham menjawab, "Karena kalian mati hati. Maka, bagaimana doa kalian akan dikabulkan?" Mereka bertanya lagi, "Mengapa kami dikatakan mati hati?" Ibrahim menjawab, "Terdapat 10 perkara yang menyebabkan mati hati." kemudian beliau menjelaskan satu persatu.

Pertama, kalian mengaku bahwa kalian mengetahui Allah sebagai Pencipta kalian, namun kalian tidak menunaikan hak-hak-Nya. Padahal Allah berhak untuk ditaati tapi mengapa kadang-kadang perintah-Nya ditaati dan kadang-kadang tidak?

Kedua, kalian membaca kitab Allah, namun kalian tidak mengamalkan isinya. Kemudian Allah memerintahkan kalian untuk hanya menyembah-Nya, namun mengapa kalian baik secara langsung atau tidak langsung kerap menyekutukan-Nya?

Ketiga, kalian mengaku memusuhi setan tetapi mengapa kalian mengikuti mereka dan menjadikan langkah-langkah setan itu sebagai rujukan dalam kehidupan sehari-hari? padahal Allah telah melarangnya.

Keempat, kalian mengaku mencintai Rasulullah, namun mengapa kalian kerap meninggalkan sunnahnya? Rasul pernah mengatakan bahwa orang yang memelihara anak yatim akan mendapatkan tempat yang baik di surga, tetapi mengapa banyak diantara kalian yang mengabaikan anak-anak yatim tanpa masa depan yang cerah?

Kelima, kalian mengaku mendambakan surga, tetapi kalian tidak mengerjakan hal-hal yang akan mengantarkan kalian masuk ke dalamnya. Mendirikan shalat dengan khusyuk, mengeluarkan zakat, menjaga kemaluan adalah sebagian kecil contoh-contohnya. Mengapa, tidak sedikit orang yang melalaikannya?

Keenam, kalian mengaku takut neraka, tetapi kalian tidak menghindari perbuatan dosa/maksiat. Misalnya, Allah melarang keras perbuatan zalim. Mengapa, banyak orang yang merasa dizalimi sesamanya?

Ketujuh, kalian yakin bahwa kematian itu pasti datang, namun kalian tidak mempersiapkan bekal untuk menghadapinya. Misalnya Allah menjelaskan di akhirat setiap orang akan dibalas sesuai dengan amalnya masing-masing. Mengapa, banyak orang yang tidak sungguh-sungguh mengerjakan amal saleh semasa hidupnya?

Kedelapan, kalian sangat suka membicarakan cela, kekurangan, dan aib orang lain, namun kalian lupa akan aib dan kekurangan kalian. Padahal Allah melarang kalian untuk membicarakan aib orang lain.

Kesembilan, kalian sadar bahwa saat mendapatkan rizki, rizki itu datangnya dari Allah. Namun kalian lupa untuk bersyukur kepada-Nya.

Kesepuluh, kalian mengebumikan jenazah saudara kalian, tetapi kalian tidak mengambil pelajaran darinya. Allah SWT berfirman, "Setiap yang bernyawa niscaya bakal merasakan kematian." Mengapa banyak orang yang seakan-akan tidak memercayainya?

Itulah beberapa hal yang dapat menyebabkan mati hati. Semoga kita dijauhkan dari sifat-sifat semacam itu agar hati kita selalu bersih dari hal-hal semacam itu. Semoga bermanfaat.