Air Zam-zam Berkhasiat Sesuai Niat Orang yang Meminumnya

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Air zam-zam adalah sumur mata air yang terletak di sekitar Masjidil Haram, Mekah. Menurut riwayat, air zamzam pertama kali ditemukan oleh Siti Hajar, istri dari Nabi Ibrahim sekaligus ibu dari Nabi Ismail.

Seperti yang kita tahu bahwa air zam-zam adalah anugerah terbesar Allah SWT kepada Siti Hajar dan anaknya, Ismail atas do'a dari Nabi Ibrahim AS kepada Allah SWT.

Air Zam-zam Berkhasiat Sesuai Niat Orang yang Meminumnya

Pada saat itu, ketika Nabi Ibrahim meninggalkan Siti Hajar dan Ismail di samping Ka'bah untuk kembali ke negeri Syam, beliau menghadap Ka'bah setelah sampai di balik bukit. Lalu beliau berdo'a kepada Allah, dan do'a itu di abadikan di dalam Alquran sebagaimana berikut:

"Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur." [QS. Ibrahim ayat 37]

Atas do'a dari Nabi Ibrahim tersebut, maka Allah segera mengabulkan do'a Nabi Ibrahim dengan memberikan air zam-zam dan segala jenis buah-buahan kepada penduduk Mekah.

Selain anugerah terbesar dari Allah SWT, air zam-zam juga merupakan air yang diberkati. Dan hal itu dikatakan sendiri oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadits.

"Air zam-zam itu air yang diberkahi. Makanan yang mengenyangkan." [HR. Muslim 6513 dan Ibn Hibban 7133]

Lalu di dalam riwayat Thayalisi, terdapat tambahan,

"Zam-zam juga obat bagi penyakit." [Musnad at-Thayalisi, 459]

Dari hadits tersebut banyak orang percaya bahwa air zam-zam itu berkhasiat bagi kesehatan, selain itu ada pula yang mengatakan bahwa air zam-zam juga dapat berkhasiat sesuai dengan niat dari peminumnya, benarkah?

Sebagai air terbaik di muka bumi, air zam-zam memang memiliki keistimewaan tersebut, yakni dapat berkhasiat sesuai dengan niat peminumnya. Inilah yang membuat air zam-zam disebut dengan air yang di berkati.

Selain itu, keistimewaan air zam-zam yang satu ini juga di dukung sabda Nabi SAW, dalam riwayat Imam Ahmad, Rasul bersabda:

"Air zam-zam, berkhasiat sesuai niat peminumnya." [HR. Ahmad 14849]

Selain dari riwayat hadits, keistimewaan air zam-zam ini ternyata sudah dirasakan sendiri oleh banyak ulama di dunia ini. Mereka mempraktekkan dan mencoba membuktikan hadits Rasulullah tersebut, salah satunya adalah Ibnul Qoyim, beliau mengatakan:

"Saya dan teman-teman saya telah berulang kali mencoba berobat dengan air zam-zam, dan kami mendapatkan hasil yang luar biasa. Saya mengobati berbagai penyakit dan saya bisa sembuh dengan izin Allah." [Zadul Ma’ad, 4/319]

Kemudian diceritakan oleh as-Suyuthi, bahwa al-Hafidz Ibnu Hajar pernah mengatakan,

"Aku minum air zam-zam agar bisa memiliki kekuatan hafalan seperti ad-Dzahabi."

Kata as-Suyuthi,

"Beliaupun memiliki tingkat hafalan seperti itu dan bahkan ditambah lagi oleh Allah." [Thabaqat al-Huffadz, 1/109]

Keistimewaan air zam-zam ini juga telah di buktikan oleh banyak profesor dengan melakukan penelitian terhadap air zam-zam ini. Salah satu profesor yang telah membuktikannya adalah profesor asal Jepang bernama Dr. Masaru Emoto.

Dalam hasil penelitiannya, beliau mengatakan bahwa air zam-zam memiliki struktur molekul yang unik, sehingga dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Bukti lain juga di ungkapkan oleh Dr. Nour Al Huzair asal King Saud University, beliau melakukan penelitian dengan membandingkan kandungan mineral dalam air zam-zam dan air mineral biasa.

Dan hasilnya, air zam-zam memiliki kelebihan yakni memiliki kandungan fluoride lebih banyak. Sehingga air zam-zam memiliki daya efektif untuk membunuh kuman dan membuat air zamzam seolah sudah mengandung obat.

Selain itu, keajaiban air zam-zam juga dapat dilihat dari video berikut:



Dari video diatas, kita mendapat kesimpulan bahwa tak ada kandungan air di dunia yang menyamai kandungan air zam-zam. Subhanallah.

Berikut ini adalah beberapa keistimewaan air zam-zam yang lain:

  1. Meminum Air zam zam menjadi satu amalan ibadah, dengan niat mengikuti anjuran Rasulullah.
  2. Diriwayatkan oleh Abdullah ibnu Abbas, Aku pernah menyiapkan air zam zam untuk Rasulullah, kemudian beliau meminumnya sambil berdiri.
  3. Makruh hukumnya apabila dipergunakan untuk mencuci najis, atau dipakai untuk membersihkan hadas besar.
  4. Disunahkan membawa air zamzam pulang ke negerinya bagi jamaah haji yang memang berasal dari luar Negara Arab, dan Rasulullah adalah orang pertama yang membawanya keluar kota Mekkah, yaitu ke Madinah.
  5. Mata airnya tidak pernah kering, meskipun berjuta-juta umat manusia meminumnya setiap hari terutama pada musim ibadah haji, bahkan sekarang dengan peralatan canggih, orang yang di Masjid Nabawi (Madinah) yang berjarak 450 km dari Mekah dapat meminum air zam-zam setiap saat.
  6. Pada waktu Rasulullah akan melakukan Sa'i, beliau meminum air zam-zam sampai kenyang, kemudian menyiram kepalanya dengan air zam zam.

Dan selain itu, ada pula keutamaan dari air zam-zam diantaranya:


  1. Air Surga (maa'ul-Jannah), artinya air yang penuh berkah dan manfaat, seperti air surga.
  2. Nikmat Allah, salah satunya nikmat Allah bagi para Jamaah haji yang langsung dapat merasakan nikmatnya air ditengah-tengah padang pasir.
  3. Pencuci Kalbu, air pencuci kalbu Nabi Muhammad SAW, ketika Malaikat Jibril membasuh hati Muhammad dengan air zam zam.
  4. Penuh berkah, karena Rasulullah SAW sering meminumnya dan tangannya yang penuh berkah dicelupkannya ke sumur zam-zam.
  5. Mengenyangkan, air yang mengenyangkan dan menghilangkan dahaga.
  6. Obat penyakit, air penyembuh penyakit, baik penyakit batin atau jasmani dan Rasulullah menyebutnya "mengobati penyakit" dalam banyak kisah dan riwayat.
  7. Abadi, tidak akan kering hingga hari Kiamat, karena ia menjadi bukti keagungan dan kebenaran Allah.
Subhanallah, sungguh besar kuasa Allah di bumi ini. Semoga kita mendapatkan kesempatan untuk meminum air zam-zam tersebut. Aamiin.