3 Strategi Membangun Konten yang Mumpuni

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Konten adalah kunci sebuah situs atau blog menjadi menarik dan banyak pengunjungnya atau tidak. Bagaimana strategi terbaik membangun konten?

Konten adalah raja. Itu benar dan semakin benar seiring dengan waktu karena mesin pencari semakin canggih dalam mengidentifikasi konten bagus dan tidak.

Mungkin pernah mendengar bagaimana algoritma update yang dilakukan Google telah membuat banyak situs kehilangan pengunjung dalam waktu singkat.
Tapi, jangan khawatir terhadap update, selama situs Anda memiliki konten juara.

3 Strategi Membangun Konten yang Mumpuni

Karena update yang dilakukan Google tersebut pada dasarnya adalah upaya menyajikan situs dengan konten terbaik.

Jika konten situs Anda memang berkelas dan berkualitas, update dari Google adalah sesuatu yang sebenarnya ditunggu – tunggu dan diharapkan. Bukan yang ditakuti.

Berikut ini kutipan hasil penelitian mengenai pentingnya punya strategi konten:

  • Publikasi 15 konten per bulan menghasilakn 5 pengunjung lebih banyak (Hubspot, 2012)
  • Konten yang menarik membuat orang men-follow brand di social media (Content+, 2013)
  • 70% konsumen memilih mengenal perusahaan lewat artikel daripada iklan (Content+, 2013)

Pertanyannya, bagaimana strategi membuat konten terbaik?

#1 Pahami Pengunjung


Dalam marketing ada istilah customer knows best. Artinya, para pembaca ini yang mengerti apa yang mereka butuhkan ketika berkunjung pada suatu web.

Oleh sebab itu, perlu memahami sungguh – sungguh kebutuhan atau kesulitan yang dihadapi pengunjung sehingga mereka mencari.

Lalu untuk apa kita mencari mereka?

  • Untuk mendapatkan topik yang tepat
  • Sebagai tujuan mempromosikan konten
  • Mendapatkan bahan/materi untuk konten

Kemudian, bagaimana kita tahu apa konten yang pengunjung cari?

  • Cari tahu apa informasi yang mereka cari di mesin pencari
  • Siapa mereka, datang dari channel mana dan profil demografi (usia, gender dll)
  • Konten apa di situs Anda yang banyak dibaca dan dishare dalam situs Anda.

Berdasarkan informasi ini, Anda bisa membangun konten yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung.

#2 Buat Rencana Konten


Sekarang saatnya Anda mulai membangun konten. Paling awal, Anda harus membuat rencana konten. Rencana tersebut berisi tema – tema yang akan Anda tulis terkait topik konten tertentu.

Misalnya, Anda mambuat konten mengenai Investasi. Rencana konten menggambarkan topik – topik yang akan ditulis, yaitu: Alasan Kenapa Perlu Investasi, Jenis Investasi, Tips dan Trik Investasi.

Ini adalah contoh rencana konten. Tujuannya adalah konten menjadi lebih terencana dengan baik dan fokus pada masalahnya. Tanpa rencana, biasanya topik penulisan menjadi melebar dan tidak fokus.

Kenali pula bahwa ada dua jenis konten, yaitu:

  • Jenis konten pertama yang mudah dan easy to read yang bisa dinikmati banyak orang. Tujuannya adalah menarik banyak pengunjung dan bisa menjadi viral
  • Jenis konten kedua yang isinya lebih mendalam. Tujuannya membangun brand Anda, yang membuat pengunjung percaya akan kredibilitas dan kualitas Anda.

#3 Menulis Konten


Ini adalah tahap eksekusi. Anda membuat konten tersebut.

Ada dua cara.

Pertama, Anda menulis sendiri. Ini paling bagus karena bisa mengendalikan kualitas konten. Tapi, menyita waktu dan tidak semua orang punya kemampuan menulis yang baik. Begitu pula kesulitan jika Anda perlu menulis dalam bahasa asing yang tidak dikuasai.

Kedua, menyewa content writer. Meminta orang lain menuliskan konten untuk Anda. Keunggulannya, lebih cepat, mudah dan bisa menulis dalam bahasa asing yang tidak Anda kuasai.

Namun, content writer tidak murah, apalagi jika isinya mendalam dan artikelnya panjang. Selain itu, kekuatan kontennya mungkin tidak sedalam menulis sendiri.

Dua pilihan ini perlu Anda pertimbangkan. Mana yang terbaik untuk kondisi Anda.

Ini adalah situs penjualan kue online yang isi konten ditulis oleh penulisnya sendiri. Hasilnya cukup menarik. Dalam kondisi tulisan yang cukup spesifik seperti ini, menulis sendiri seringkali lebih baik hasilnya.

Kesimpulan


Menurut banyak survei, konten adalah strategi pemasaran yang paling efektif di online. Anda harus membangun konten sebaik mungkin. Tips diatas bisa membantu untuk mulai membuat konten terbaik.

Penulis Tamu: Rio Q, Pengelola Duwitmu|Blog Mengelola Keuangan Keluarga