Sebab-Sebab Kemuliaan Seorang Ibu

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Dalam Islam, sosok ibu adalah sosok yang sangat dihormati dan harus dijunjung tinggi kehormatannya. Karena Rasulullah pernah mengatakan bahwa ketika beliau ditanya oleh seseorang tentang kepada siapa dia harus berbakti terlebih dahulu kemudian Rasulullah menjawab "Ibumu...", kemudian orang itu bertanya lagi, "kemudian siapa lagi yaa Rasul?" Nabi menjawab, "Ibumu..." kemudian orang itu bertanya lagi, "lalu kemudian?" Rasulullah menjawab "Ibumu..." dan orang itu pun bertanya lagi, "Kemudian siapa lagi?" Rasul menjawab, "kemudian ayahmu...".

Hadits tersebut tertera dalah hadits shahih Bukhari dan Muslim, hal tersebut menandakan bahwa betapa pentingnya sosok ibu bagi kita semua. Sehingga ketika orang tersebut bertanya tentang kepada siapa ia harus berbakti terlebih dahulu Rasulullah menjawab kepada Ibu sebanyak 3 kali dan kemudian kepada ayah.

Sebab-Sebab Kemuliaan Seorang Ibu

Lalu apa sebenarnya yang menjadi keutaman dari seorang ibu? dalam kitab Al-Kabaair karya Imam Imam Adz-Dzahabi beliau menjelaskan beberapa hal yang menjadikan sosok ibu lebih utama yaitu,

Ibumu telah mengandungmu di dalam perutnya selama sembilan bulan, seolah-olah sembilan tahun.

Dia bersusah payah ketika melahirkanmu yang hampir saja menghilangkan nyawanya.

Dia telah menyusuimu dari putingnya, dan ia hilangkan rasa kantuknya karena menjagamu.

Dia cuci kotoranmu dengan tangan kirinya, dia lebih utamakan dirimu dari padadirinya serta makanannya.

Dia jadikan pangkuannya sebagai ayunan bagimu.

Dia telah memberikanmu semua kebaikan dan apabila kamu sakit atau mengeluh tampak darinya kesusahan yang luar biasa dan panjang sekali kesedihannya dan dia keluarkan harta untuk membayar dokter yang mengobatimu.

Seandainya dipilih antara hidupmu dan kematiannya, maka dia akan meminta supaya kamu hidup dengan suaranya yang paling keras.

Betapa banyak kebaikan ibu, sedangkan engkau balas dengan akhlak yang tidak baik.

Dia selalu mendo’akanmu dengan taufik, baik secara sembunyi maupun terang-terangan.

Tatkala ibumu membutuhkanmu di saat dia sudah tua renta, engkau jadikan dia sebagai barang yang tidak berharga di sisimu.

Engkau kenyang dalam keadaan dia lapar.

Engkau puas minum dalam keadaan dia kehausan.

Engkau mendahulukan berbuat baik kepada istri dan anakmu dari pada ibumu.

Engkau lupakan semua kebaikan yang pernah dia perbuat.

Berat rasanya atasmu memeliharanya padahal itu adalah urusan yang mudah.

Engkau kira ibumu ada di sisimu umurnya panjang padahal umurnya pendek.

Engkau tinggalkan padahal dia tidak punya penolong selainmu.

Padahal Allah telah melarangmu berkata ‘ah’ dan Allah telah mencelamu dengan celaan yang lembut.

Engkau akan disiksa di dunia dengan durhakanya anak-anakmu kepadamu.

Allah akan membalas di akhirat dengan dijauhkan dari Allah Rabbul 'aalamin.


(Akan dikatakan kepadanya),

"Yang demikian itu, adalah disebabkan perbuatan yang dikerjakan oleh kedua tangan kamu dahulu dan sesungguhnya Allah sekali-kali bukanlah penganiaya hamba-hamba-Nya". [QS. Al-Hajj ayat 10]

(Al-Kabaair hal. 53-54, Maktabatush Shoffa, Dar Albaian)

Entah berapa banyak jasa-jasa yang telah ibu lakukan untuk kita, namun sudahkah kita membahagiakan ibu kita? minimal membuatnya bangga dengan kita, jangan menyakiti hatinya, dan lain sebagainya.

Kita mengetahui bahwa ketika mengandung, rahim ibu akan mengembang 500 kali lipat dari ukuran normal untuk menampung kandungannya. Darah yang hilang melalui proses kelahiran normal adalah 500ml. Ini sama dengan setengah liter.Badan manusia hanya mampu menanggung rasa sakit hingga 45 Del. Tetapi selama bersalin ibu akan mengalami hingga 57 Del, sama dengan rasa sakit akibat 20 tulang yang patah bersamaan.

Sebab-Sebab Kemuliaan Seorang Ibu


Oleh karena itu, Allah akan menghadiahkan pahala yang besar bagi ibu bersalin yang besarnya sama dengan 70 tahun shalat dan puasa. Setiap kesakitan pada satu uratnya, Allah hadiahkan bagi Ibu yang melahirkan pahala menunaikan haji. Dan apabila seseorang perempuan merasakan sakit karena akan melahirkan, maka Allah SWT mencatat baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah SWT. Juga apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dosa-dosa dari dirinya seperti keadaan ibunya melahirkannya.

Subhanallah, sungguh mulianya menjadi seorang ibu. Untuk itu, berbakti kepada ibu dan bapak kita adalah jalan terbaik untuk membalas jasa kedua orangtua kita. Meskipun kita tidak dapat membalas semua jasa mereka, karena bagaimanapun jasa orangtua kita memang tidak ternilai besarnya.

Yaa Allah, sehatkanlah kedua orangtuaku, damaikan hati mereka, tenangkan pikirannya, lapangkan rezekinya, dan panjangkanlah umur mereka. Aamiin. Semoga bermanfaat