Perlintasan Ditutup Total, Warga Gaza Terisolasi

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Ahad (7/6), penduduk Jalur Gaza mengalami isolasi total dari dunia luar, setelah semua perlintasan perbatasan dan perlintasan binsis ke Jalur Gaza ditutup total.

Otoritas penjajah Zionis pada hari Ahad kemarin menutup gerbang Karem Abu Salem (perlintasan bisnis satu-satunya ke Jalur Gaza), Beit Hanun “Erez” (khusus untuk lalu lintas orang), tanpa ditentukan lamanya waktu penutupan. Sehingga seluruh perlintasan Jalur Gaza tertutup total bersamaand engan berlanjutnya penutupan perlintasan Rafah yang menghubungkan dengan Mesir.

Perlintasan Ditutup Total, Warga Gaza Terisolasi

Penutupan dua perlintasan (tidak ada yang ketiganya) yang menghubungkan antara Jalur Gaza dan entitas Zionis tersebut terjadi sebagai respon atas klaim serangan roket Palestina ke wilayah selatan entitas Zionis pada Sabtu sore.

Ovijaa Odraei, juru bicara tentara israel kepada media Arab mengatakan, “Pasca peluncuran roket dari Jalur Gaza di hari-hari belakanga ini, maka Menteri Pertahanan Moshe Ya’alon memutuskan untuk menutup gerbang Karem Shalom (Karem Abu Salem) dan Erez (Beit Hanun), tanpa kecuali pada kasus-kasus kemanusiaan mendesak.”

Dengan penutupan dua perlintasan yang berada di bawah kontrol Zionis ini, bersamaan dengan berlanjutnya penutupan gerbang Rafah yang menghubungkan Mesir dan Jalur Gaza oleh pihak otoritas Mesir, maka 1,9 juta jiwa telah berada dalam isolasi penuh dari dunia luar secara total.

Sebelumnya Jalur Gaza memiliki tujuh perlintasan. Enam perlintasan dalam kontrol penjajah Zionis dan satu perlintasan (Rafah) di bawah kontrol otoritas Mesir.

Namun setelah gerakan Hamas berkuasa di Jalur Gaza pada msuim panas 2007, 4 perlintasan ditutup Zionis dan hanya dua perlintasan yang dibuka tidak permanen. Keduanya adalah Karem Abu Salem sebagai jalur bisnis dan Beit Hanun (Erez) untuk lalu lintas orang. [Info Palestina]