Binatang Langka Tinggal Satu di Dunia

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Keserakahan manusia menyebabkan banyaknya kerusakan dimuka bumi ini. Penebangan hutang, perusakan lingkungan dan perburuan adalah hal yang menjadi kebiasaan manusia.

Perburuan liar yang dilakukan tanpa memikirkan dampak di masa mendatang membuat manusia dengan seenaknya sendiri melakukan perburuan pada hewan-hewan, tak terkecuali pada hewan-hewan langka di dunia ini.

Dan bisa kita lihat sekarang, sudah banyak hewan yang punah akibat perburuan liar. Dan inilah hewan-hewan yang hampir punah dan hanya ada satu dan menjadi satu-satunya di dunia.

Lonesome George Kura Kura Raksasa Galapagos

Lonesome George Kura Kura Raksasa Galapagos

Apakah kamu tau Lonesome George? Lonesome George adalah kura-kura raksasa asal Galapagos yang menjadi kura-kura paling langka di dunia. Kura-kura dengan nama latin Chelonoidis Nigra Abingdoni ini hanya ada satu di dunia dan terancam punah.

Tidak ada seorangpun yang mengetahui berapa usia Lonesome George ini, namun para ilmuwan memperkirakan bahwa usia Lonesome George ini sudah lebih dari 100 tahun.

Lonesome George dikatakan dapat hidup lebih dari 100 tahun lamanya, namun sayangnya pada tahun 2012 Lonesome George telah mati. Kematian George menjadi kehilangan besar bagi para ilmuwan yang berharap dia masih bisa bertahan setidaknya untuk beberapa dekade ke depan. Sebenarnya upaya untuk melestarikan spesies Lonesome George terus dilakukan sejak para ilmuwan menemukan George pada 1972 lalu, namun semua upaya itu menemui kegagalan.

Sudan, Badak Putih Utara

Sudan, Badak Putih Utara

Sudan adalah seekor badak putih utara yang hanya tinggal satu-satunya di dunia. Badak berkelamin jantan itu sudah hampir punah lantaran ia hanya menjadi satu-satunya badak putih utara di dunia. Memiliki nama latin Ceratotherium simum cottoni, hewan bercula satu ini kemana-mana selalu dijaga oleh petugas keamanan.

Usia Sudan sudah mencapai 40 tahun, kemanapun ia pergi tak kurang dari 4 tentara bersenjata lengkap selalu mendampinginya selama 24 jam demi menjaganya dari ulah pemburu liar dan melindungi spesiesnya dari kepunahan.

Apabila Sudan mati, maka badak putih utara dipastikan punah. Keberlangsungan badak jenis itu juga tergantung pada dua badak putih utara betina yang berada di pusat konservasi badak Kenya. Pada saat yang tepat nanti, Sudan akan dikawinkan agar badak putih utara tetap lestari.

Badak putih utara menjadi incaran para pemburu liar beberapa dekade lalu. Cula dari badak tersebut bisa dijual Rp900 juta per kilogram. Akibat banyaknya pemburuan liar itu, populasi badak putih utara terus menurun.

Pada 1984 saja, badak putih utara tinggal 15 ekor di dunia. Berbeda dengan badak putih selatan yang masih memiliki populasi hingga 17.000 ekor di dunia.