Messenger 'Bunuh Diri' Menabrakkan Diri ke Merkurius

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Wahana antariksa yang khusus ditugaskan untuk meneliti planet Merkurius selama 11 tahun, Messenger (MErcury Surface, Space ENvironment, GEochemistry dan Ranging), akhirnya mengucapkan salam perpisahan. Wahana yang diluncurkan pada 3 Agustus 2004 itu ditugaskan untuk mempelajari karakteristik dan lingkungan Merkurius dengan mengorbit planet tersebut.

Namun, misi yang sudah berjalan selama 11 tahun terakhir itu akhirnya harus berakhir secara dramatis. Website resmi NASA menyebutkan bahwa Messenger mengakhiri misinya dengan cara menabrakkan diri ke permukaan Merkurius dengan kecepatan 8.800 mil per jam atau sekitar 4 kilometer per detik.

Messenger 'Bunuh Diri' Menabrakkan Diri ke Merkurius

Hasil wahana sepanyang 3 meter itu menghasilkan sebuah kawah baru di permukaan Merkurius dengan diameter kawah sekitar 16 meter. Pesawat antariksa itu diperkirakan menabrak permukaan merkurius pada Kamis, pukul 02:40 pm EDT, atau Jum'at pukul 02.40 WIB dini hari.

Namun, sayangnya detik-detik kematian Messenger tidak dapat diamati. Karena pada saat itu Messenger menabrakkan diri ke permukaan yang membelakangi Bumi, sehingga teleskop-teleskop Bumi tidak dapat menangkap peristiwa dramatis tersebut.

Selama misinya, Messenger berhasil menentukan komposisi permukaan Merkurius, mengungkap sejarah geologisnya, menemukan medan magnet internalnya, dan memverifikasi deposit kutubnya yang didominasi air es.

Messenger kemudian tidak mampu meningkatkan ketinggian dan tertarik gaya gravitasi yang kuat dikarenakan kehabisan bahan bakar. Sehingga ia terhempas ke permukaan planet Merkurius.

Namun, sebelum menjumpai kematiannya, Messenger sempat mengabadikan sebuah gambar terakhirnya. Ini sekaligus menjadi salam perpisahan Messenger, foto tersebut diambil dari ketinggian yang sangat rendah, menyuguhkan citra kawah Jokai yang berdiameter 93 kilometer.

Foto Terakhir Messenger

Beberapa saat setelah mengabadikan gambar tersebut, Messenger akhirnya menabrak permukaan Merkurius dan kemudian terkubur di wilayah utara sebuah cekungan yang disebut cekungan Shakspeare.