Bukti Nyata Jin Lebih Bodoh dari Manusia

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Dalam hidup ini kita sebagai manusia hidup dengan berbagai makhluk lain seperti hewan, tumbuhan dan bangsa ghaib seperti jin dan lain sebagainya. Manusia diciptakan oleh Allah sebagai makhluk yang paling sempurna diantara makhluk-makhluk yang lainnya.

Bahkan Allah menjadikan manusia sebagai khalifah di bumi. Meski diciptakan sebagai makhluk yang dilengkapi dengan akal dan kecerdasan, namun manusia sering tersesat karena rayuan jin dan setan.

Banyak manusia yang tersesat sehingga mereka melakukan hal-hal yang dilarang Allah namun disukai oleh setan, banyak yang terjerumus dalam jurang syirik dan kesesatan lainnya dan bahkan ada yang suka bersekutu dengan jin.

Bukti Nyata Jin Lebih Bodoh dari Manusia

Padahal sebenarnya, jin atau setan itu lebih bodoh dari manusia. Ini adalah beberapa bukti bahwa jin itu lebih bodoh dari manusia.

Jin hanya akan mengganggu manusia dengan cara yang sederhana. Misalnya, menggerakkan horden, mengalirkan air, menjatuhkan barang, dan lain sebagainya. Itu semua merupakan perbuatan jin untuk menakut-nakuti manusia.

Dan biasanya manusia sendiri pun ketika tahu ada hal yang ganjil, langsung merasa dirinya tidak aman. Padahal, jin itu hanya iseng saja, yakni hanya untuk melihat ketakutan manusia, hingga dia merasa puas bahwa ternyata manusia itu makhluk yang penakut.

Mengapa jin itu bodoh? Karena ia hanya mampu menakut-nakuti manusia dengan cara yang sederhana. Sedangkan manusia, ia bisa menciptakan sesuatu yang luar biasa. Dan akan lebih ditakuti oleh makhluk lainnya. Salah satunya bom. Apakah jin bisa membuat itu?

Coba bayangkan, jika jin bisa membuat bom, tentu hancurlah seluruh dunia ini. Apalagi jumlah mereka itu lebih banyak daripada manusia. Apalagi salah satu dari golongan mereka ada yang sangat membenci manusia.

Maka, jika memang ada orang yang masih bersekutu dengan jin, ia dapat dikatakan sebagai orang yang rendah. Mengapa demikian? Ia merasa takut dalam hadapi dunia ini, hingga ia merasa jinlah yang memiliki kekuatan terbesar hingga mampu membantu dirinya.

Dengan kata lain, ia mengakui bahwa jinlah yang lebih kuat daripada dirinya. Orang yang bersekutu dengan jin juga termasuk orang yang penakut. Ia tidak akan berani menentang perintah dari jin. Sehingga, apa pun yang dipinta oleh jin itu pasti dilakukannya.

Padahal, jika kita mempelajari diri kita sendiri, maka kita akan mengetahui bahwa derajat tertinggi itu ada di tangan kita, bukan jin. Oleh sebab itu, seharusnya kita dapat menaklukan mereka, bukan kita yang ditaklukan oleh mereka. Jin akan takut ketika kita berani, dan jin akan berani ketika kita takut. Karena jin dan manusia punya elektromagnetik.

Sumber: Asep Supriyadi, Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Dr. Khez Muttaqien Purwakarta