Berbagai Penelitian Ilmiah Ungkap Manfaat Baca Alquran Bagi Kesehatan

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Alquran adalah kitab suci umat Islam yang diturunkan kepada Nabi Muhammad dan menjadi kitab penyempurna serta membenarkan kitab-kitab sebelumnya. Ketika diturunkan, surat yang pertama kali diturunkan adalah surat Al-`Alaq ayat 1-5.

Dalam ayat-ayat tersebut, terdapat perintah 'iqra' atau 'bacalah', karena dengan membaca maka kita akan mendapatkan pengetahuan yang lebih luas lagi. Terlebih lagi apabila kita membaca Alquran, karena di dalam Alquran tidak hanya terkandung perintah-perintah Allah saja. Namun di dalamnya juga terdapat banyak sekali pelajaran-pelajaran tentang ilmu pengetahuan (sains), sejarah dan masih banyak lagi.

Berbagai Penelitian Ilmiah Ungkap Manfaat Baca Alquran Bagi Kesehatan

Selain itu, dengan membaca Alquran kita juga akan mendapatkan pahala darinya. Dan kelak di hari pembalasan, Alquran akan datang kepada orang-orang yang senang membacanya dan memberikan syafaat kepada pembacanya.

Selain mendapatkan banyak pahala dengan membaca Alquran, ternyata membaca Alquran juga dapat menimbulkan dampak positif bagi kesehatan. Bahkan, sudah banyak penelitian-penelitian modern yang mengungkap hal ini.

Seperti berdasarkan hasil penelitian yang dipaparkan dalam konferensi kedokteran Islam Amerika Utara pada 1985 misalnya, ditemukan fakta mengejutkan bahwa membaca Alquran ternyata dapat mendatangkan ketenangan jiwa hingga 98%.

Penelitian tersebut tidak dilakukan dengan sembarangan, karena dalam penelitian tersebut melibatkan alat-alat berteknologi canggih yang dapat mendeteksi respon tubuh seperti depresi, sedih dan sebagainya.

Hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa orang yang membaca Alquran akan mengalami respon emosi yang semakin membaik. Respon emosi seperti depresi dan sedih akan menurun dan berubah menjadi tenang.

Selain itu, penelitian lain juga dilakukan oleh Dr. Nurhayati asal Malaysia. Pada tahun 1997 ia melakukan penelitian terhadap bayi yang baru berusia kurang lebih 48 jam.

Penelitian tersebut dilakukan dengan cara bayi tersebut diperdengarkan ayat-ayat Alquran, dan ternyata hasilnya mereka memberi respon tersenyum dan menjadi lebih tenang. Bahkan, pertumbuhan janin dalam rahim pun dapat berlangsung secara optimal jika diperdengarkan bacaan Alquran.

Baca Juga: Merinding! Beginilah Reaksi Janin Ketika Mendengar Alquran

Hal ini jauh lebih baik ketimbang saat bayi di dengarkan musik-musik klasik. Kebanyakan orangtua modern percaya bahwa dengan memperdengarkan musik-musik klasik seperti Efek Mozart dan lainnya kepada bayi dipercaya mampu meningkatkan IQ bayi. Namun, efek dari Alquran ternyata lebih baik.

Bahkan penelitian lainnya di Mesir menyatakan bahwa orang yang membaca Alquran ternyata potensi otaknya meningkat derastis akibat dilepaskannya hormon bahagia yang dikenal dengan istilah endorfin atau endogenous morphin

Inilah yang telah Allah firmankan dalam kitab-Nya:

"Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana," [QS. Al-Fath ayat 4]

Jadi, inilah bacaan terbaik serta instrumen terbaik. Untuk itulah Allah memerintahkan kita untuk membaca Alquran dengan perlahan-lahan. Sebagaimana firman-Nya:

"...Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan." [QS. Al-Muzzammil ayat 4]

Dan ternyata, dibalik perintah Allah tersebut juga memiliki pengaruh kepada organ tubuh manusia. Vibrasi yang didapatkan melalui bacaan tajwid ternyata juga memberikan efek yang sangat luar biasa pada organ tubuh seperti jantung, paru-paru dan otak.

Seorang peneliti di Boston bernama Muhammad Salim mengungkapkan bahwa terlihat respon yang lebih baik pada seseorang yang mendengarkan bacaan Alquran dengan tartil daripada bacaan Arab lain selain Alquran.

Sementara itu, Dr. Al Qadhi, seorang ilmuwan Florida, Amerika Serikat, melakukan penelitian yang hasilnya sungguh mencengangkan. Dalam penelitian tersebut diketahui bahwa Alquran ternyata memberikan efek perubahan fisiologis yang sangat jelas ketika diperdengarkan kepada muslim. Dengan demikian jelas bahwa Alquran merupakan sebuah mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad SAW, yang Allah jamin sendiri kemurniannya dan Allah akan menjaganya hingga akhir zaman.

"Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian." [QS. Al-Isra ayat 82]

Untuk itu, marilah kita membiasakan diri kita untuk membaca Alquran. Dan jadikanlah hari-hari kita menjadi tiada hari tanpa membaca Alquran. Karena di dalam Alquran terdapat berbagai macam manfaat yang diberikan Allah kepadanya.