Artis-Artis Ini Meninggal Pada Hari Jum'at

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Menurut umat Islam, meninggal di hari Jum'at adalah sebuah keistimewaan. Karena, hari Jum'at dipercaya sebagai hari yang baik. Karena, dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda: "Setiap muslim yang mati pada siang hari Jum’at atau malamnya, niscaya Allah akan menyelamatkannya dari fitnah kubur" [HR. Ahmad dan Tirmidzi]

Baca Juga: Keistimewaan Hari Jum'at

Dan banyak juga yang percaya bahwa kebanyakan orang yang meninggal pada hari Jum'at adalah mereka yang dikenal baik oleh banyak orang. Dan berikut ini adalah beberapa artis yang meninggal pada hari Jum'at, siapa sajakah mereka?

Artis-Artis Ini Meninggal Pada Hari Jum'at

1. H. Bokir


Para pecinta lenong Betawi mungkin sudah tidak asing lagi dengan nama yang satu ini. Artis dengan nama asli Muhammad Bokir bin Djiun itu pernah menikmati masa-masa keemasannya di dunia perfilman tanah air.

Namun, pada Jum'at, 18 Oktober 2002 kabar duka datang. H. Bokir tutup usia pada usianya yang ke-78 tahun. Ia meninggalkan seorang istri, lima anak dan sembilan cucu.

2. Ustadz Jefri Al Buchori


Uje adalah nama sapaannya, ia memiliki nama Jefry Al Buchori. Pria kelahiran Jakarta, 12 April 1973 itu pernah mengalami masa-masa kelam sebelum akhirnya ia menjadi pendakwah.

Jefri bertemu dengan Pipik Dian Irawati yang dikenal sebagai model gadis sampul majalah Aneka tahun 1995 asal Semarang, Jawa Tengah dan menikah siri pada 7 September 1999. Pernikahan ini kemudian diresmikan di Semarang dua bulan kemudian.

Pada Jum'at tanggal 26 April 2013, Ustadz Jefri Al Buchori alias Uje dikabarkan mengalami kecelakaan dan meninggal dunia. Kabar meninggalnya Uje ini langsung membuat Indonesia berduka.

Pada saat pemakamannya, ribuan pelayat hadir untuk mendoakannya dan mengantarnya ke tempat peristirahatannya yang terakhir kali.


3. Olga Syahputra


Olga Syahputra atau yang memiliki nama asli Yoga Syahputra ini lahir pada 8 Februari 1983 di Jakarta. Karir pria berusia 32 tahun ini tidak diraih dengan begitu mudah. Sulung dari 7 bersaudara pasangan Nur Rahman dan Nurshida ini awalnya hanya penggemar yang sering meminta tanda tangan serta foto bareng idolanya. Keberuntungan menghampiri saat dirinya ditawari bermain di film Lenong Bocah. Sayangnya pria berdarah Jawa-Minang ini diharuskan ikut latihan terlebih dahulu di Sanggar Ananda. Karena tak punya uang, Olga terpaksa menjual kulkas demi membayar kursus di Sanggar Ananda. Sahabat Olga, Bertrand Antolin yang kemudian mengulurkan bantuan dengan membelikan Olga kulkas baru.

Namanya benar-benar melambung di awal 2007 setelah bergabung bersama dua rekannya Indra Bekti dan Indy Barends di acara Ceriwis Trans TV.

Setelah tidak lagi menjadi presenter acara Ceriwis, Olga membawakan acara Online di Trans TV bersama Jeng Kellin dan Ayu Dewi. Mulai tahun 2008, Olga menjadi presenter TV acara musik Dahsyat di stasiun RCTI bersama Luna Maya dan Raffi Ahmad. Olga juga pernah menjadi pemain di Pesbukers ANTV bersama Jessica Iskandar, Raffi Ahmad dan pemain lainnya.

Selain menjadi presenter, ia juga membintangi beberapa film layar lebar, di antaranya Skandal Cinta Babi Ngepet dan Mau Lagi. Olga mulai merambah dunia tarik suara. Olga telah merilis dua single, yaitu Hancur Hatiku (2009) dan Jangan Ganggu Aku Lagi (2010) yang keduanya merupakan lagu ciptaan Charly Setia Band dengan label Nagaswara.

Pada Jum'at tanggal 27 Maret 2015, kabar duka datang dari Singapura. Olga dikabarkan meninggal dunia dan setelah itu kabar meninggalnya Olga langsung menjadi trending topic dunia. Kepergian Olga meninggalkan duka yang begitu mendalam dikalangan fans, keluarga serta rekan kerja Olga yang sama-sama artis. Ribuan orang mengiringi kepergian Olga ke pemakamannya.

4. Mpok Nori


Mpok Nori (lahir di Batavia, 10 Agustus 1930 – meninggal di Jakarta, 3 April 2015 pada umur 84 tahun) adalah seorang komedian dan pemeran Indonesia.

Ia menikah dengan almarhum suaminya tahun 1946, ketika ia masih berusia 16 tahun dan dikaruniai 6 orang anak.

Mpok Nori dikenal luas dengan gaya lugas dan logat Betawi yang kental.Awal karier Mpok Nori dimulai dari pentas lenong betawi dan mulai dikenal luas setelah ikut bermain dalam serial "Pepesan Kosong" bersama Malih dan Bolot. Selain berakting, Mpok Nori memiliki sanggar seni sebagai sarana pendidikan seni peran murid-murid Mpok Nori.

Mpok Nori meninggal dunia pada Jumat 3 April 2015 setelah menjalani perawatan di rumah sakit Pasar Rebo, Jakarta Timur karena penyakit asma.

5. Didi Petet


Jum'at 15 Mei 2015 menjadi kabar duka, artis sekaligus komedian kawakan Didi Petet dikabarkan meninggal dunia di kediamannya di daerah Tangerang. Didi Petet adalah seorang aktor kawakan Indonesia yang sudah malang melintang di jagad hiburan tanah air.

Didi Petet sudah membintangi puluhan fiml layar lebar dan sinetron, dia juga pernah memenangkan banyak penghargaan bergengsi di ajang perfilman tanah air.

6. Pak Raden (Drs. Suyadi)


Pada Jum'at, 30 Oktober 2015 dunia hiburan tanah air dihebohkan dengan meninggalnya salah satu seniman senior bernama Drs. Suyadi atau yang biasa dikenal dengan nama Pak Raden. Beliau adalah orang yang menciptakan karakter Unyil dan kawan-kawannya, tujuan beliau menciptakan karakter Si Unyil adalah karena ingin menciptakan acara yang mendidik dan bermanfaat bagi anak-anak.

Pak Raden meninggal pada 30 Oktober 2015 pukul 22.30 WIB dan jenazahnya dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Sabtu, 31 Oktober 2015. Pak Raden juga pernah bermain film bersama Warkop DKI pada tahun 1988 dengan film berjudul Malu-Malu Mau.