Lubang Hidung Kanan dan Kiri Ternyata Memiliki Fungsi yang Berbeda

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Hidung adalah salah satu organ tubuh yang sangat peting bagi manusia. Hidung berfungsi sebagai alat pencium serta untuk pernapasan. Manusia dilengkapi dengan satu hidung dengan dua lubang hidung.

Kebanyakan kita tidak memperhatikan fungsi dari masing-masing lubang hidung ini. Karena kita beranggapan bahwa kedua lubang hidung ini memiliki fungsi yang sama, tapi tahukah Anda bahwa ternyata lubang hidung antara kanan dan kiri memiliki fungsi yang berbeda?

Menurut hasil riset moderen menunjukkan bahwa bernafas dari masing-masing lubang hidung memiliki manfaat tersendiri. Setiap lubang hidung beroperasi secara independen dan dapat mempengaruhi kimia tubuh dengan cara yang berbeda.

Lubang Hidung Kanan dan Kiri Ternyata Memiliki Fungsi yang Berbeda

Ketika kedua lubang hidung bekerja secara bersamaan, kimia tubuh juga mengalami perubahan. Lubang hidung kanan diibaratkan sebagai matahari yang berkarakter panas, sedangkan lubang hidung kiri diibaratkan sebagai bulan yang berkarakter dingin.

Lubang hidung kanan berfungsi berfungsi mengeluarkan udara panas dalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan sekresi asam. Sedangkan menghembuskan udara dari lubang hidung kiri dapat meningkatkan pengeluaran alkali (basa).

Baik lubang hidung kanan dan kiri berhubungan dengan sisi berlawanan dari belahan otak dan lobus penciuman. Hidung berada dalam kontak langsung dengan hipotalamus melalui jalur dengan lobus pencium di otak. Hipotalamus adalah bagian dari sistem limbik, yang terkait dengan emosi dan motivasi.

Lubang hidung melalui proses respirasi dihubungkan dengan respons neuromotor dan dengan sistem saraf otonom. Respons neuromotor ini mempengaruhi belahan otak (hemisphere) dan juga aktivitas kimia otak, yang pada akhirnya mempengaruhi semua fungsi tubuh.

Jika kita bernapas melalui lubang hidung sebelah kiri, maka hal ini akan mempengaruhi aktivitas kortikal otak di sisi kanan, dan sebaliknya. Belahan otak kanan yang dipengaruhi oleh dominasi lubang hidung sebelah kiri, terkait dengan kemampuan emosional, visual, relaksasi dan kegiatan yang bersifat feminin.

Sedangkan belahan otak kiri, yang dirangsang oleh dominasi lubang hidung kanan, dihubungkan dengan kegiatan verbal, lebih energik dan rasional. Masing-masing lubang hidung juga memiliki fungsi dalam hal penyembuhan, diantaranya:

Bernapas dominan lubang hidung kanan:

  • Meredakan sakit kepala
  • Dapat membantu menyembuhkan gangguan pencernaan kronis
  • Meringankan susah buang air besar (sembelit) dan susah makan

Bernapas dominan lubang hidung kiri:

  • Dapat meredakan stres
  • Mengatasi kesulitan tidur (insomnia).

Caranya, berbaring di sisi kanan dan bernapas dengan lubang hidung kiri (menurup lubang hidung kanan) selama 25 sampai 30 menit.