Dampak Negatif dari Marah dan Emosi

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Manusia diciptakan dengan dibekali akal dan nafsu, hal itulah yang membuat manusia memiliki berbagai macam sifat seperti baik, jahat, pemarah, dan lain sebagainya. Marah dan emosi juga termasuk dalam sifat-sifat manusia itu, dan dalam kehidupan sehari-hari kita tentu saja sering menjumpai atau mengalami yang namanya marah atau emosi itu.

Namun, tahukah Anda bahwa ternyata marah dan emosi memiliki dampak negatif terhadap kesehatan manusia? Dari sekian banyak dampak negatif dari marah dan emosi beberapa diantaranya, pertama terjadinya peningkatan gula darah akibat pelepasan glikogen dalam liver sehingga menyebabkan penyakit diabetes, para ahli mengatakan sebagian besar kasus diabetes timbul karena emosi yang berlebihan.

Dampak Negatif dari Marah dan Emosi

Sedangkan yang kedua, meningkatnya kadar koesterol sehingga menyebabkan pengerasan arteri dan mengakibatkan penyakit jantung. Lalu yang ketiga terjadinya gangguan pencernaan dan kontipasi akut. Keempat, melemahnya system kekebalan tubuh sehingga menyebabkan timbulnya kanker akibat gangguan kolesterol.

Untuk sebab itu, kita harus mencegah hal itu agar kita terhindar dari dampak negatif yang bisa ditimbulkan. Nabi selalu membaca ta'awudz ketika hendak marah. Sehingga Rasulullah menjadi reda amarahnya.

Para ahli juga menyarankan orang-orang yang mudah marah untuk melakukan latihan relaksasi otak. Hal itu bisa dilakukan dengan menghitung dari 1-30 sebelum berbicara.

Kedokteran modern menyimpulkan bahwa amarah timbul akibat suhu yang panas, sekresi keringat dan perasaan tertekan. Oleh sebab itu wudu atau mandi dengan air dingin dapat meringankan gelaja-gejala dan menenangkan system saraf.

Sikap Pemaaf dapat Mencegah Penyakit


Di dalam Al-Quran terdapat banyak ayat-ayat yang menyeru manusia agar memaafkan kesalahan orang-orang yang berbuat salah. Allah berfirman,

"Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. Dan sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik." [QS Al-Hijr ayat 85]

Demikian pula sunnah Nabi, banyak hadist yang menganjurkan untuk memaafkan segala kesalahan orang lain dan menyingkirkan kedengkian dalam hati.