Cara Mengendalikan Amarah Ala Rasulullah

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Marah adalah hal yang wajar terjadi pada manusia. Karena manusia diciptakan dengan diberi akal dan nafsu oleh Allah SWT. Rasulullah juga menyuruh kita untuk bersabar dan dapat mengedalikan amarah ketika marah.

Sabda Rasulullah, "Janganlah marah dan bagimu surga." [HR. Al-Thabrani]

Secara medis dijelaskan bahwa marah yang berlebihan bisa memicu dampak negatif bagi kesehatan seseorang. Ketika marah, jantung akan berdebar lebih cepat dan tekanan darah akan naik dari biasanya. Dan hal ini akan berdampak buruk bagi kesehatan.

Cara Mengendalikan Amarah Ala Rasulullah

Untuk itu, Rasulullah menganjurkan kita untuk bisa mengendalikan amarah. Namun mengendalikan amarah adalah bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, ikutilah tips-tips ala Rasulullah agar dapat mengendalikan amarah.

Berikut ini adalah cara mengendalikan amarah seperti yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah SAW:

1. Membaca Ta'awwudz

Rasulullah bersabda "Ada kalimat kalau diucapkan niscaya akan hilang kemarahan seseorang, yaitu A’udzu billah minasy syaithaanir rajim (Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk)." [HR. Bukhari Muslim].

2. Berwudlu

Rasulullah bersabda, "Kemarahan itu dari setan, sedangkan setan tercipta dari api, api hanya bisa padam dengan air, maka kalau kalian marah berwudlulah." [HR. Abu Dawud].

3. Mengubah Posisi

Dalam sebuah hadits dikatakan, "Kalau kalian marah maka duduklah, kalau tidak hilang juga maka bertiduranlah." [HR. Abu Dawud].

4. Diam

Dalam sebuah hadits dikatakan, “Ajarilah (orang lain), mudahkanlah, jangan mempersulit masalah, kalau kalian marah maka diamlah.” [HR. Ahmad].

5. Bersujud

Artinya shalat sunnah mininal dua rakaat. Dalam sebuah hadits dikatakan "Ketahuilah, sesungguhnya marah itu bara api dalam hati manusia. Tidaklah engkau melihat merahnya kedua matanya dan tegangnya urat darah di lehernya? Maka barangsiapa yang mendapatkan hal itu, maka hendaklah ia menempelkan pipinya dengan tanah (sujud)." [HR. Tirmidzi].

Baca Juga: Semut Berbicara Didalam Alquran, Ilmuwan Membuktikannya