Apa yang Dimaksud Ilmu Tajwid Alquran?

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Membaca Alquran harus dilakukan dengan baik dan benar. Untuk itu, selain belajar membaca Alquran, kita juga wajib mempelajari ilmu Tajwid. Tajwid berguna untuk membedakan bacaan yang panjang dan pendek, melafazkan bacaan dengan baik dan benar serta membantu kita untuk mengetahui hukum bacaan di dalam Alquran.

Di dalam surat Al-Muzzammil ayat 4, Allah memerintahkan kita untuk membaca Alquran dengan perlahan/tartil.

"...Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan." [QS. Al-Muzzammil ayat 4]

Dalam ayat diatas, Allah memerintahkan Nabi Muhammad untuk membaca Alquran dengan tartil, yaitu memperindah pengucapan setiap huruf-hurufnya (bertajwid).

Apa yang Dimaksud Ilmu Tajwid Alquran?

Dalam ilmu Tajwid terdapat beberapa hukum bacaan seperti hukum bacaan nun mati atau tanwin, mim mati, mim dan nun tasydid, alif lam, idgham, mad, qalqalah dan waqaf.

Dalam setiap hukum bacaan dibagi menjadi beberapa hukum bacaan lagi, seperti:

1. Hukum nun mati atau tanwin.

Dalam hukum nun mati atau tanwin terdapat beberapa hukum bacaan seperti:

  • Izhar Halqi
  • Idgham Bighunnah
  • Idgham Bilaghunnah
  • Iqlab
  • Ikhfa’ haqiqi

2. Hukum mim mati.

Selain hukum nun mati dan tanwin adapula hukum lainnya dalam mempelajari dan membaca Alquran yakni Hukum mim mati. Dalam hukum mim mati juga terdapat beberapa bagian, yaitu:

  • Ikhfa Syafawi
  • Idgham Mimi
  • Izhar Syafawi

3. Hukum mim dan nun tasydid.

Hukum mim dan nun tasydid juga disebut sebagai wajib ghunnah (ﻭﺍﺟﺐ ﺍﻟﻐﻨﻪ) yang bermakna bahwa pembaca wajib untuk mendengungkan bacaan. Maka jelaslah yang bacaan bagi kedua-duanya adalah didengungkan. Hukum ini berlaku bagi setiap huruf mim dan nun yang memiliki tanda syadda atau bertasydid (ﻡّ dan نّ).

4. Hukum alif lam.

Dalam hukum alif lam dibagi menjadi dua, yaitu:

  • Al-Syamsiah
  • Al-Qamariah

5. Hukum idgham

Dalam hukum idgham dibagi menjadi beberapa bagian diantaranya:

  • Idgham mutamathilain
  • Idgham mutaqaribain
  • Idgham mutajanisain

6. Hukum mad

Mad yang artinya yaitu melanjutkan atau melebihkan. Dari segi istilah Ulama tajwid dan ahli bacaan, mad bermakna memanjangkan suara dengan lanjutan menurut kedudukan salah satu dari huruf mad. Terdapat dua bagian mad, yaitu mad asli dan mad far’i. Terdapat tiga huruf mad yaitu alif, wau, dan ya’ dan huruf tersebut haruslah berbaris mati atau saktah. Panjang pendeknya bacaan mad diukur dengan menggunakan harakat.

7. Hukum Qalqalah

Dalam hukum qalqalah ini dibagi menjadi dua, yaitu:

  • Qalqalah Sughra
  • Qalqalah Qubra

8. Waqaf

Waqaf dari sudut bahasa ialah berhenti atau menahan, manakala dari sudut istilah tajwid ialah menghentikan bacaan sejenak dengan memutuskan suara di akhir perkataan untuk bernapas dengan niat ingin menyambungkan kembali bacaan.

Sekian informasi tentang ilmu tajwid ini, semoga bisa bermanfaat untuk Anda.