Kenapa Saat Cuaca Dingin Sering Pipis?

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Beberapa hari terakhir ini cuaca sedang tidak bersahabat. Saat cuaca hujan atau dingin tiba, entah mengapa kebanyakan orang sering sekali ingin buang air kecil. Ternyata, hal ini merupakan sebuah fenomena alami yang dinamakan sebagai diuresis dingin.

Lalu, apa saja yang membuat orang sering ingin pipis pada saat cuaca dingin? Penjelasannya adalah saat cuaca dingin tiba, maka secara alami tubuh akan menjaga suhu tubuh agar tetap setabil dengan cara mengurangi aliran darah pada kulit, proses tersebut dinamakan vasoconstriction.

Proses ini sangatlah penting, karena saat cuaca dingin panas tubuh akan cepat sekali hilang ke lingkungan yang dingin. Sehingga, tubuh secara ekstrim akan mengurangi aliran darah ke kulit. Hal ini juga yang membuat ujung jari Anda akan ikut cepat dingin.

Kenapa Saat Cuaca Dingin Sering Pipis?

Saat aliran darah terhambat akibat menyempitnya pembuluh darah, maka secara signifikan tekanan darah akan naik. Ginjal akan menyaring darah yang kelebihan cairan untuk menjaga tekanan darah agar tetap stabil.

Hal ini akan membuat kandung kemih penuh dan membuat Anda ingin buang air kecil. Kandung kemih yang penuh adalah salah satu cara tubuh menghilangkan rasa hangat, sehingga Anda harus cepat buang air kecil untuk menjaga tubuh tetap hangat. Proses ini berlangsung sebaliknya di musim panas dan dikenal sebagai nama vasolidation.

Di musim panas, tubuh akan berusaha mendinginkan dirinya sendiri dengan mengeluarkan panas lewat kulit dan membuat Anda lebih banyak berkeringat. Ketika temperatur udara naik, pembuluh darah akan terbuka sehingga aliran darah meningkat.

Lantas, apa saja faktor yang mempengaruhi hal ini? Tak ada temperatur pasti kapan tubuh akan berusaha memanaskan atau mendinginkan diri sendiri. hal ini dipengaruhi oleh temperatur, pH, dan nutrisi dalam tubuh. Faktor lain yang berpengaruh adalah usia, gender, dan komposisi tubuh, sehingga tingkat kehangatan dari tiap orang akan berbeda-beda.