Kisah Matinya Dajjal di Tangan Nabi Isa

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Nabi Isa merupakan nabi yang diutus Allah untuk berdakwah kepada Bani Israil di Palestina. Ia merupakan salah satu nabi yang termasuk dalam daftar Ulul Azmi. Di dalam Al Quran, nama nabi Isa disebutkan sebanyak 25 kali. Dalam menjalankan tugas kenabiannya nabi Isa mendapat banyak sekali penolakan dari kaum Bani Israil.

Dalam agama Islam, nabi Isa dipercaya memiliki mukjizat yang sangat luar biasa yang diberikan Allah kepadanya. Mukjizat nabi Isa antara lain adalah berbicara sewaktu masih bayi dalam peraduan, memberikan nyawa/kehidupan pada burung yang terbuat dari tanah liat, menyembuhkan orang yang terkena lepra, menyembuhkan orang tuna netra, membangkitkan orang mati dan meminta makanan dari surga atas permintaan murid-muridnya. Semua itu atas kehendak Allah SWT, Tuhan semesta alam.

Namun, dalam menjalankan misi kenabiannya, nabi Isa mendapatkan banyak pertentangan. Hingga pada suatu saat, orang-orang Yahudi mencari dan berniat akan membunuh Isa. Namun atas kuasa Allah, sehingga mereka tidak berhasil membunuh dan menyalibkannya. Isa diselamatkan oleh Allah dengan jalan diangkat ke langit dan ditempatkan disuatu tempat yang hanya Allah SWT yang tahu tentang hal ini. Al Qur'an menjelaskan tentang peristiwa penyelamatan ini.

"dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa." [An-Nisa' ayat 157]

"Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." [QS. An-Nisa' ayat 158]

Setelah di angkat ke langit, Nabi Isa akan turun kembali ke bumi dan akan menjalankan misinya kembali. Yaitu sebagai juru selamat yang menyelamatkan manusia dari fitnah Dajjal dan membersihkan segala penyimpangan agama, ia akan bekerjasama dengan Imam Mahdi memberantas semua musuh-musuh Allah.

Saat Isa turun ke bumi kaum muslimin pun telah bersiap untuk memerangi Dajjal. Saat itu, shalat masih ditegakkan. Isa bin Maryam pun melaksanakan shalat di belakang orang sholeh kaum muslimin. Ketika Dajjal mengetahui turunnya Isa, ia akan melarikan diri. Lantas Isa menjumpai Dajjal di Baitul Maqdis dan kaum muslimin pun mengepungnya.

Kemudian, nabi Isa memerintahkan kaum muslimi untuk membuka pintu. Kaum muslimin melaksan perintah tersebut, dan ternyata di balik pintu tersebut terdapat Dajjal, lantas Dajjal pun berlari ketakutan. Kemudian nabi Isa menemukan Dajjal di Gerbang Lud, disitulah nabi Isa akan menaklukkan Dajjal dan pengikutnya dari orang-orang Yahudi.

Mengenai kisah pembunuhan Dajjal oleh Nabi Isa diterangkan di antaranya dalam dua hadits berikut.

Dari Abdullah bin Amr, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Lalu Allah mengutus Isa bin Maryam seperti Urwah bin Mas'ud, ia mencari Dajjal dan membunuhnya. Setelah itu selama tujuh tahun, manusia tinggal dan tidak ada permusuhan di antara dua orang pun. Kemudian Allah mengirim angin sejuk dari arah Syam lalu tidak tersisa seorang yang dihatinya ada kebaikan atau keimanan seberat biji sawi pun yang tersisa kecuali mencabut nyawanya" [HR. Muslim]

Dalam riwayat Ahmad, dari Aisyah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika Dajjal telah keluar dan saya masih hidup maka saya akan membela (menjaga) kalian, namun Dajjal keluar sesudahku. Sesungguhnya Rabb kalian tidaklah buta sebelah (bermata satu) dan Dajjal akan keluar di Yahudi Ashbahan hingga ia datang ke Madinah dan turun di tepinya yang mana Madinah pada waktu itu memiliki tujuh pintu. Pada setiap pintu terdapat malaikat yang menjaga, lalu akan keluar (menuju) kepada Dajjal sejelek-jelek penduduk madinah darinya hingga ke Syam tepat di kota palestina di pintu Lud." Sesekali Abu Daud berkata, "Hingga Dajjal datang (tiba) di Palestina di pintu Lud, lalu Isa 'alaihis salam turun dan membunuhnya, kemudian Isa 'alaihis salam tinggal di bumi selama empat puluh tahun dan menjadi imam yang adil dan hakim yang adil." [HR. Ahmad]

Baca Juga: Berbagai versi Ramalan Tentang Kiamat