Fakta Dibalik Rahasia Air Zam-Zam

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Kita, umat Islam tentu tau apa itu air zam-zam. Sumur Zamzam ini sudah ada sejak zaman Nabi Ismail, dan hingga saat ini sumur tersebut tidak pernah kering meskipun setiap hari jutaan liter air di ambil dari sumur tersebut.

Zamzam merupakan sumur mata air yang terletak di kawasan Masjidil Haram, sebelah tenggara Kabah, berkedalaman 42 meter. Menurut riwayat, mata air tersebut ditemukan pertama kali oleh Siti Hajar setelah berlari bolak-balik antara bukit Safa dengan bukit Marwah, atas petunjuk Malaikat Jibril, tatkala Ismail, putera Siti Hajar, mengalami kehausan di tengah padang pasir, sedangkan persediaan air tidak ada.

Banyak orang yang tidak tahu bagaimana sumur zamzam bisa mengeluarkan air jutaan liter tanpa mengalami kekeringan. Raja Faisal pernah mengutus seorang ilmuwan untuk meneliti sumur zamzam sekaligus menjawab tuduhan salah seorang doktor Mesir yang menyebutkan bahwa air zam-zam tidak sehat untuk di minum.

Fakta Dibalik Rahasia Air Zam-Zam Ini Mengagumkan

Doktor Mesir tersebut mengatakan kepada media Eropa bahwa kota Mekah itu berada di bawah garis permukaan laut, ia menganggap air Zamzam itu berasal dari air sisa buangan penduduk kota Mekah yang meresap, kemudian mengendap terbawa bersama-sama air hujan dan keluar dari sumur air zamzam.

Mendengar hal ini, raja Faisal akhirnya memerintahkan Menteri Pertanian dan Sumber Air untuk menyelidiki masalah ini dan mengirimkan contoh air zam-zam ke Laboratorium-laboratorium di Eropa untuk diuji.

Setelah dilakukan penelitian, hasilnya sungguh menakjubkan. Tariq Hussain seorang ahli kimia yang bekerja di Institut Peresapan Air Laut untuk air minum di Jeddah, mendapatkan tugas menyelidikinya.

Pada saat pertama kali Tariq melaksanakan tugasnya, ia belum memiliki gambaran apapun tentang air zam-zam dan bagaimana sumur itu dapat menampung jutaan liter air di dalamnya.

Tariq akhirnya terkejut setelah ia sampai di dalam sumur terseut. Ternyata, sumur zam-zam hanya memiliki ukuran sebesar 18x14 kaki atau sekitar 5x4 meter saja.

Tidak bisa di bayangkan bagaimana sumur sekecil ini bisa menampung banyak air dan tidak mengalami kekeringan sejak zaman Nabi Ibrahim AS tersebut.

Jumlah Liter Air Zam-Zam


Ada yang penasaran berapa liter air zam-zam yang di ambil pada saat musim haji? Mari kita bahas secara gamblang masalah ini. Jemaah haji yang datang dari seluruh pelosok dunia pada setiap musim haji dewasa ini berjumlah lebih kurang dua juta orang.

Semua jemaah diberi 5 liter air zam-zam ketika pulang ke tanah airnya, jika 2 juta orang membawa pulang masing- masing 5 liter air zam-zam ke negaranya, ini saja sudah menjadi 10 juta liter.

Disamping itu sepanjang berada di Mekah dan kebanyakannya jemaah tinggal 25 hari dan setiap orang menghabiskan 1 liter sehari maka jumlahnya sudah 50 juta liter.

Mengandung Zat Anti-Kuman


Setelah raja Faisal mengirimkan sampel-sampel air zamzam ke Eropa untuk di teliti, ternyata terdapat hal yang mengejutkan. Dari hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa air zamzam mengandung zat fluorida yang terbukti mampu memerangi kuman.

Lalu perbedaan air zamzam dibandingkan dengan air sumur lain di kota Mekah dan Arab sekitarnya adalah dalam hal kuantitas kalsium dan garam magnesium.

Kandungan kedua mineral itu sedikit lebih banyak pada air zamzam. Itu mungkin salah satu sebabnya air zamzam mempunyai efek menyegarkan bagi jamaah yang kelelahan.

Keistimewaan lain, komposisi dan rasa kandungan garamnya selalu stabil, selalu sama dari sejak terbentuknya sumur ini. Rasanya selalu terjaga, diakui oleh semua jemaah haji dan umrah yang selalu datang tiap tahun.

Mampu Menyembuhkan Penyakit


Sebenarnya, fakta-fakta keajaiban air zamzam ini sudah pernah disampaikan oleh Rasulullah SAW.

Nabi saw menjelaskan: "Sesungguhnya, zamzam ini air yang sangat diberkahi, ia adalah makanan yang mengandung gizi". Nabi saw menambahkan: "Air zamzam bermanfaat untuk apa saja yang diniatkan ketika meminumnya. Jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu, maka Allah menyembuhkannya. Jika engkau minum dengan maksud supaya merasa kenyang, maka Allah mengenyangkan engkau. Jika engkau meminumnya agar hilang rasa hausmu, maka Allah akan menghilangkan dahagamu itu. Ia adalah air tekanan tumit Jibril, minuman dari Allah untuk Ismail". [HR. Daruqutni, Ahmad, Ibnu Majah, dari Ibnu Abbas].

Selain itu, inilah perbedaan air zamzam dengan air pada sumur lain di Makkah:

  1. Kadar Kalsium dan garam Magnesiumnya lebih tinggi dibanding sumur lainnya, berkhasiat untuk menghilangkan rasa haus dan efek penyembuhan.
  2. Zamzam juga mengandung zat fluorida yang berkhasiat memusnahkan kuman-kuman yang terdapat dalam kandungan airnya.
  3. Yang juga menakjubkan adalah, tak ada sedikit pun lumut di sumur ini. Zamzam selalu bebas dari kontaminasi kuman.
  4. Anehnya lagi, pada saat semua sumur air di sekitar Mekah dalam keadaan kering, sumur zamzam tetap berair. Dan zamzam memang tak pernah kering sepanjang zaman.

Air ini adalah salah satu tanda dari kekuasaan Allah, sehingga begitu banyak manfaat yang terkandung dalam air Zamzam ini. Sudah seharusnya kita menyadari bahwa yang Maha Berkuasa hanyalah Allah SWT. Untuk itu, jauhkanlah diri kita dari sifat sombong dan angkuh.

Baca Juga: Islam Melarang Saling Hina Tuhan dan Agama