Dajjal, Bencana Terbesar Umat Manusia

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Dajjal merupakan bencana terbesar yang akan datang dan harus di hadapi oleh umat manusia. Karena pada saat kemunculannya, Dajjal akan mengaku sebagai Tuhan. Ia juga memiliki kesaktian yaitu dapat menurunkan hujan dari langit, menumbuhkan tanaman dari tanah, bahkan sampai menghidupkan orang yang sudah mati.

Menjelang kiamat, Dajjal akan memecah belah umat Islam dan mencoba menggodanya agar mereka berpaling dari jalan Allah. Secara fisik, Dajjal merupakan seseorang dari golongan manusia yang matanya buta sebelah. Tetapi Dajjal memiliki ciri khusus yaitu terdapat tulisan di dahinya dalam bahasa Arab yang bertuliskan 'Kafir'.

Namun, tidak semua orang bisa membacanya. Karena hanya orang-orang yang beriman sajalah yang bisa membacanya. Dajjal akan tinggal di bumi selama 40 hari, tetapi hari kemunculan Dajjal tidaklah sama dengan hari umat manusia.

Hari pertama kemunculan Dajjal akan berlangsung selama 1 tahun. Sedangkan hari kedua akan berlangsung selama 1 bulan, hari ketiga lamanya seminggu, dan hari keempat dan seterusnya akan berlangsung selama 24 jam.

Sehingga bisa di artikan bahwa Dajjal akan hidup di muka bumi ini menjelang kiamat selama 1 tahun, 1 bulan, dan 45 hari. Allah SWT memberikan keajaiban kepada Dajjal yaitu Dajjal mampu mengelilingi dunia dalam sekejap layaknya hembusan angin.

Tetapi ada dua kota yang tidak dapat di masuki Dajjal, yaitu kota suci Mekah dan Madinah. Dajjal di anugerahi kesaktian berupa mampu menghidupkan orang mati yang sudah ia bunuh. Selain itu Dajjal mampu memerintahkan bumi untuk menumbuhkan tanaman dan memerintahkan langit untuk menurunkan hujan.

Sesungguhnya Dajjal telah lahir dan hidup di sebuah pulau di tengah lautan yang berada di sebelah timur kota Madinah dalam keadaan terbelenggu oleh ikatan besi yang sangat kuat.

Dajjal diperkirakan muncul di antara negri Syam atau Palestina dan Irak. Ada juga yang berpendapat Dajjal akan muncul di Segitiga Bermuda, tempat ini memang di percaya sebagai tempat berkumpulnya para Setan dan banyak orang percaya bahwa kerajaan Iblis berada di Segitiga Bermuda.

Seperti kita ketahui, daerah perairan Segitiga Bermuda memang menyimpan banyak misteri. Tercatat sudah banyak sekali kejadian pesawat terbang dan kapal laut di laporkan menghilang saat melewati perairan ini.

Perairan Segitiga Bermuda terletak di samudera Atlantik, tepatnya di antara Florida di sebelah barat, Puerto Rico di sebelah timur dan kepulauan Bermuda di sebelah utara.

Di kawasan ini di percaya terdapat sebuah pulau yang di kuasai oleh Dajjal. Seorang jurnalis dan peneliti asal Mesir, Muhammad Isa Daud mengatakan bahwa Dajjal sesungguhnya telah lahir 100 tahun sebelum kelahiran nabi Musa.

Dajjal memiliki nama yang sama dengan nabi Musa, yaitu Musa. Tetapi, nama kepanjangan Musa ini adalah Musa Samiri karena berasal dari Samirah, Palestina. Samiri adalah Dajjal yang akan muncul pada akhir zaman.

Samiri terlahir dari perkawinan sedarah, sehingga ia lahir dengan kondisi fisik yang cacat. Matanya buta sebelah, dan tubuhnya lumpuh. Orangtua Samiri adalah penyembah patung Sapi.

Konon, setelah lahir Dajjal tidak mau menyusu dan lebih banyak tidur. Saat negeri Samirah terkena bencana tsunami, Samiri terapung ditengah laut dan terhempas di sebuah pulau terpencil.

Setelah remaja, Samiri banyak berguru pada ahli sihir dan anehnya, Samiri tidak pernah tua. Karena setiap mencapai usia 100 tahun, fisiknya akan lembali muda.

Setiap kali Allah mengutus nabi-Nya, Samiri selalu datang dan mencoba untuk menggoda umat manusia. Pada masa nabi Musa, Samiri membuat patung Sapi untuk di sembah oleh Bani Israil.

Dan pada masa nabi Isa AS, Samiri alias Dajjal juga berusaha untuk menghasut para pemuka kaum Yahudi untuk membunuh nabi Isa. Kemudian menyesatkan para kaum nabi Isa dengan mengubah ajaran yang di bawa nabi Isa AS.

Pada masa nabi Muhammad SAW, Samiri juga berusaha untuk menghasut para kaum Yahudi untuk memberontak kepada nabi Muhammad. Dan sepeninggal Rasulullah, Samiri semakin leluasa dalam memecah belah umat Islam.

Dan pada era modern, sifat-sifat Samiri ini telah menyesatkan manusia dengan memperkenalkan berbagai macam ideologi seperti sosialisme, kapitalisme, dan humanisme. Sifat Dajjal juga berhasil membuat para orang-orang terbaik Yahudi untuk membuat gerakan Zionisme.

Sifat Dajjal juga berhasil membuat tipu daya di dunia sains dan politik. Perang dunia merupakan salah satu kesuksesan Dajjal dalam menebar teror dan kejahatan di muka bumi.

Sebelum kelahiran Rasulullah, Dajjal sempat terpasung di sebuah tempat selama 63 tahun yang di jaga oleh makhluk berbulu tebal. Setelah bebas, ia kemudian mengembara dan menyesatkan orang-orang di berbagai belahan dunia.

Hingga ia bertemu Setan di kawasan Segitiga Bermuda. Dan menjelang kiamat, ia akan kembali muncul dan mengaku sebagai Tuhan. Benarkah kisah ini? Wallahu a'lam.

Namun, asal usul Dajjal masih misterius. Sebagaimana Iblis, Dajjal adalah makhluk yang di tangguhkan kematiannya oleh Allah SWT. Meskipun usianya lebih dari 4.000 tahun, namun fisiknya masih tetap muda dan kuat. Sehingga tidak akan ada manusia yang bisa menandinginya kecuali nabi Isa AS.

Dajjal tidak akan muncul sebelum kedatangan Imam Mahdi, dalam sebuah hadits Rasulullah mengatakan bahwa Imam Mahdi berasal dari keturunannya. Ia bernama Muhammad atau Ahmad bin Abdullah, pada saat Al-Mahdi datang ke bumi, maka ia akan menegakkan keadilan dan menjalankan syariat Islam dengan utuh.

Ciri fisik Imam Mahdi digambarkan sebagai mana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud, yaitu tersingkap rambutnya di bagian depan, atau dahinya lebar. Hidungnya mancung, ujungnya tajam dan bagian tengahnya naik, jadi secara sederhana bisa di simpulkan bahwa hidung Imam Mahdi tidak pesek.

Imam Mahdi akan hidup dan memimpin dunia selama 7 atau 9 tahun. Hal ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah,

"Akan datang pada umatku, Al-Mahdi. Bila masanya pendek maka 7 tahun atau kalau tidak maka 9 tahun." [HR. Ibnu Majah]

Jika Imam Mahdi memimpin dunia ini maka manusia akan di liputi dengan keadilan. Kedatangan Al-Mahdi pada dasarnya akan mempersatukan kaum muslimin yang saat ini sedang terpecah belah.

Dan setelah mampu mempersatukan kaum muslimin, maka Imam Mahdi akan menegakkan negara Islam dalam satu bendera. Imam Mahdi di kalangan pengaut Syiah dipercaya merupakan Imam ke-12. Mereka percaya bahwa sebenarnya Imam Mahdi sudah turun pada tahun 365 H.

Namun, kaum Syiah percaya bahwa Allah SWT telah menyembunyikan Imam Mahdi secara ghaib dan akan memunculkannya pada saatnya nanti. Wallahu A'lam.

Baca Juga: Keajaiban Al Quran Tentang Penciptaan yang Berpasang-Pasang