Peneliti Sebut Hantu Hanya Ilusi Otak Manusia Saja

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Hantu merupakan sosok dengan rupa yang menyeramkan yang sering digambarkan dengan berbagai macam rupa dan nama-namanya pun beragam. Di Indonesia saja ada banyak jenis-jenis hantu dengan nama yang bermacam-macam, sebut saja pocong, kuntilanak, tuyul, genderuwo, dan masih banyak lagi yang lainnya. Ada juga di eropa dan negara-negara barat seperti zombie, vampire dan saudara-saudaranya.

Tapi, apakah benar hantu itu memang benar-benar ada? Baru-baru ini peneliti asal swiss menyebutkan bahwa hantu itu tidak nyata dan hanyalah ilusi yang diciptakan manusia semata. Seperti yang dikutip dari Dayly Mail dan merdeka.com, Profesor Olaf Blanke, yang memimpin tim di Ecole Polytechnique Federale de Lausanne (EPFL) menjelaskan bahwa ketika manusia sedang merasa takut dan tertekan, maka ada gangguan pada otak yang justru menciptakan ilusi bayangan, sosok, suara atau lainnya.

Peneliti Sebut Hantu Hanya Ilusi Otak Manusia Saja


Dalam membuktikan ada tidaknya hantu itu, para peneliti menggunakan perangkat robotik yang berfungsi sebagai distraktor sinyal sensorik di otak sukarelawan yang kala itu menyentuhkan ujung jarinya dengan lengan robot dan matanya dalam keadaan tertutup.

Di saat yang bersamaan, ada lengan robot lain yang bertugas untuk memberikan sentuhan pada bagian punggung relawan. Hanya membutuhkan waktu sekitar 500 milidetik saja setelah proses pertama dilakukan, relawan langsung berhalusinasi dengan memunculkan imajinasi berupa hantu yang mereka karang atau ciptakan dalam otak mereka sendiri.

Dr Giulio Rognini yang juda berasal dari EPFL menyatakan, "Otak manusia dapat merepresentasikan segala hal yang ada di sekitarnya. Dalam kondisi normal, otak manusia juga mampu merakit ilusi dan mempersepsikannya menjadi satu hal yang dia takuti."

Selain itu, selain dalam keadaan tertekan dan ketakutan, ilusi yang dapat melahirkan bayangan berupa hantu tersebut juga dapat muncul ketika manusia sedang dalam kedinginan, kelelahan dan kekurangan oksigen.

Akan tetapi menurut kebanyakan agama dan kepercayaan di dunia, salah satunya adalah yang dipercayai kebanyakan orang India. Dalam kepercayaan orang India, manusia terdiri dari dua elemen yaitu prakrita atau tubuh dan sukshma atau jivatma atau roh. Ketika meninggal, fisik manusia akan hancur setelah dikuburkan namun roh mereka akan tetap hidup.

Selain itu, apabila hantu itu hanyalah ilusi dan delusi dari otak manusia saja, bagaimana dengan rekaman atau foto-foto hantu yang saat ini banyak beredar, apakah itu hanyalah rekayasa atau benar-benar asli?