Jangan Katakan Ini Pada Pasangan Saat Bertengkar

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Kehidupan orang yang berumah tangga pasti pernah mengalami masa-masa seperti kebahagiaan dan masa-masa manis lainnya. Tapi kadang ada juga masa-masa seperti pertengkaran antar pasangan dan keretakan hubungan. Perselisihan antar pasangan adalah hal yang lumrah terjadi, karena setiap pasangan pasti pernah mengalaminya.

Tapi, kebanyakan saat menghadapi masa-masa seperti ini biasanya banyak sekali salah satu dari pasangan yang mengeluarkan kata-kata tanpa kontrol yang membuat pasangannya sakit hati dan terus teringat akan kata-kata tersebut. Untuk itu, sebaiknya kamu jangan mengatakan kata-kata berikut ketika sedang bertengkar dengan pasangan.

Jangan Katakan Ini Pada Pasangan Saat Bertengkar

1. Mengancam

Suami-isteri harus menghindari kata-kata yang bernada ancaman, sebab ancaman hanya makin menyulut kemarahan dan masalah berkepanjangan, sebagai contoh:

Awas kalau kamu tidak bisa berubah aku akan menceraikanmu

Ancaman-ancaman itu akan membuat pasangan tidak tenang dan akan selalu mengingatnya, lebih bahaya lagi jika seorang suami yang mengancam akan menceraikan isterinya. Sekalipun ucapan cerai itu tidak serius, tapi dalam Islam, secara tidak sadar kamu telah menceraikan isteri kamu. Jadi jangan main-main dengan kata cerai/talak, apalagi kalau kamu masih mencintainya.

2. Ungkapan Kebencian

Meskipun sedang marah atau bertengkar dengan pasangan, hindari kata "aku benci kamu". Sebab disadari atau tidak, kata-kata benci itu bisa menorehkan luka yang mendalam terhadap pasangan kita, dia akan berfikir, merasa si dia sudah tidak mencintainya lagi, si dia telah membencinya, ucapan itu akan membekas di hati walaupun kemarahan sudah mereda dan pertengkaran sudah selesai.

3. "Selalu Saja..." atau "Tidak Pernah..."

Kata-kata ini juga perlu dihindari, selalu dan tidak pernah, sebagai contoh:

Si dia lupa menyiapkan atau lupa sesuatu, Kemudian pasangannya mengatakan "kamu selalu lupa, kamu selalu begitu, kamu selalu bla bla bla... dst". Kata selalu kesannya sepele, tapi kata sepele itu akan membekas di hati pasangan kita, karena selalu itu identik dengan seperti itu terus, kalo diucapkan pada hal salah, berarti salah terus dan tidak ada benarnya, selalu begitu terus dan terus seterusnya.

Sedangkan kata tidak pernah adalah sebuah pengingkaran, dan kata tidak pernah ini paling sering digunakan para wanita sebagai contoh:

"Kamu tidak pernah ngertiin aku" atau "Kamu tidak pernah ini dan itu..." dan sebagainya.

Kata "tidak pernah" ini adalah bentuk pengingkaran atas kebaikan pasangan kita selama ini.

4. Menggunakan Kata-Kata Kasar

Dalam kondisi apapun, pasangan yang bertengkar tidak dibenarkan untuk menggunakan kata-kata kasar kepada pasangan. Hal ini akan berakibat pada kelanjutan hubungan kamu dan pasangan. Setelah kamu menggunakan kata-kata kasar dalam bertengkar seperti "b***h, b**o, g****k, dsb." maka respek pasanganmu kepadamu akan berkurang. Jika sudah begini hubungan pasti akan selalu tidak jauh dari pertengkaran karena masalah yang sama.

5. Membanding-bandingkan dengan Mantan

Ini adalah kata-kata yang haram untuk di ucapkan saat bertengkar. Saat kamu membandingkan pasanganmu dengan mantan kamu, maka kamu sudah melakukan hal yang sangat melukai hatinya. Biasanya pasangan tidak sadar ketika mengatakan "dia saja bisa bikin aku bahagia dulu, kenapa kamu tidak..." atau "kenapa sih kamu gak bisa seperti dia..." dan sebagainya. Kata-kata tersebut terlihat sepele, tapi sebenarnya itu sangat menyakiti pasangan kamu.

Setelah kamu mengatakannya, pasanganmu akan terus memikirkan kata-kata itu dan menganggap bahwa dirinya adalah orang yang tidak pernah bisa membuatmu bahagia, karena setiap orang pasti tidak akan suka jika dibanding-bandingkan kebaikannya apalagi jika dibandingkan dengan mantan dari pasangannya sendiri. Karena sampai kapanpun kata tersebut akan teringat olehnya. Untuk itu, jangan pernah mengatakan kata-kata tersebut jika kamu benar-benar mencintai pasanganmu. Dan jika nyatanya kamu sudah tidak mencintainya, maka katakanlah yang sejujurnya agar tidak menyakitinya kelak.