25 Tahun Runtuhnya Tembok Berlin di Peringati Google

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Banyak sekali tokoh-tokoh dunia yang memperingati 25 tahun runtuhnya tembok Berlin pada Minggu, (9/11) disertai kekhawatiran semakin besarnya perpecahan diantara negara-negara besar. Tokoh-tokoh besar seperti Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama yang juga turut mengeluarkan pernyataan bahwa tindakan Rusia terhadap Ukraina adalah pengingat "masih banyak yang harus dilakukan agar Eropa bisa menjadi utuh, bebas dan damai."

Tembok Berlin membagi dua ibukota Jerman itu dan merupakan bagian penting dalam Perang Dingin antara Amerika dan para sekutunya dengan Uni Soviet seusai Perang Dunia II. Mantan pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev Sabtu mengatakan dunia berada di jurang "perang dingin baru" dan sejumlah pihak bahkan mengatakan hal itu sudah terjadi.

Selain tokoh-tokoh dunia, mesin pencari raksasa dan raja internet Google juga turut serta memperingati runtuhnya tembok berlin 25 tahun lalu ini. Google mengganti logo Google dengan menggunakan doodle yang bertema memperingati 25 tahun runtuhnya tembok Berlin di Jerman.

25 Tahun Runtuhnya Tembok Berlin di Peringati Google

Seperti yang dilansir dari sidomi, pada 9 November 1989 lalu tembok yang memisahkan Jerman Barat dan Jerman Timur itu tidak lagi berdiri, yang menandai terciptanya reunifikasi Jerman. Tembok Berlin sendiri memiliki kisah pahit selama 30 tahun berdiri sejak t961.

Kisah bermula sejak tahun 1949. Ketika itu Jerman terpisah menjadi dua negara, yaitu Republik Federal Jerman atau yang lebih dikenal sebagai Jerman Barat yang dikendalikan sekutu. Sementara di sisi lain ada Republik Demokratik Jerman atau Jerman Timur yang dikuasai oleh Uni Sovyet. Perpecahan ini melambangkan pertarungan dua kekuatan adidaya dunia pada saat itu.

Setelah bertahun-tahun, mulai muncul banyak penduduk Jerman Timur yang berpindah ke Jerman Barat. Lalu dibangunlah Tembok Berlin oleh Jerman Timur dalam semalam pada 12 Agustus 1961 yang kali ini benar-benar memisahkan dua negara tersebut. Awalnya berupa pagar kawat berduri, lambat laun tembok tersebut benar-benar menjadi dinding pembatas yang memutus hubungan Jerman Timur dan Barat.

Tinggi Tembok Berlin mencapai 3,6 meter dengan panjang 66 mil. Selama tiga dasawarsa, penduduk Jerman Timur yang hidup tanpa bisa bersua dengan kerabat di Jerman Barat semakin gelisah. Sementara kekuatan Uni Sovyet makin memudar, muncullah tekanan demi tekanan untuk meruntuhkan Tembok Berlin.

Meskipun secara keseluruhan tembok itu dihancurkan pada 1990, titik awalnya ada pada 9 November 1989 ketika pihak keamanan tak bisa lagi menahan laju demonstran dan membuka gerbang pada pukul 22.45 waku setempat.

Kini Google mempersembahkan peringatan 25 tahun runtuhnya Tembok Berlin dengan tampilan video keceriaan orang-orang Jerman Barat dan Timur. Kita juga bisa menyaksikan kebahagiaan mereka yang terlibat dalam peristiwa itu yang kini tersebar ke seluruh dunia seperti London, Seoul, Cape Town, dan Madrid.