5 Fenomena Cuaca Teraneh yang Pernah Terjadi

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Seiring dengan majunya perkembangan teknologi di zaman ini, tentu berdampak juga bagi lingkungan hidup. Dan yang paling terasa adalah dengan terjadinya pemanasan global (global warming). Hal ini membuat keadaan cuaca dan iklim menjadi tidak stabil dan menjadi terganggu, sehingga fenomena-fenomena aneh sering sekali terjadi.

Cuaca saat ini juga sudah susah untuk di prediksi, karena sudah terjadinya cuaca ektrim yang membuat cuaca sudah tidak ada pada waktunya, contoh saja saat ini bukanlah musim hujan di Indonesia, tapi faktanya sekarang sering kali terjadi hujan. Bahkan, dari hal-hal tersebut terdapat fenomena-fenomena aneh yang terjadi.

5 Fenomena Cuaca Teraneh yang Pernah Terjadi

Penasaran? Simak ulasannya berikut ini.

1. Hujan Katak

Hujan Katak

Hujan yang tetesannya bukan air tapi hewan, pernah terjadi di bumi ini. Pada abad pertama Anno Domini (A.D) atau masehi, seorang filsuf Romania bernama Pliny The Elder menjadi saksi terjadinya hujan katak. Kejadian serupa kemudian terulang Prancis pada tahun 1794. Apakah fenomena ini benar-benar terjadi? Entahlah mungkin iya mungkin juga tidak.

2. Hujan Ikan

Hujan Ikan

Tak hanya hujan kodok, sebuah kota di Honduras, Yoro pernah diguyur hujan ikan. Hal itu diyakini sebagai peristiwa yang sekali terjadi dalam satu abad. Orang-orang di daerah itu menyebutnya fenomena Lluvia de Peces. Sejumlah ilmuwan mencoba menjelaskan penyebab fenomena aneh tersebut. Mereka meyakini bahwa ikan kemungkinan disedot ke awan oleh waterspout atau tornado, yang dibawa oleh awan, dan kemudian jatuh seperti hujan.

3. Tornado Api

Tornado Api

Tornado api atau firenado mungkin yang paling mengerikan, fenomena alam ini merupakan perpaduan antara dua unsur yang sangat mematikan, tornado dan api. Ia bisa menggulung apa saja di hadapannya, sekaligus membakarnya hingga menjadi abu.

Sebab, temperatur di pusat inti tornado api ini bisa mencapai hingga 1.000 derajat Celsius, cukup panas untuk membakar debu yang terhisap oleh tornado. Salah satu contoh tornado api paling mematikan terjadi pada tahun 1923 di Jepang, firenado ini terjadi pasca gempa besar berkekuatan 7.9 SR, menyapu dan membunuh ribuan orang.

4. Petir Catatumbo

Petir Catatumbo

Mungkin anda pernah mendengar istilah ‘The Perfect Storm’. Seperti namanya, badai petir yang dikenal dengan Catatumbo ini sangat-sangat mengerikan. Catatumbo ini hanya terjadi di hulu Sungai Catatumbo, Venezuela yang bermuara ke Danau Maracaibo.

Kondisi campuran hangat dan dingin merupakan kondisi yang amat berpeluang menciptakan badai Catatumbo. Ditambah lagi dengan gas metana yang ada di sekitarnya meningkatkan daya hantar listrik dari awan. Badai petir Catatumbo ini biasanya terjadi sebanyak 140-160 kali dalam setahun.

5. Aurora

Aurora

Fenomena langka lain yang tak terdengar asing yakni Aurora Borealis. Fenomena sangat luar biasa ini kerap terjadi di kutub magnet utara bumi. Benar-benar pemandangan yang luar biasa indah Aurora terjadi akibat partikel gas dari atmosfer bumi bertabrakan dengan partikel muatan dari matahari. Warna yang dihasilkan Aurora berwarna-warni namun warna hijau dan merah yang paling mendominasi.