5 Hewan yang Tidak Memiliki Umur Panjang

Bantu kami membuat situs ini menjadi lebih baik.

Dengan menonaktifkan AdBlock atau aplikasi-aplikasi sejenis yang mampu memblokir iklan, kamu sudah membantu kami untuk tetap membuat konten-konten di website ini terus update.

Untuk selengkapnya, baca artikel kami berikut ini: Suka Artikel Kami? Tolong Matikan AdBlock Anda Untuk Makintau

Di dunia ini banyak sekali hewan-hewan yang hidup berdampingan dengan manusia. Bentuknya pun bermacam-macam, ada yang lucu, ada yang unik, ada yang aneh ada juga yang menakutkan. Semua itu di ciptakan oleh Tuhan agar kita bisa melihat dan merasakan atas kekuasaan-Nya. Jadi, kita sebagai manusia tidak lupa diri dan tidak bersikap sombong atas apa yang kita punya.

Bicara soal hewan, kali ini saya memiliki informasi tentang hewan-hewan yang memiliki umur yang sangat pendek. Bahkan bisa dibilang umur hewan-hewan tersebut hanya dalam hitungan jam saja. Kasihan ya? tapi sekali lagi itu adalah atas kekuasaan Tuhan. Jadi, yakin ingin tau 5 hewan yang memiliki umur terpendek tersebut? Berikut ini adalah hewan-hewan yang memiliki umur terpendek didunia:

1. Lalat Capung

Lalat Capung

Meskipun hewan ini memiliki jumlah lebih dari 2500 spesies yang tersebar di seluruh dunia, lalat capung tetap tergantung pada kuantitas, bukan kualitas hidupnya untuk kelangsungan hidup mereka di bumi. Hal ini dipengaruhi oleh siklus hidupnya yang sangat pendek, yaitu sekitar 1 - 24 jam saja. Sehingga demi mempertahankan populasinya, lalat capung ini harus selalu bereproduksi dengan jumlah besar agar tetap mempertahankan kuantitas atau jumlah spesiesnya dalam jumlah yang banyak supaya tidak punah.

2. Gastrotricha

Gastrotricha

Gastrotrichs merupakan mikroorganisme air laut yang memiliki bentuk tubuh bilateral simetris, dengan tubuh transparan dan bawah datar. Tubuhnya ditutupi dengan silia, terutama mulut dan pada permukaan ventral. Ukuran maksimalnya hanya 0.06 - 3 mm. Pada umumnya usia hewan ini berkisar antara 2-3 hari.

3. Semut Bersayap

Semut Bersayap
Semut Drone ini berbeda dari semut lainnya, semut ini memiliki sayap yang dapat dipergunakan untuk terbang. Semut jantan setelah tumbuh dewasa memiliki tujuan hidup hanya untuk makan dan berkembang biak. Sedangkan untuk semut betina, pada saat dewasa akan terbang dan pergi untukmencari tempat yang cocok untuk membuat koloni baru. Semut ini memiliki siklus hidup maksimal 3 minggu.

4. Lalat dan Lebah

Lalat dan Lebah

Posisi keempat, ditempati oleh dua dari serangga yang paling umum di dunia, yaitu lalat dan lebah. Hewan ini memiliki siklus hidup sekitar empat minggu. Meskipun memiliki siklus hidup yang sangat singkat, aktivitas kedua serangga ini cukup sibuk.

5. Capung

Capung

Serangga ini memiliki bentuk yang menyerupai miniatur helicopter. Capung dan capung jarum adalah kelompok serangga yang tergolong ke dalam bangsa Odonata. Kedua macam serangga ini jarang berada jauh-jauh dari air, tempat mereka bertelur dan menghabiskan masa pra-dewasa anak-anaknya.

Capung dan capung jarum menyebar luas, di hutan-hutan, kebun, sawah, sungai dan danau, hingga ke pekarangan rumah dan lingkungan perkotaan. Ditemukan mulai dari tepi pantai hingga ketinggian lebih dari 3.000 m dpl. Capung dewasa hanya mampu hidup maksimal selama empat bulan. Kabarnya umur Capung ini hanya memiliki umur 1 hari saja.